22 Mei 2012,
Flash News: • Sehubungan dengan maintaince server, kami akan tutup sementara mulai tanggal 18 april 2012, pukul 15.00. Mohon semua transaksi dilakukan via SMS atau telepon.• Line service BB: 21416FCB • Info pemasangan iklan pada eBahana.com: klik here   Wisdom today: "Apa yang kita tabur, suatu saat pasti kita tuai."
 

Cinta itu Ibarat Tanaman

By: Manati I Zega | Inspirasi | 17 Oktober 2011, 16:04:32 | Dibaca: 1122 kali

Pernah membayangkan apa yang akan terjadi bila tanaman kesayangan Anda tidak disirami? Pasti akan layu bahkan mati. Cinta pun demikian adanya. Ia harus disirami dan dipelihara.

Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang menghendaki perceraian. Keluarga utuh idaman setiap pasangan. Secara alamiah, setiap insan mengharapkan keluarga bahagia, damai, dan bebas konflik. Suami istri dan anak saling mengasihi. Tidak ada pihak ketiga yang sengaja mengacaukan. Idealnya demikian.

Akan tetapi, kenyataannya tidak semudah impian itu. Perhatikanlah keluargakeluarga seumur jagung harus berakhir. Anak-anak jadi korban. Dendam dan sakit hati kerapkali mewarnai. Mengumpat dan saling menjelekkan selalu mengiringi. Cinta berubah jadi benci. Cinta yang indah menjadi prahara. Mengapa demikian? Tak ada asap tanpa api. Tak ada perceraian tanpa penyebab. Logikanya sederhananya demikian. Keluarga-keluarga yang akhirnya bubar bukan tanpa masalah. Enggak mungkin terjadi perpisahan tanpa sebab. Hal-hal sepele pun bisa jadi pemicu. Karena sepele, orang cenderung mengabaikannya. Diabaikan karena dianggap terlalu kecil untuk dibicarakan. Terlalu sederhana untuk disampaikan kepada pasangan atau anak-anak. Namun, orang lupa bahwa masalah besar merupakan kumpulan dari hal-hal kecil yang disepelekan.

Dalam tradisi masyarakat kita, hal-hal kecil cenderung ditiadakan. Kalau perlu dihapus saja toh terlalu kecil. Sikap seperti ini sesungguhnya keliru. Mengapa? Karena yang kecil-kecil itu berpotensi menjadi besar bila tidak dikomunikasikan. Dalam banyak kasus, permasalahan keluarga tidak langsung besar. Mungkin benar kata peribahasa sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Kalau demikian halnya, apa yang harus dikembangkan agar cinta yang tiada akhir (endless love) tetap bersemi di Tengah keluarga? Prinsip-prinsip apa yang relevan dalam konteks keluarga Kristen masa kini?

KOMUNIKASI
Pengamatan para pakar menunjukkan, banyak persoalan keluarga berawal dari komunikasi yang kurang lancar. Bisa juga karena kebuntuan komunikasi. Akibatnya, tiba-tiba masalahnya sudah menumpuk. Dalam kondisi seperti ini, agak kesulitan untuk menolong. Masing-masing pihak merasa diri benar. Pasangannyalah yang mutlak salah, bukan dirinya. Kalau ini yang terjadi tentu persoalan akan jadi rumit. Orang mengatakan bagai mengurai benang kusut. Dalam hal ini butuh waktu dan proses untuk menyelesaikan masalah. Energi ekstra diperlukan untuk mengupayakan solusi terbaik.

Akan tetapi, bila jauh-jauh hari komunikasi telah terjalin, tentu mudah untuk mengurai setiap persoalan yang dihadapi. Dapat dibayangkan bila dalam waktu yang lama komunikasi buntu, pasti ceritanya lain. Kisah menyedihkan tentu tak dapat dihindari. Paling tidak itulah yang sering terdengar di seputar kehidupan keluarga di banyak tempat. Ekstremnya, perceraian sering menjadi pilihan yang tak dapat dihindari. Lucunya lagi perceraian dianggap sebagai solusi terbaik. Walaupun fakta lapangan menunjukkan bahwa perceraian bukanlah jalan keluar terbaik. Perceraian selalu menyakiti banyak pihak. Pasangan, keluarga, dan anak-anak dipastikan mengalami dampak negatif.

Mengatasi hal di atas, tentu komunikasi yang sehat amat diperlukan. Komunikasi yang dibangun di atas kasih pasti mengatasi banyak masalah. Kesalahpahaman dapat diatasi melalui komunikasi. Karena itu komunikasi menempati posisi penting. Cinta sekuat apapun tanpa komunikasi pada waktunya akan mengalami kebuntuan. Karena itulah peranan komunikasi amat menentukan.

KEBERSAMAAN
Masalah dapat memisahkan setiap orang termasuk pasangan hidup. Ketika masalah tidak dikelola bersama dengan baik, hal ini sangat berpotensi memunculkan masalah baru dalam keluarga. Perhatikanlah pernyataan orang-orang yang memilih mengakhiri keluarganya. Pada umumnya mereka berujar tidak ada lagi kecocokan di antara mereka. Mengapa tidak cocok? Selain kebuntuan komunikasi, bisa juga karena waktu kebersamaan dengan pasangan makin sedikit.

Di Tengah masyarakat kita, kebersamaan dengan pasangan makin tidak mendapat tempat. Suami atau istri lebih banyak di luar rumah. Mulai pagi hingga sore bahkan malam hari berada di kantor.

Suami atau istri lebih banyak waktu bersama teman-teman kantor. Sementara waktu bersama istri atau suami tinggal waktu sisa. Tidak heran bila kita mendengar istilah cinta lokasi. Cinta bersemi di lokasi kerja, kantor. Maka, potensi untuk berselingkuh sangatlah besar. Biasanya hal ini terjadi di Tengah masyarakat kita, khususnya masyarakat perkotaan. Waktu kebersamaan kiranya mendapat perhatian serius. Cinta itu ibarat tanaman. Tanaman harus disirami agar dapat bertahan hidup.

Ishak menjadi contoh yang baik mengenai waktu kebersamaan. Kitab Kejadian 26 memberi catatan yang indah. Kalau itu di Filistin sedang terjadi masalah serius. Masalah yang berurusan dengan perut.Masalah kelaparan, Kejadian 26 menegaskan kelaparan yang terjadi ke sekian kalinya itu sungguh menekan. Walau hal serupa pernah berulang kali terjadi sejak zaman Abraham. Dalam kondisi demikian Ishak yang juga pendatang di negeri Filistin hendak meninggalkan negeri itu. Ia berniat ke Mesir. Namun, Tuhan melarangnya untuk meninggalkan Filistin. Tuhan mengatakan bahwa Dia akan memelihara.

Menjadi menarik ketika Ishak mengatasi persoalan yang mereka sedang hadapi. Ishak tidak mengatasi masalah seorang diri. Ia tak mau frustrasi dengan kondisi yang ada. Ia juga tidak mau menanggung sendiri. Ishak seorang yang suka berbagi. Ya, membagi beban dengan teman hidupnya, seorang perempuan cantik bernama Ribka.

Persoalan di luar sana menghangat. Filistin dihajar kelaparan. Ini persoalan bangsa. Lalu, bagaimana dengan Ishak? Ishak makin dekat dengan pasangannya. Apa buktinya? Dalam Alkitab tertulis demikian. “Setelah beberapa lama ia ada di sana, pada suatu kali menjenguklah Abimelekh, raja orang Filistin itu dari jendela, maka dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbuan dengan Ribka, isterinya.” (Kej. 26:8). Di Tengah pusaran persoalan yang hebat, Ishak menyediakan waktu khusus untuk bersama pasangannya. Kitab Kejadian menggunakan istilah Ishak sedang bercumbu-cumbuan. Artinya, Ishak menyediakan waktu untuk bersama-sama.

Orang sering mengatakan yang penting waktu berkualitas yang diberikan kepada pasangan. Persoalannya ketika waktu berkualitas itu diberikan setengah tahun sekali misalnya. Walau waktunya berkualitas namun sukar untuk mengakui bahwa waktu itu berhasil memupuk cinta di antara pasangan. Bayangkan tanaman Anda disiram secara berkualitas setengah tahun sekali. Bayangkan, kira-kira apa yang terjadi? Pasti sebelum siraman berikutnya datang, tanaman itu telah layu bahkan mati dahulu. Karena itu waktu kebesamaan dapat membantu untuk mewujudkan endless love.

MENGHARGAI
Dalam suatu konseling, seorang istri berniat mengakhiri rumah tangganya. Pada kesempatan istimewa itu ia mengungkapkan argumentasinya. Argumentasinya adalah ia tak mampu lagi hidup bersama suami. Lho, apa yang terjadi? Ternyata sang suami seorang yang kasar dan tidak menghargai istri.

Dalam suratnya kepada jemaat di Kolose, Rasul Paulus memberi nasihat. Sebuah nasihat praktis namun kadang dilupakan. “Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.” (Kol. 3:18-19). Berdasarkan kedua ayat itu, tiga hal penting yang perlu dicamkan. Tunduk, kasihi, dan jangan kasar. Kata itu punya rahasia besar untuk melestarikan hubungan pernikahan. Saling menghargai sangatlah penting. Tidak ada seorang pun yang mau direndahkan. Itulah naluri alami setiap manusia.

Memelihara cinta itu ibarat memelihara tanaman. Setiap hari wajib untuk menyiraminya. Tidak boleh ada hama yang hendak merusak. Bila hama sudah mulai menyerang, harus segera dibasmi. Prinsip yang sama berlaku pula untuk menjaga kelangsungan cinta. Tidak ada yang imun terhadap “hama-hama” yang berniat merusak. Karena itu waspada dan siaga menjadi penting. Rawat dan siramilah cinta dengan komunikasi, waktu kebersamaan, dan saling menghargai. Tuhan kiranya memampukan kita.

Sumber: Majalah Bahana, Oktober 2011


Nama
Email
Komentar Anda *) Tekan "Shift+Enter" untuk turun 1 baris.
 84767
Masukkan code unik di atas

 
 
 
Most Wanted
Igor "Saykoji" Persembahan Lagu untuk Anak
Persembahan Lagu untuk Anak Ketika hati terbuka untuk berbagi kasih, tercurahlah rasa sayang yang tulus. Hal ... Selengkapnya
Imelda Fransisca - Host Natal Vatikan
Menjadi ibu adalah kebanggaan yang dirasakan oleh mantan Miss Indonesia 2005, Imelda Fransisca (29). Apalagi ... Selengkapnya
Lebih Suka Jadi Atlet
Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Irwan Alexander Kartiko - Orangtua Asuh
Artis Irwan Alexander Kartiko merasa terbeban menolong anak-anak muda di Indonesia. Terlebih lagi ketika ia ... Selengkapnya
Iin Indriani - Rilis Single Hasratku
Penyanyi keroncong, Iin Indriani mengaku, menyanyi keroncong memang sulit. Karena dinilai sulit, banyak anak muda ... Selengkapnya
Astrid Ellena - Alami Mukjizat di Ajang Miss Indonesia 2011
Ellen terhenyak ketika terpilih sebagai Miss Indonesia. Mahkota yang diidam-idamkan para wanita Indonesia itu mendarat ... Selengkapnya
Astrid Tiar - Pesan Film dari Tuhan
Artis berdarah Batak, Astrid Tiar Panjaitan kini tengah sibuk main film. Tahun ini, ia akan ... Selengkapnya
Glenn Alinske - Investasi Saham
Artis berwajah oriental, Glenn Alinskie memilih menginvestasikan uangnya dalam bentuk saham. Hal itu dilakukannya sejak ... Selengkapnya
Maria Selena - Si Tomboi yang Menjadi Putri
Walau dulu penampilannya begitu tomboi, Maria Selena sempat berpikir untuk mengikuti kontes kecantikan. Sayang, karena ... Selengkapnya
Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat Musik
Mempertahankan eksesitensi suatu usaha, lebih sulit dibandingkan ketika merintisnya sendiri. Dengan keyakinan dan kegigihan, pasti ... Selengkapnya
Menghidupi Injil dalam Keanekaragaman
Ketika remaja, Geoff berencana untuk kuliah di universitas, lalu bekerja di perusahaan ayahnya. Tapi, Tuhan ... Selengkapnya
Utojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan Sinema
Ketika industri film nasional lesu, bukan berarti mengurangi semangatnya untuk tetap berkarya di dunia sinematografi. Semangat ... Selengkapnya
Arend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi Keroncong
Banyak anak muda Indonesia yang melupakan musik keroncong. Padahal musik keroncong berasal dari Tanah Air ... Selengkapnya
Hari Raya Semua Orang Kudus
Hari Raya Semua Orang Kudus selalu diperingati oleh gereja pada 1 November. Momen ini sekaligus ... Selengkapnya
Risma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah Bangsa
Tidak banyak generasi muda yang berminat melestarikan budaya bangsa. Kondisi tersebut rupanya mengusik penyanyi Rizma ... Selengkapnya
Meninggalkan Popularitas Melayani Komunitas
Keinginan menjadi penyanyi mulai dirintis Alvin Kurniawan saat ia duduk di bangku SMA. Dengan dukungan ... Selengkapnya
Ayah dan Pekerjaan Rumah Tangga
Sulitnya mencari pekerjaan dewasa ini berimbas pada perubahan peran pria dan wanita, termasuk dalam keluarga.Teman ... Selengkapnya
Natal yang Berkesan dan Penuh Arti
Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang ... Selengkapnya
Natal yang Suram
Shalom Pak Eko di BAHANA, Mungkin email saya agak membingungkan, tapi harus saya katakan bahwa ... Selengkapnya
Membiasakan Anak dengan Utang
Pak Eko di BAHANA Saya ingin bertanya tapi mungkin pertanyaan saya agak aneh. Apakah salah ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat
Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
Mempertahankan Kekayaan
Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Tips Praktis Melejitkan Kinerja
Manusia bukan mesin yang dapat bekerja tanpa bantuan orang lain. Namun, sehebat-hebatnya mesin, kita mengenal ... Selengkapnya
Membagi Waktu dengan Anak
Seorang teman mempunyai bayi lagi. Anak pertamanya laki-laki, sebut saja Danny, sekarang berusia 26 bulan. ... Selengkapnya
Natal Sang Firman Turun ke Bumi
Natal bukanlah perayaan, lebih tepat disebut peringatan. Kita mengingat kasih-Nya yang besar. Dia meninggalkan surga, ... Selengkapnya
Wadah bagi Anggur Baru
Jangan pernah merasa gagal ataupun menyerah, karena jika Anda tidak pernah menyerah, Anda tidak akan ... Selengkapnya
Tuhan Menampung Air Mata Kita
Menangis adalah ekpresi jiwa. Inilah ekspresi mendasar yang melekat pada setiap manusia. Sikap bawaan manusia ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan
Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
Ada apa di Keluargaku?
Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
Aku Punya Sahabat
Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Manfaat Roh Kudus bagi Kita
Roh Kudus adalah oknum Allah Tri Tunggal yang sangat diperlukan orang percaya. Roh Kudus itu ... Selengkapnya
Daniel
Daniel dan ketiga sahabatnya termasuk tawanan yang dibuang ke Babel. Mereka berasal dari keturunan bangsawan ... Selengkapnya
Jeffry Saut Siahaan (22) - Tangan Tuhan di Setiap Kesulitan
Jumat malam pukul 19.00 adalah jadwal komsel bagi kami, anak muda di daerah Caman. Kamibergantian ... Selengkapnya
Moses Binur (53) - Hidup Tak Seperti Dulu Lagi
Moses Binur sangat bersyukur. Ia bertemu Tuhan yang memberinya kehidupan baru. Dari kegelapan kepada terang. ... Selengkapnya
Debora Endah Yati (17) - Natal Tiba...
Setiap kali Kak Corlis Napitupulu datang ke kampungku di Indramayu, aku ikut mendengar cerita tentang ... Selengkapnya
Kisah Petani dari Temanggung
Santai, itu kesan pertama yang tertangkap dari sosok Muryanto (52), petani tembakau dari Temanggung. Sesekali ... Selengkapnya
Claradila Damayanti Putri - Kalau Aku Besar Nanti ...
Kulihat sebuah iklan di koran tentang arena bermain bernama Kidzania. Iklan itu menarik perhatianku. Iklan ... Selengkapnya
Berliana Renta Simangunsong - Pertolongan di Setiap Persimpangan Jalan
Kesulitan hidup mengajar Berliana Renta Simangunsong tak bosan berjuang. Berjalan berkilo-kilo meter, mendatangi rumah-rumah, mencari ... Selengkapnya
JOHN HARTMAN: Banyak Orang Berdoa untuk Kesembuhan Saya
Rev. John Hartman memulai pelayanannya di Placerville, California tahun 1976. Selain aktif dalam pelayanan lewat ... Selengkapnya
Enaknya Bau Ayam Goreng
Selamat datang di KFC! Dengan Sany, ada yang bisa dibantu?” Demikian sapaan selamat datang bagi ... Selengkapnya
Rezeki Mendadak
Bacaan: Matius 7:12-14 Apa yang akan Anda lakukan seandainya menemukan uang Rp 1 Miliar ketika ... Selengkapnya
Menyambut Pergantian Tahun
Bacaan: 2 Samuel 11:1-27Malam tahun baru adalah hal yang dinanti-nantikan oleh banyak orang dengan beragam ... Selengkapnya
Hadiah Terindah
Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
Posisi di Hadapan Tuhan
Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
Jangan Wariskan Utang
Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
Bertobat Secepat Mungkin
Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
Jangan Mau Dibohongi
Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
Pemimpin yang Melayani
Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
RUU Kerukunan Umat Beragama Harus Ditolak
Jakarta, BAHANA Rancangan Undang-Undang Kerukunan Umat beragama harus ditolak karena di dalamnya memuat berbagai hal ... Selengkapnya
Pelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri Malang
Malang, BAHANA Tulisan punya dampak yang sangat besar dalam perjalanan sejarah dunia. Seandainya tidak ada ... Selengkapnya
Penahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan Pelayanan
Yogyakarta, BAHANA Berawal dari kerinduan jemaat memiliki dua pendeta, GKJ Wirobrajan, Yogyakarta, akhirnya menyelesaikan serangkaian ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur
Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Doa Bersama untuk Negeri
Bandung, BAHANASekitar 600 orang mengikuti doa dan puasa bersama di depan Istana presian di jalan ... Selengkapnya
Anak-Anak Panti Asuhan Cetak Prestasi
Jakarta, BAHANAMenurut Direktur Panti Asuhan (PA) St. Vincentius Putera, Pastor Daniel Dedie Kurniadi OFM, nama ... Selengkapnya
Album Kasih Setia Mu Teddy Andrew - Terpilih Untuk Dikasihi
Jakarta, BAHANA Impian merupakan suatu harapan yang diperjuangkan. Ketika impian Teddy Andrew membuat album menjadi ... Selengkapnya
Syafii Maarif, Konsisten Menyuarakan Kebenaran dan Keadilan
Jakarta, BAHANA “Sebagai anak bangsa sejatinya tetap konsisten untuk berteriak dan bertindak dalam menyuarakan kebenaran ... Selengkapnya
Karakter Sejati Murid Kristus
Pengarang : Brian ByrneFormat Buku : 14 x 21cmJumlah Hlm : xiii + 205Be my ... Selengkapnya
Bertumbuh dalam Kebenaran
Judul: Kebenaran yang MembebaskanPengarang : Johny TheFormat Buku: 14 x 21cmJumlah Halaman: viii + 152Ada ... Selengkapnya
Dipulihkan untuk Memulihkan
Judul: Healing MinistryPengarang : Chester dan Betsy kylstraFormat Buku : 16 x 24cmJumlah Hlm : ... Selengkapnya
Pola Pikir Melayani
Pengarang : Ev. Daniel Alexander Format Buku : 12 x 19cm Jumlah Hlm : viii ... Selengkapnya
Pengangkatan
Judul : Could The Rapture Happen Today?Tebal : VII + 199Penulis : Mark HitchcockFormat : ... Selengkapnya
Tak Kenal Maka Tak Sayang
Pengarang : Pdt. Jonar T.H. Situmorang,M.A.Format Buku : 15 x 23cmJumlah Hlm : x + ... Selengkapnya
MENELANJANGI IBLIS
Pengarang : Pdt. Jekoi Silitonga Format Buku: 14 x 21Jumlah Hlm: xvi + 216 ... Selengkapnya
Renungan Akhir Zaman
Pengarang : Haryadi BaskoroFormat Buku : 14 x 21Jumlah Hlm : xiv + 370 Kedatangan Tuhan ... Selengkapnya
 

Semua Warta »

Warta Selengkapnya

Tiada Hasil Tanpa Tujuan - Pelajaran dari Brian TracyAyah dan Pekerjaan Rumah TanggaMoses Binur (53) - Hidup Tak Seperti Dulu LagiMenaruh Perhatian pada Kekekalan
Istri atau Suami OtoriterMaria Selena - Si Tomboi yang Menjadi PutriBapak Rumah Tangga - Bila Suami Mengambil Peran IstriMenyambut Pergantian Tahun
Fakta Unik di Sekitar NatalDebora Endah Yati (17) - Natal Tiba...Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat MusikPelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri Malang
Tomboy, tapi FeminimSinar Pelangi, Sinar LaserHabis Natal, Kok Jadi Pusing?Natal Sang Firman Turun ke Bumi
Gambar Iblis Ditemukan di Lukisan GiottoLangsing dan CerahImelda Fransisca - Host Natal VatikanPenahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan Pelayanan
Hadiah TerindahFakta Unik di Sekitar NatalHayatilah Makna Natal yang SesungguhnyaNatal yang Berkesan dan Penuh Arti
Menghidupi Injil dalam KeanekaragamanYesus Dasar PertobatanDampak Kawin CampurUtojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan Sinema
Wadah bagi Anggur BaruNATAL, KOK BIKIN KESAL? Mencari Makna Natal yang HilangTuhan Menampung Air Mata KitaNatal yang Suram
Hidup dalam KebenaranArend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi KeroncongKuhidup dalam KemenanganLebih Suka Jadi Atlet
Doa Bersama untuk NegeriAnak-Anak Panti Asuhan Cetak PrestasiKisah Petani dari TemanggungPosisi di Hadapan Tuhan
Perceraian PolitikJangan Wariskan UtangSegala Sesuatu Ada BaiknyaPentingnya Lagu untuk Anak
Lagu Dewasa Bukan untuk Anak-anak!Hari Raya Semua Orang KudusBertobat Secepat MungkinMembiasakan Anak dengan Utang
Risma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah BangsaAda apa di Keluargaku?


Cari Arsip


Warta Kita
06 Desember 2011
Berlangganan Majalah Bahana bisa diskon 20%
...Selengkapnya

03 April 2009
Mohon bantuan tentang info jadwal ibadah dan misa
...Selengkapnya

20 Maret 2009
Saran browser untuk akses website eBahana.com
...Selengkapnya

Video

Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)

Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini»
*)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB)



Top Artikel



Polling
Rubrik Inspirasi mana yang paling Anda sukai dari majalah Bahana ?
  Jumpa Bintang
  Bincang Tokoh
  Hati Gembala
  Usaha Kita
  Inspirasi



SMS Renungan
>Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Pagi
Kirim ke:
TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363
Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG
dan kirim ke 5454 (Telkomsel)
Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN



Sabda Tuhan
:
http://sabdaweb.sabda.org
 
 




Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi |