23 Mei 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Risma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah BangsaBy: Ret | Inspirasi | 12 November 2011, 13:36:55 | Dibaca: 938 kali Tidak banyak generasi muda yang berminat melestarikan budaya bangsa. Kondisi tersebut rupanya mengusik penyanyi Rizma Octavia Simbolon untuk merilis sebuah album berbahasa Batak. Dengan busana kasual berwarna putih dipadu balutan celana jeans, Rizma-begitu ia disapa menyambut hangat kedatangan BAHANA. Hari itu Rizma memang sengaja ingin memperkenalkan album barunya berbahasa Batak, Gariada yang baru saja rampung digarapnya. “Album ini baru saya ambil dari pabrik,” katanya tersenyum, sembari mempersilakan BAHANA menelisik album terbarunya itu. Sebagai penyanyi berdarah Batak, Rizma merasa identitasnya sebagai penyanyi Batak belumlah lengkap bila belum memiliki album berbahasa Batak. “Apalagi penyanyi solo perempuan suku Batak sudah jarang. Rata-rata mereka sudah senior.” Rizma merasa terbeban untuk melestarikan bahasa daerah, terutama bahasa Batak. “Saya bangga dan terbeban untuk melestarikannya.” Album Gariada memuat lagu-lagu baru yang diciptakan oleh musisi ternama. “Penciptanya antara lain, Dakka Hutagalung, Tagor Tampubolon, dan Feber Manalu. Mereka musisi legendaris,” jelas Rizma. Lucunya, Rizma yang berdarah Batak ini tidak bisa berbahasa Batak. Karena itulah, sebelum menyanyikannya, Rizma diberi tahu dulu oleh si pencipta tentang tema lagu tersebut. Gadis kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1984 ini berharap kehadiran albumnya tidak hanya diterima oleh masyarakat Batak, tetapi juga semua suku. Rizma merasa bangga bila lagu Batak bisa diterima oleh masyarakat suku lain. “Sewaktu saya ke Flores, masyarakat di sana bisa menerima lagu Batak. Mereka tidak mengerti liriknya, tetapi mereka ikutin iramanya, suaranya. Ya, enggak apa-apa kalau enggak ngerti artinya, yang penting cocok di telinga mereka. Itu visi saya.” Produksi Album Sendiri Sejak kecil Rizma memang suka menyanyi. Saat usianya menginjak 14 tahun, Rizma rajin ikut berbagai festival. Suatu waktu, tepatnya pada tahun 2000, Rizma berhasil menjadi juara pada ajang Bintang Radio Televisi Kategori Pop Hiburan RRI. Begitu jadi juara, ia diasuh oleh musisi Oddie Agam. Sejak itulah perempuan yang memiliki tinggi badan 165 cm dan berat badan 50 kg ini makin mengasah talentanya dan aktif tampil di panggung bersama musisi senior, seperti BackingVocal Show Tunggal Oddie Agam dan show sekaligus konser tunggal di kotakota di Indonesia dan luar negeri. Rizma pun sudah berhasil merilis empat buah album, yakni Manusia Baru (2008), Kasih Tuhan (2009), Singkong dan Keju (2010), dan Gariada (Album Batak-2011). Semua album itu diproduksinya sendiri. Album Kasih Tuhan merupakan album rohani. Awalnya Rizma sama sekali tidak berpikir untuk membuat album rohani. Album tersebut bisa hadir lantaran permintaan dari para jemaat. Tak disangka, ternyata album tersebut sangat diterima masyarakat. “Saya berharap album ini bisa menjadi pujian, kemuliaan nama Tuhan,” ujar perempuan yang juga menggeluti bidang presenter, model, dan akting ini. Ke depannya, Rizma akan terus menekuni dunia tarik suara, kendati kedua orangtuanya tidak mendukungnya. “Papa sih yang paling menentang. Menurut orangtuaku kehidupan penyanyi itu dinilai glamor. Ya, tapi sih kalau menyanyi di gereja aku didukung sama orangtua.” [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||