By: Grace | Kesaksian | 31 Desember 2011, 09:46:39 | Dibaca: 934 kali
Setiap kali Kak Corlis Napitupulu datang ke kampungku di Indramayu, aku ikut mendengar cerita tentang Tuhan Yesus. Kalimat yang sangat terpatri di hatiku, Tuhan Yesus adalah Juruselamat dunia, penebus dosa manusia. Selain aku, banyak orang yang ikut mendengar kabar baik itu.
Pada 2004 aku mengajak papa, mama, dan adikku hadir dalam ibadah Natal di GKNS Hosana Bekasi. Itu adalah Natal pertamaku.
Ternak Mati Pulang dari ibadah Natal, kami sangat kaget, syok. Semua ternak, kambing dan ayam milik papa mati tanpa sebab yang jelas. Papa dan mama sangat terpukul dengan kejadian itu. Aku juga terpukul, lebih-lebih kudengar ada orang yang mengatakan bahwa akulah pembawa malapetaka itu. Gara-gara aku mengajak mereka mengikuti acara Natal. Aku bertanya pada Tuhan, kenapa hal itu terjadi, saat aku mulai mengenal Dia. Tapi, sukacita dari Tuhan menghibur kesedihanku. Aku mengampuni orang-orang yang menyakiti hatiku.
Benih iman pada Tuhan Yesus terpupuk dengan kedatangan anak-anak Tuhan ke kampung kami. Kak Corlis kadang datang bersama teman-temannya. Mereka melayani kami penuh dengan kasih Tuhan. Aku juga senang membaca buku rohani yang menguatkan aku.
Papa Meninggal Pada April 2010 , papaku sakit paru-paru basah akut. Kebetulan Kak Corlis sedang berada di kampungku. Ia membawa papa ke dokter. Papa sakit. Aku sangat sedih karena hubunganku dengan papa sangat dekat. Pada 12 April malam, papa memintaku untuk mendoakannya. Aku begitu terharu. Kupinta dengan sungguh-sungguh pada Tuhan untuk kesembuhannya.
Namun yang terjadi justru sebaliknya, esoknya, pada 13 April pukul tiga pagi papa meninggal. Tak dapat kuungkapkan perasaan sedihku kehilangan orang yang sangat kusayangi. Kak Corlis menguatkan bahwa aku harus bisa menerima keputusan Tuhan dan bersyukur karena papa ada di tangan Tuhan Yesus.
Mama tampak sangat kecewa dengan meninggalnya papa. Ia pun mulai tidak senang aku mengikuti kegiatan rohani. “Kamu nggak nurut sama Mama, jadi gelandangan....,” ancam mama ketika melihatku semakin serius mengikut Yesus.
Setelah aku percaya penuh pada Tuhan Yesus, aku memberanikan diri masuk kelas baptisan. Belajar tentang dasar-dasar kekristenan. Aku makin yakin akan keputusanku untuk mengikut Tuhan Yesus. Lalu kutelepon mama tentang keputusanku untuk baptis. “Siapa yang menyuruhmu baptis?” tanya mama. Aku menjawab bahwa itu keputusanku. Mama menerima keputusanku meski keberatan, tapi kuyakinkankan bahwa itu keputusanku pribadi. Pada 30 Oktober 2010 aku memberi diri untuk dibaptis.
Saudara Baru Aku mendapat saudara-saudara dalam Tuhan. Tuhan mengirim kakak dan adik yang baru. Kami bersama-sama melayani Tuhan Yesus. Mereka membuat hidupku tidak merasa sendirian. Selain bertumbuh melalui komunitas sel, enam bulan ini aku sudah mengajar Sekolah Minggu. Setiap Sabtu, aku dan guru Sekolah Minggu berkumpul bersama untuk sharing tentang melayani anak dan persiapan untuk ibadah Minggu. Kami berdoa bagi mereka. Ah... senangnya, membawa anak-anak kecil kepada Tuhan. Dalam Tuhan, hidupku berharga.
Aku mempunyai ayat emas yang sangat memberkati hidupku. Amsal 4:23 Jaga hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. Aku tetap menghubungi mama. Dan puji Tuhan, hubungan kami semakin baik. Kulihat mama sudah bisa menerima keputusanku mengikut Kristus.
Salam sejahtera dalam Tuhan Yesus untuk Deborah tetaplah pegang iman kamu pada Tuhan Yesus bacalah Alkitab setiap hari perlahan-lahan, dan berulang-ulang agar kamu mengerti ( mazmur 1:2-3 ) Tuhan Yesus memberkati kamu
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)