Noni Kartika: Penyandang Down Syndrome Meraih Prestasi
By: Niken Maria Simarmata | Inspirasi | 03 Juni 2009, 08:02:47 | Dibaca: 2750 kali
Noni Kartika (23) penyandang Down Syndrome (DS). Prestasi telah membawanya bertemu banyak orang penting. Diundang sarapan pagi bareng menteri. Menari di hadapan Megawati Soekarnoputri yang kala itu presiden RI. Bertemu para seleb. Bahkan pernah pula mewawancarai Bill Clinton.
Noni ikut ibunya, Henny Tjoa, menjemput Bahana di depan restoran di daerah Tubagus Angke, Jakarta Barat. “Saya mamanya Noni. Ini Noni. Rumah kami masuk gang itu, kasihan kalau nyasar,” kata Henny ramah menyalami. Noni tersenyum mengangguk. Kami menyeberang, memasuki gang - gang sempit menuju rumah mereka.
Kelahiran Itu... Beberapa jam setelah melahirkan, dokter anak menemui Henny dan suaminya, Yansen Tjan. Dokter berkata bahwa jarak mata Henny cukup jauh. Henny pun penasaran, ada apa dengan anak mereka? Dokter menjawab singkat, “tidak ada apa-apa.”
Henny tersentak pertama kali menyusui Noni. Ia merasa ada kelainan pada anak pertama mereka, Noni membalikkan kepalanya saat mau disusui. “Aduh … saya dikasih Tuhan anak DS!” keluh hati Henny. Pengetahuan tentang DS banyak diperolehnya dari membaca. Kesedihan menekan hatinya.
Sore hari, Yansen datang menengok di rumah sakit. Henny menumpahkan kesedihannya. “Saya bilang, Pa…anak kita nampaknya down syndrome, anak kita cacat.” Tangis Henny meledak. Yansen menghiburnya. “Kuat. Kamu harus tabah. Apa pun yang terjadi dengan dia, kita harus terima. Kamu nggak boleh nangis terus,” kata Henny menirukan Yansen.
Noni pun dirawat cukup lama karena penyakit kuning. Lima belas hari kemudian dari hasil pemeriksaan diketahui klep atas jantung Noni bocor. Kesedihan Henny bertambah. Setiap bulan harus ke dokter. Syukurlah dokter yang menangani Noni adalah spesialis anak juga spesialis jantung. Tak perlu menggunakan dua dokter. “Noni tidak boleh terlalu senang dan terlalu sedih karena sangat mempengaruhi kesehatannya. Kulitnya membiru. Dulu, Noni rentan sekali terhadap penyakit. Kami menjaganya ekstra ketat. Saya terkadang putus asa. Saya bilang sama Tuhan, Kau menitipkan anak seperti ini. Tolonglah kasih saya jalan. Kasih kekuatan,” kenangnya.
Suami Sang Penopang Tuhan memberinya kekuatan lewat Yansen yang sangat tabah. Kamu harus semangat dan menerima semuanya, kata suaminya setiap melihat Henny dirundung duka. Henny melihat Yansen sangat menerima dan menyayangi Noni.
Umur setahun Noni belum bisa duduk. Dokter memperkirakan Noni bisa belajar jalan umur tiga tahunan. “Apa yang terjadi? Puji Tuhan. Umur 2,5 tahun Noni bisa jalan. Mulai bisa berkata ma..ma, pa…pa. Bagi kami itu sungguh satu mukjizat. Sebelumnya dia jalan dengan pantatnya, ngesot. Paling memprihatinkan, wajahnya jelek banget. Kalau lihat orang, mulutnya dimonyong-monyongin. Matanya juling. Seperti manusia luar angkasa di gambar-gambar itu,” kisahnya mengenang.
Yansen dan Henny berusaha membawa Noni bersosialisasi. Mereka belajar hidup wajar. Setiap ada kesempatan, mereka mengajak Noni pergi, misalnya ke mal. Namun, hati Henny terluka setiap kali melihat cara orang memandangi Noni bisik-bisik lantas tertawa. Itu menghujam jantungnya. “Kamu harus kuat,” itulah kata-kata Yansen setiap kali mendengar keluhan Henny. Bagaimana ia harus bersikap pada orang-orang itu?
Diajak Bersosialisasi Hidup terus berjalan. Banyak pilihan di setiap jalan. Henny pun lebih memilih berserah pada Tuhan. Ia tak mau terombang-ambing oleh perasaannya sendiri. Ia mengubah sikapnya. “Setiap ada orang yang melihat Noni aneh, saya ambil dia dari tangan papanya. Saya gendong dan datangi orang tersebut. Bahkan kadang saya kejar orang itu. Saya ulurkan tangan Noni yang lemah, ‘Nama saya Noni, kakak siapa?’ Otomatis orang itu balik menyapa, ‘O, kamu Noni?’ Lalu ia menyebutkan namanya. Kami ngobrol sebentar.”’
Tindakan Henny itu ternyata memberi pengaruh positif. Syaraf motorik Noni yang lemah merespons setiap kali Henny mendekati orang. Tangan Noni bergerak mengepak-kepak seperti mau menyalami. Henny senang melihat perkembangan ini. “Beberapa kali orang berkata, Noni kamu cantik…” Henny terperanjat bahagia.
Mendapat Sekolah yang Tepat Usia lima tahun Henny menyekolahkan Noni ke TK umum yang tentu saja tak cocok untuk kondisi Noni. Henny melawan hatinya. Anak berkebutuhan khusus seperti Noni membutuhkan pendidikan khusus. Setahun kemudian, Noni pindah sekolah ke Yayasan Tri Asih. Awalnya Henny berat hati. Pergolakan batin luar biasa menyekolahkan anak di pendidikan luar biasa. Sepanjang mengantar dan menunggu Noni bersekolah Henny menangis. Beberapa ibu dan mbak pengantar anak mendekati Henny. Mereka menghibur. “Sudah Bu, nanti lama-lama ibu juga bisa menerima,” kata mereka.
Yayasan Tri Asih telah membantu banyak anak-anak DS seperti Noni. Sampai hari ini Noni bersekolah di sana. “Empat tahun ini Noni bebas uang sekolah dan jemputan. Guru-gurunya terlatih dan sabar. Mengajari anak normal melakukan satu tindakan mungkin hanya perlu seminggu atau dua minggu, tapi untuk anak DS bisa berbulan-bulan. Saya percaya Tuhan tidak meninggalkan anak-anak seperti ini,” katanya bijak. Kepada kedua adik Noni, Kardina (21) dan Karlina (19), Henny sejak kecil telah mengenalkan ‘dunia’ Noni. Mengajak ke sekolah berkenalan dengan teman-teman Noni dan melihat kegiatan kakak tertuanya itu .
Mandiri dan Berprestasi Pendidikan dan pendampingan di rumah maupun sekolah membentuk Noni mandiri dan berprestasi. “Noni belajar menari sama Bu Dewi di sekolah. Senang karena tariannya bagus,” tutur Noni seperti mengeja. Wajahnya girang. Gaids kelahiran Jakarta, 30 September 1985 itu pun menyebutkan beberapa tarian yang dikuasainya seperti Jaipong, Pendet, Janger, Tarian Bali, Toraja, balet, dan India.
“Pertama melihat Noni menari di hadapan orang banyak saat even Imlek. Umurnya waktu itu 13 tahun. Ia menari India, lincah sekali dan percaya diri. Saya merinding , menangis. Seperti mimpi….” kata Henny. Usai menari, MC menyampaikan bahwa Noni adalah anak DS. Semua orang berdiri memberikan applause meriah. Tepuk tangan riuh. Mereka tertegun. Henny terhenyak. Beberapa orang yang tahu bahwa ia ibu dari Noni memberi salam. Bukan. Ini bukan mimpi. “Ibu Megawati pernah lihat Noni menari di Taman Mini Indonesia Indah,” kata Noni bangga.
Mewawancarai Bill Clinton Noni senang sekali melihat Tantowi Yahya memandu acara Persembahanku dan Country Road di TV. Noni kerap bertanya arti lagu-lagu barat itu dan juga cara menulis. Melihat ketertarikan Noni, Henny lantas membelikan kaset lagu-lagu yang langsung dipelajari Noni. Teks lagu itu disalinnya. Ia bertanya arti dan cara membacanya. Satu kali Henny kaget bukan main tatkala Noni tiba-tiba berkata dalam Bahasa Inggris. “Dia bilang I want to drink, Mama….saya tanya dari mana kamu bisa? Ia jawab, kan Noni belajar Ma…” tutur Henny terharu.
Noni tersenyum menunjukkan buku pelajaran Bahasa Inggris. Di dalamnya penuh coretan tangannya, isian dengan pensil. Noni pun ikut les, apalagi saat mempersiapkan ke Nagano-Jepang dalam Special Olympic 2005, olimpiade bagi penyandang DS. Di sana Noni mewawancarai para pemain dari berbagai negara dan Bill Clinton. “Guru les Noni, Susi, nggak mau dibayar,” ucap Henny haru.
Noni beberapa kali diundang sarapan pagi oleh menteri, salah satunya Aburizal Bakrie. Di acara itu Noni memberikan penjelasan mengenai kegiatan DS misalnya saat menjelang pornas.
Selain menari dan Bahasa Inggris, Noni suka baca puisi. Di beberapa acara seperti peringatan hari Down Syndrome se-dunia tahun lalu, Noni membaca puisi. Hampir seluruh media cetak dan elektronik meliputnya. Noni pun kerap diwawancarai. Siang itu Henny meminta Noni membaca puisi berjudul Aku Anak Tunagrahita. Lalu dibacanya puisi dengan lantang dan tekanan suara yang menggetarkan jiwa. .
Berkat Dukungan Mama Henny merengkuh bahu anak sulungnya itu. Menepuk-nepuknya. Noni menatap Henny, air matanya jatuh berlinang. “Yang membuatku bahagia adalah mama. Mama yang selalu sayang, menolong dan mendampingi aku. Yang paling sedih kalau ketemu orang bilang, dasar anak idiot,” suara Noni bergetar. Wajahnya tertunduk, menyeka air mata. “You are great, Non! Mama sangat bangga,” ucap Henny sambil mencium dan memeluk Noni. Henny bercerita Noni selalu mendoakannya, “Apalagi kalau saya sakit.”
“Ajar Noni terus mengasihi dan mengampuni orang yang menyakiti Noni. Seperti Tuhan Yesus yang sudah mengasihi Noni…,” kata Noni ketika ditanya apa yang paling banyak didoakan. Amazing.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)