By: Jaclyn L. & Andreas Darmoko | Hot News | 13 Juni 2009, 08:09:30 | Dibaca: 2138 kali
Thailand. Disini kebebasan sangat dihargai. Mulai dari beragama sampai berbusana. Boleh suka-suka asal tidak menyulut murka.
Sawasdee krub! Demikian pernyataan salam bahasa Thailand, yang berarti hai atau halo, jika kita menyapa orang lain. Disana kita akan melihat wajah-wajah sumringah (ceria-red.) membalas sapaan kita. Negeri ini memiliki semboyan yang sangat terkenal di mancanegara yaitu “Land of Smile”. Kebudayaan masyarakat di sini pada dasarnya sama seperti masyarakat Jawa pada umumnya. Murah senyum, bicara dengan nada yang halus, hormat pada orang yang lebih tua, dan sulit untuk berkata tidak atau tidak enakan pada orang lain. Dalam frase Thai disebut “Krengjai”.
Thailand adalah negara kerajaan yang dipimpin seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Raja di Thailand dianggap sebagai pemimpin dari segi moral. Ia bahkan dianggap titisan dewa oleh negara beribukota Bangkok ini. Jumlah penduduk Thailand lebih kurang 65,5 juta orang yang merupakan gabungan dari suku yaitu Thai 75%, Chinese 14%, dan lain-lain 11%. Disini Budha memiliki penganut paling banyak (95%), diikuti oleh Muslim (4%), Kristen (0.8%), dan lain-lain 0.2%. Kita akan jarang menemukan kerusuhan antar agama. Thailand lebih ribut soal politik daripada mengurusi perbedaan keyakinan.
PATUNG BUDHA Selama kurang lebih 2 tahun, banyak hal baru yang saya temukan di sini. Sebelum mulai bekerja pada jam 7.55 pagi, bendera kenegaraan harus dinaikkan. Kemudian berkumandanglah Phleng Chat, lagu kebangsaan Thailand yang mengharuskan setiap karyawan untuk berdiri sampai lagu selesai, termasuk saya.
Selain itu, sangat mudah menemukan patung Budha di kantor, taman, pinggir jalan, rumah, dan tempat lainnya. Setiap kali melewati patung tersebut ada kewajiban bagi mereka untuk menyembahnya. Cara menyembahnya sama dengan masyarakat Jawa yang menyembah raja. Pernah sekali, ketika berkendara bersama teman, setiap kali mobil kami melewati patung Budha atau patung gajah, teman saya selalu menundukkan wajahnya dan menyembah (sekalipun saat itu sedang menyetir!). Di satu sisi saya sedih karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan. Namun di sisi lain saya diingatkan untuk bisa lebih dari itu dalam menyembah Yesus sebagai Tuhan yang hidup.
Dalam hal keagamaan, masyarakat Budha Thai angat menghormati ajarannya dan bahkan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal sederhana misalnya, tidak membuang sampah sembarangan. Sampah, menurut penger¬tian mereka, merupakan tempat yang disenangi oleh hantu.
EKSTREM! Variasi makanan di sini tidak jauh berbeda dengan masakan Indonesia. Hanya saja rasa yang paling kentara adalah kecut sekali dan pedas sekali. Ekstrem! Yang sering saya santap adalah Tom Yam Khung, mie sup dengan bumbu pedas ditambah udang. Apalagi kalau dimakan panas-panas...waaahhh! Orang Indonesia mungkin tidak sulit dengan rasa begitu. Jika masih terasa sulit, kita dapat menemukan masakan Indonesia di beberapa supermarket, mal atau restoran Indonesia di pinggir jalan yang disebut “Muslim Food” oleh orang-orang Thai.
Selain makanan, Thailand kaya tempat wisata yang dipromosikan gencar oleh pemerintahnya. Salah satu yang terkenal adalah Chao Praya River yang melintas hampir di seluruh area kota Bangkok. Menurut sejarah, sungai ini dulu dipakai masyarakat Thailand sebagai jalur transportasi utama. Karenanya, banyak bangunan atau rumah lama yang memiliki pintu atau teras depan yang menghadap ke sungai. Selain kantor-kantor pemerintah di sepanjang sungai kita akan melihat tempat wisata lain seperti Grand Palace, Wat Arun, dan Floating Market. Kesadaran sebagai salah satu negara tujuan pariwisata membuat banyak warga Thai dapat berbahasa Inggris. Jika seorang turis tidak dapat berbahasa Thai dengan lancar, mereka dapat menemukan banyak masyarakat Thai yang bisa berbahasa Inggris dengan baik.
Dunia mengenal Thailand sebagai salah satu tempat prostitusi terbesar selain Amsterdam di Belanda. Saya dan beberapa teman yang hidup di Thailand menganggap negara ini hampir sama dengan Sodom dan Gomora. Thailand melegalkan seseorang untuk mengubah jenis kelamin secara total (fisik) kecuali KTP. Bahkan banyak tempat disini menjadikannya sebagai ajang pariwisata yang dikenal dengan sebutan “Lady Boy Show”. Pemerintah Thai bahkan sangat mendukung bisnis hiburan malam dengan melegalkannya.
SONGKRAN Setiap tahun pada tanggal 13-15 April orang Thai merayakan tahun baru Songkran. Saat itu banyak orang akan membawa senjata dan saling menembak satu sama lain, bahkan kepada orang tidak dikenal yang sedang berjalan kaki di depan mereka. Senjata yang dimaksud ini bukanlah senjata asli namun hanyalah pistol air dan tepung. Anak-anak, orang dewasa, bahkan orangtua akan saling menembak jika berpapasan. Aktifitas saling tembak di atas dimaksudkan sebagai aksi saling bantu menyejukkan badan karena bulan April adalah musim panas di Thailand. Jika Anda sudah merencanakan berlibur pada tanggal tersebut, bersiap-siaplah basah atau kotor.
SPEAKER GEREJA Warga Indonesia di Thailand kebanyakan beribadah di Bethany International Church(BIC). BIC adalah gereja Indonesia pertama di Thailand. Dalam masa pertumbuhannya sebagai wadah persekutuan orang percaya, BIC mengalami banyak perubahan, penyesuaian dan penyempurnaan, misalnya tempat ibadah yang berpindah-pindah sesuai kebutuhan. Sekarang ini kami beribadah menggunakan Hotel Pathumwan Princess-MBK Shopping Mall.
Toleransi warga Thailand lebih tinggi daripada negara lain. Entahlah lebih pantas disebut bertoleransi tingkat tinggi atau lebih tepat tidak peduli satu sama lain?!.. Ini mungkin salah satu ekstrem yang lain selain makanan super pedas dan gaya hidup super bohemian.
Suatu hari Minggu, saya pernah menjumpai di salah satu gereja lokal yang besar yang berada di perempatan jalan raya. Disana terpasang speaker-speaker di sudut-sudut jalan, seperti halnya speaker masjid yang ada di Indonesia. Jadi pada waktu khotbah, semua orang yang lalu lalang depan gereja akan mendengar apa yang disampaikan pendeta dari corong dalam gereja. Nah, Tuhan bisa bekerja lewat apa saja, kan?!
Dengan senang hati saya dapat menyampaikan keinginan saya lewat komentar ini. Disini saya ingin berkomununikasi lewat media ini, karena banyak hal yang saya ingin tanyakan bagaimana tinggal di Thai khususnya orang Indonesia, apakah mengalami kesulitan dengan bahasa mereka. karena ada misi untuk tinggal kesana. Sebab itu jikalau boleh saya ingin terus bertanya.
Demikian kami sampaikan
Hormat saya
Janpiter
Alamat di pekanbaru Riau
By: uwie | 08 Juni 2010 | 20:31:39
keren ya...tulisan ttg extreemnya. kl sodom gomora kan ud hancur digusur Tuhan dulu, mkg pindah ke thailand kali ya skr...joking
By: vivi | 19 Juli 2011 | 17:20:50
ahhhhhhh bete gue nyari informasi bangkok susah amat...........yang lengkap dong google,,,,gue sirammmmmmm lu
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)