By: Yonky Karman, Ph.D | Vitamin | 24 September 2011, 13:28:48 | Dibaca: 1381 kali
Daniel dan ketiga sahabatnya termasuk tawanan yang dibuang ke Babel. Mereka berasal dari keturunan bangsawan Yehuda, yang baik bobot, bibit, dan bebetnya. Mereka dipersiapkan untuk menjadi pejabat tinggi di lingkungan istana Babel. Untuk itu, mereka harus menguasai tulisan dan bahasa Kasdim, yang terkenal sulit dan tak dimengerti kebanyakan orang Babel. Tulisan dan bahasa Kasdim penting untuk meramal, menafsir mimpi dan penglihatan (bdk. 2:2-5, 10). Namun, pengetahuan dan keterampilan saja tak cukup. Nasionalisme mereka juga diformat ulang, agar benar-benar Babel dalam laku dan pikir, menjadi nasionalis Babel.
Maka, nama Yahudi mereka yang terkait Allah Israel diganti. Orangtua mereka memberikan nama bernuansa religius agar ketika mereka dewasa tetap ingat Tuhan. Nama baru mereka dalam bahasa Babel tak ada kaitan lagi dengan Allah Israel, bahkan ada yang terkait nama dewa Babel. Daniel (“Allah adalah hakimku”) diganti menjadi Beltsazar (unsur nama dewa Bel yang disembah Nebukadnezar dalam 4:8). Hananya (“Tuhan telah bertindak amat baik”) diganti menjadi Sadrakh (mungkin “bersinar” atau “aku amat ketakutan” yang mengandaikan obyeknya adalah sosok dewa). Misael (“siapa seperti Allah”) diganti menjadi Mesakh (mungkin “aku diabaikan” atau gabungan dari unsur Misha, sebuah varian nama Dewa Mithras). Azarya (“TUHAN sudah menolong”) diganti menjadi Abednego (“hamba Nabu”).
Daniel dan ketiga sahabatnya masuk program karantina pemerintah Babel selama tiga tahun. Mereka mendapat jatah makanan dari menu raja, yang pasti terbaik. Menerima makanan dari seseorang berarti mengakui adanya hubungan istimewa di antara kedua belah pihak (bdk. Kel. 24:9-11). Orang-orang yang makan dari meja raja selatan digambarkan sebagai “penasihat-penasihatnya yang paling dekat” (*Dan. 11:26). Sewaktu Saul mendapati Daud tidak datang makan dengannya, ia amat marah dan mencurigai Daud sudah tak mau lagi mengabdi kepadanya (1Sam. 20:30-34). Daud meminta Mefiboset untuk makan semeja dengannya (2Sam. 9:9-13), sebagai pertanda anggota keluarga Saul yang tersisa itu dilindungi raja dan para pendukung Daud tak boleh menyentuhnya. Sesudah Kerajaan Yehuda jatuh, Raja Yoyakhin menghabiskan hari-harinya dalam pembuangan dan makan semeja dengan raja Babel (2Raj. 25:27-29). Makan dari menu istana berarti memupuk ketergantungan pada raja dan berutang eksistensi. Kesetiaan politik ditanam untuk kelak mengabdi kepada raja.
Daniel dan kawan-kawan menyadari jati diri mereka sebagai orang Israel secara sistematis sedang dikikis. Menyadari hal itu, mereka menetapkan hati untuk mempertahankan sebuah ruang kemandirian yang tak bergantung pada Babel. Sebagai tawanan, mereka tak punya pilihan selain mengabdi kepada Babel. Tetapi, dalam soal makan, mereka memiliki sedikit ruang kemandirian, minimal mencoba untuk mandiri. Mereka tak ingin menggantungkan seluruh eksistensi mereka pada Babel. Mereka mau menguji pemeliharaan Tuhan dengan makan dari menu biasa, bukan dari menu raja. Hasilnya, ternyata mereka lebih pintar daripada rekan-rekan lain yang mendapat menu raja. Terbuktilah bagi Daniel dan kawan-kawan bahwa Tuhanlah sumber kecerdasan dan hikmat mereka.
Namun, itu bukan tanpa partisipasi aktif mereka untuk melangkah dengan berani dan beriman. Mereka melangkah dulu, memiliki ketetapan hati (komitmen), disusul dengan tindakan melepas hak menikmati makanan istimewa dari menu raja dan hanya menyantap hidangan sederhana (1:8, 12). Mereka melakukan dulu apa yang bisa, baru kemudian Tuhan melakukan selebihnya yang mereka tak bisa. Itu cara Allah menghormati mereka yang menghormati Dia (1 Sam. 2:30). Meski mereka akhirnya dipromosikan dari status tawanan ke status elite di lingkungan istana, mereka tetap orang Israel yang bergantung pada Tuhan.
Total masa karier Daniel melayani di lingkungan istana adalah 70 tahun (605-536 SM). Daniel dan kawan-kawan hidup sebagai profesional di lingkungan tak seiman. Mereka menjadi profesional yang berintegritas, menjadi minoritas berkualitas.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)