23 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
NATAL, KOK BIKIN KESAL? Mencari Makna Natal yang HilangBy: Manati I. Zega | Hot News | 16 Desember 2011, 15:25:09 | Dibaca: 527 kali Natal adalah kabar sukacita. Yesus lahir ke dunia. Dia tokoh sentral dalam peristiwa Natal. Namun, pada kenyataannya tidak sedikit perayaan Natal yang mengabaikan tokoh sentral itu. Orang ramai bertukar kado, tetapi Yesus yang kelahiran-Nya diperingati justru terabaikan bahkan cenderung dilupakan. Peringatan Natal, tentu sesuatu yang baik. Tokoh sehebat Yesus pantas diperingati hari jadi-Nya. Yesus adalah tokoh terbesar sepanjang zaman. Tokoh yang tak ada bandingnya. Dengan demikian, sangat pantas untuk memperingati hari bersejarah dalam kehidupan sang tokoh. Ini sangat masuk akal. Akan tetapi, pada praktiknya, perayaan Natal hanya menyisakan kekesalan dan tak jarang luka mendalam. Kesal terhadap sesama panitia. Terluka karena perselisihan di antara rekan kerja. Belum lagi harta benda yang dikurbankan demi kelancaran acara Natal. Selesai Natal, yang tersisa hanyalah kekesalan. Kekuatan rohani justru tak didapatkan. Tak jarang pula Natal hanya menguras energi dan harta. Energi tersita untuk menyiapkan acara Natal, baik di gereja maupun di keluarga. Belum lagi mereka yang harus melakukan tradisi pulang kampung. Tidak sedikit harta harus direlakan demi kesenangan saat menjelang Natal. Ketika kembali ke kehidupan normal, kebahagiaan Natal ternyata semu karena hanya hura-hura dan pesta biasa. Esensi Natal, pengharapan dalam Kristus justru sirna. Sorotan Utama BAHANA edisi ini hendak mengingatkan umat Kristen. Segeralah temukan makna Natal yang sesungguhnya bila ingin merasakan semangat Natal sepanjang tahun. Bila kita tidak segera mendapatkan makna Natal yang seharusnya, Natal tidak punya arti apa pun. Peringatan Natal tidak membawa perubahan hidup. Sejatinya, Natal harus berdampak. Natal membawa perubahan hidup. [Kembali] By: muntaz panjaitan | 19 Januari 2012 | 08:33:15 Gabungkan semua dana perayaan natal di seluruh indonesia, gunakan untuk hal lain baik rohani maupun sosial... Tapi, lepas dari semua itu, bgmn kita dapat melakukan hal-hal kekafiran (di luar kekristenan) melalui perayaan natal? Pls,..... Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||