By: Krisetiawati Puspitasari | Hot News | 03 Mei 2009, 11:10:48 | Dibaca: 1209 kali
Sebuah revolusi cara berkomunikasi sedang terjadi di planet ini. Pertemuan secara fisik menjadi tak terlalu berarti. Digantikan oleh sebuah situs jejaring sosial bernama Facebook (fb). Benarkah?
Adalah seorang pemuda brilian bernama Mark Zuckerberg (24) yang meluncurkan situs fb pada 4 Februari 2004. Awalnya, keanggotaan fb baru terbatas untuk siswa Harvard College. Selanjutnya, meluas ke kampus lain hingga akhirnya menyebar ke seluruh dunia. Kini, lebih dari 100 juta orang tercatat sebagai pengguna aktif. Sementara di Indonesia, 1,5 juta orang. Melampaui pengguna di Hongkong, Malaysia, dan Singapura.
Persis seperti tagline-nya, Facebook helps you connect and share with people in your life, fb memperkuat jalinan relasi kita. Kita bisa menemukan teman lama yang sebelumnya tak jelas rimbanya. Teman baru pun mudah didapatkan. Termasuk dengan para pesohor. Ada artis, budayawan, politisi bahkan para hamba Tuhan tersohor pun berkumpul di sana. Sesuatu yang jika di dunia nyata sulit dilakukan. Fb memang memperluas jaringan pertemanan melintasi batas, ruang, dan waktu.
Hasrat Narsis Selain memperluas jejaring, fb juga memfasilitasi hasrat narsistik setiap orang. Ada ruang lebar untuk memperlihatkan eksistensi diri seseorang. Baik lewat foto maupun tulisan. Orang bisa menulis dan berkomentar apa saja. Hal remeh-temeh tiba-tiba menjadi sesuatu yang berarti. Ibu rumah tangga bisa menulis, “Baru menemani anak-anak bikin tugas”. Sementara remaja , “Sebel, si cinta lagi ngambek”. Sedangkan pendeta, “Sedang mempersiapkan khotbah Minggu.”.
Begitulah, fb memang dunia baru yang sangat mengasyikkan. Tak heran jika jutaan orang gandrung padanya. Melalui media ini, kita bisa tahu apa yang sedang dilakukan dan dirasakan teman kita. Terlepas apakah hal itu nyata atau tidak, bukanlah masalah besar. Hubungan kita pun menjadi seolah-olah menjadi dekat dan akrab. Walau tentu saja, bukan sebuah hubungan yang mendalam. Karena toh, pembicaraan kita hanyalah sebatas small talk. Saling melongok dan memberi komentar. Tapi tetap saja, itu amat mengasyikkan!
Maka, orang pun menjadi sibuk ber-fb ria. Tiada hari tanpa mengunjungi fb. Ada gelak tawa, tangisan haru atau pun teriakan kekesalan. Kendati keriuhan itu hanya terjadi di alam pikiran. Karena pada kenyataanya, orang sedang berhubungan dengan benda mati: layar monitor.
Melanda Hamba Tuhan Hamba Tuhan seakan tak mau ketinggalan. Fb pun digunakan untuk mendukung pelayanan. Sejumlah hamba Tuhan tenar: Chris Manusama, Ronny Daud Simeon, Saminton Pangelah, Robert&Lea, Reinhard Bonnke, Pastor Kong Hee, Rick Warren, Franky Sihombing dan lain-lain ada di sana. Bagi para hamba Tuhan, fb cukup efektif untuk memperluas jangkauan pelayanan. Seperti yang diakui oleh Arie Saptajie (40), penatua Gereja Generasi Baru, Yogyakarta.
Pelayanan jemaat seperti konseling pun bisa dilakukan melalui fb. “Biasanya masalah-masalah yang berkaitan dengan keluarga. Saya bisa juga memantau perkembangan hasil konseling melalui fb,” tutur Pdt. Wahyu Pramudya, M.Th. Sama seperti Wahyu, Arie pun kerap melakukan konseling via fb. “Ada jemaat yang minta konseling via fb,” ujarnya memberi alasan.
Lupa Diri Selain bermanfat, jika digunakan secara tak sehat fb bisa mendulang petaka. Hubungan suami istri jadi merengang dan meradang. Seperti yang terjadi pada Muna (bukan nama sebenarnya). Pekerjaan sebagai marketing di sebuah perusahaan dipermudah dengan fb. Komunikasi dengan klien dapat dilakukan melalui media itu. Jadilah akhir-akhir ini, ibu 2 anak itu kerap berinteraksi dengan fb. Melihat sang isteri lebih memperhatikan fb ketimbang keluarganya, sang suami pun berang. Suami dibakar oleh api cemburu. Pertengkaran tak dapat dihindari. Bahkan rencananya, Muna akan menjual komputer itu. “Tapi aku masih bingung, ini kan untuk kerja,” katanya bimbang.
Maka, Bahana merasa perlu mengangkat fenomena ini. Supaya kita memperoleh pemahaman yang kritis dan proporsional. Harapannya, kita mampu memanfaatkan fb secara sehat. Dan, tidak terjebak untuk berduyun-duyun merengkuh sebuah kebahagiaan yang virtual, semu.
Masalah facebook ini perlu diberi penjelasan kepada setiap facebooker spy tdk disalah-gunakan. Usul saya, khususnya buat seluruh anak2 Tuhan yang menggunakan media ini, alangkah baik media ini dipakai sebagi alat pelayanan untuk bersaksi kepada setiap orang, dengan begitu kita nama Tuhan kita Yesus Kristus disebarkan dan diperkenalkan terus menerus keseluh dunia. Bagi crew Bahana, saya mohon untuk mengisi satu rubrik khusus membahas masalah ini, dan hadirkan hamba-hamba Tuhan yang dapat memberi penerangan lewat Kebenaran Allah, supaya anak-anak Tuhan tidak terjebak dan jatuh dalam dosa. Doa saya selalu untuk Bahana agar jaya dan berkarya trus dalam kasih Bapa di surga.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)