Pdt. Edwin Sumilat, M.A.: Gereja Harus Menjawab Kebutuhan Zaman

By: Rob | Inspirasi | 02 Des 2008, 11:09:24 | Dibaca: 3090 kali

Melayani di tengah kenyamanan Kota Manado mengusik Pdt. Edwin Sumilat, M.A. Ia meyakini pentingnya pertumbuhan rohani diiringi penguatan ekonomi jemaat. Apa agenda yang dilakukan? 

Mayoritas warga Manado menganut Kristen. Namun ironis. Mereka begitu nyaman berada di gereja, tetapi juga menikmati gaya hidup hedonisme. Anehnya, hal ini disimpulkan sebagai berkat Tuhan. 

Penduduk kota terbesar di Sulawesi Utara ini memang dikenal dengan kebebasan individunya yang sangat kuat. Mereka mudah menyerap gaya hidup yang datang. Apalagi secara tradisional tidak ada faktor penghambat. Fenomena inilah yang harus disikapi gereja di Tanah Toar-Lumimuut. 

Pemberdayaan Jemaat
Pada dasarnya gereja di Sulawesi Utara sudah memiliki dasar kekristenan yang kuat, tetapi masih perlu digiatkan. Terutama dalam bidang pertumbuhan rohani yang berorientasi kebutuhan terkini. Misalnya memberdayakan jemaat dalam pelayanan melalui berbagai bentuk pelatihan kepemimpinan. 

Gereja kami membuat perencanaan untuk memenuhi kebutuhan jemaat secara internal maupun komunitas di sekitar gereja. Tingkat ekonomi jemaat sangat beragam. Mereka yang tingkat kehidupannya rendah tetapi memiliki minat untuk berusaha, kami prioritaskan. Dari mereka inilah kami memulai program pemberdayaan jemaat. 

Sementara jemaat yang berpendapatan lebih bersedia membantu pendanaan. Mereka berkumpul dalam wadah diakonia dan melakukan survai ke tengah jemaat. Dari situ ditentukan sektor usaha apa yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan jemaat itu. 

Mereka menawarkan program bantuan lunak, sekitar 1 juta rupiah untuk memulai usaha. Setelah usaha yang bersangkutan tampak maju, pengembalian dana pinjaman langsung dialihkan kepada jemaat lain. Meski hasil yang diharapkan belum tergapai, kami optimis rencana ini akan berdampak positif bagi jemaat. 
Sedangkan untuk pertumbuhan rohani, kami meningkatkan pelayanan doa dengan membuat kelompok doa. Sejauh ini sudah terbentuk 10 kelompok doa. Kelompok doa ini menyelenggarakan doa di luar doa rutin di menara doa di gereja setiap pukul 10.00-12.00 WITA. 

Setiap tahun kami mengadakan pelatihan pelayanan. Pelatihan ini berlangsung satu minggu dan terbuka untuk jemaat dari gereja lain. 

TOLAK Teologi Trend
Dengan latar belakang pendidikan teologi GPdI di Sekolah Alkitab Beji (SAB) Batu, Jember Bible College (JBC), dan Sekolah Tinggi Alkitab (STA) Airmadidi, saya mengarahkan jemaat agar kuat pemahaman teologinya. 
Memang sekarang ini pertumbuhan gereja sangat pesat. Namun mudah dijumpai kegiatan pelayanan yang keluar dari pengajaran utama GPdI, yaitu Alkitab merupakan firman Allah. Bagi saya, ajaran dalam jemaat tidak boleh ada trend. Tetapi harus menjawab kecenderungan zaman. Dalam Alkitab, pengilhaman firman dari Allah sudah final. Artinya tidak ada sumber lain selain Alkitab. Dalam praktiknya kita berpegang kepada penyertaan Roh Kudus. Namun, dalam praktiknya orang tidak bisa membedakan antara pengilhaman dengan penerangan. Keadaan ini merupakan tantangan bagi pertumbuhan jemaat. Karena itu jemaat harus dikuatkan dengan pengajaran yang sehat. Dengan bekal itu jemaat dapat meningkatkan keimanannya. 

Panggilan Pelayanan
Sambil bekerja, saya aktif dalam pelayanan kepemudaan dan Tim Penginjilan Pedesaan. Suatu ketika, saya mendapat promosi menjadi kepala cabang di kota Ambon. Namun, sebelum berangkat, saat ibadah 17 Juli 1980, saya dilawat Roh Kudus. Lalu Tuhan memanggil saya untuk pelayanan dengan mengikuti pendidikan SAB angkatan 26. 

Usai sekolah saya merintis pelayanan di sebuah desa di Malang sambil mengajar di SAB. Pada 1988 saya diutus memimpin Sekolah Alkitab di Anjungan, Pontianak, Kalimantan Barat. Sekolah ini didirikan oleh tim dari Singapura-Amerika Serikat, namun saya yang memulai pendidikannya. Selama di Anjungan, saya membina 10 angkatan. Tahun 1999 saya dimutasi ke GPdI Hosana Karombasan, Manado.

Sumber: Majalah Bahana, Desember 2008

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer


Layanan SMS

Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Pagi
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG

Kirim ke:
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363

Untuk berhenti:
UNREG PAGI / SIANG / MALAM
& kirim ke nomor yang sama diatas

Khusus untuk TELKOMSEL
Ketik REG MALAM (atau SIANG, PAGI, MUDA)
Kirim ke 5454.
Untuk berhenti berlangganan, ketik UNREG MALAM (atau SIANG, PAGI, MUDA) ke 5454
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN


Pengumuman

RALAT BAHANA cetak edisi November 2012
24 Okt 2012
Lowongan Penerbit Andi
15 Jun 2012
© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2014
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13