23 Mei 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Yesus Dasar PertobatanBy: jk | Renungan | 19 Desember 2011, 15:28:58 | Dibaca: 791 kali Bacaan: Kisah Para Rasul 9:1-19a Pertemuan Saulus dengan Yesus dalam perjalanannya ke Damsyik adalah awal dari perubahan besar dalam hidupnya, yaitu pembaharuan hidup. Yesus yang selalu dihina oleh orang-orang Yahudi pada waktu itu telah menjadi Tuhan bagi Saulus yang kemudian diubah namanya menjadi Paulus. Perjumpaan yang memberinya tujuan hidup yang baru, bukan lagi sebagai penganiaya orang percaya, tetapi sebagai pejuang Kristus bagi berita Injil. Perjumpaan dengan Yesus secara pribadi telah mendasari pertobatan Paulus. Ananias pun dipakai Allah untuk mendoakan Paulus supaya dapat melihat kembali dan penuh dengan Roh Kudus. Perjumpaan seperti inilah yang harusnya didambakan setiap orang percaya, hari demi hari, sepanjang hidupnya. Perjumpaan dengan Yesus haruslah menjadi dasar bagi sebuah pertobatan, bukan alasan yang lain. Pertobatan hanya karena tawaran posisi dalam pelayanan, harta, atau kepentingan pribadi semuanya hanya semu belaka. Namun, jika Yesus yang adalah Tuhan dijadikan dasar bagi pertobatan, maka segala sesuatu akan berujung pada kemuliaan Kristus. Malam ini mari kita ingat kembali, sudah benarkah dasar pertobatan kita? Apakah kita mengikut Dia karena telah mengalami perjumpaan dengan Yesus secara pribadi? Apakah pertobatan kita benar-benar berdasarkan Yesus atau yang lain? Mari belajar untuk mengikut Dia dengan setia. Jadikan Yesus sebagai dasar pertobatan dan dasar dari segala sesuatu yang kita lakukan. Pahamilah kehendak- Tuhan dan hiduplah di dalamnya supaya melalui hidup kita, berita tentang kasih dan kebaikan-Nya sampai kepada bangsa-bangsa. Sumber: Renugan Malam, Desember 2011 [Kembali] By: sulistiyowati | 06 Februari 2012 | 10:32:34 saya bersyukur bahwa sampai hari ini Tuhan masih memberikan nafas ke saya dan ssaya minta dukungan bantuan doa supaya suami saya bener2 bertobat dan diberikan jalan yang benar2 Tuhan kehendaki...... Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||