By: Manati I Zega, S.Th | Artikel | 17 September 2011, 13:38:19 | Dibaca: 838 kali
Semua orang sedang ditempa dan diajar di universitas kehidupan. Tidak ada kurikulum dan silabus. Namun, pelajarannya penting sebagai bekal untuk hidup.
Orang sering berkata perjalanan hidup ini ibarat kuliah di sebuah universitas. Universitas itu dinamakan universitas kehidupan. Di universitas tersebut kehidupan ini ditempa. Memang tidak ada kurikulum atau silabus matakuliah. Jangan pula berharap ada dosen yang mendampingi setiap saat. Namun, di universitas tersebut banyak pelajaran berharga. Bekal untuk menjalani hidup.
Karena itu, kuliah di universitas kehidupan ini jangan diabaikan. Pelajarannya praktis dan perlu. Berbeda dengan matakuliah penuh teori yang didapatkan ketika kuliah dulu. Kadang-kadang enggak tahu mau diapakan pelajaran itu setelah kuliah selesai. Namun, kuliah di universitas kehidupan pasti sangat berbeda. Ia akan membukakan wawasan luas tentang hidup dan bagaimana menyikapinya.
Pada Juni 2004, sebuah gereja menugaskan saya untuk melayani di suatu daerah di Kalimantan Barat. Selama pelayanan itu, universitas kehidupan mengajarkan banyak hal. Salah satunya yang hendak saya sharing-kan ini.
Pada suatu Minggu sore, selesai melayani kebaktian, seorang jemaat mengajak ngobrol. Ia berkisah tentang pengalamannya kemarin sore. Ayah tiga anak ini hobinya memancing. Sabtu pagi ia sudah bersiap menuju ke kolam ikan. Sebuah kolam pemancingan yang terbuka untuk umum. Jam 06.00 WIB, ia sudah siap dengan umpan-umpannya. Ia tahu persis umpan yang diminati ikan-ikan di kolam itu. Ia membayangkan akan mendapatkan ikan besar. Lagi, ia membayangkan betapa senang istrinya tatkala membawa pulang ikan hasil pancingannya.
Begitu sampai di kolam, umpan langsung ditebar. Kail pun dilempar dengan cepat. Ia tunggu lima menit, sepuluh menit, sejam, bahkan tiga jam. Tak ada seekor ikan yang berhasil ditangkap. Ia tunggu lagi dengan sabar, tapi umpannya tak laku. Ikan yang selama ini rakus, kini terkesan cuek. Ada apa gerangan?
Seorang bapak separuh baya menyapa dengan senyum. “Pak, tadi pagi sekitar jam 05.00 WIB, pemilik kolam datang dan memberi makan ikan-ikan ini hingga puas,” ujarnya. “Mungkin nanti sore datang lagi kalau mereka sudah lapar,” tambahnya.
Dengan sedikit kecewa ia pulang tanpa membawa seekor pun ikan. Namun, daripada lama menunggu dan tidak menghasilkan apa-apa, ia pun memutuskan pulang.
KENYANG Dalam keadaan lapar, ikan-ikan itu akan menelan umpan walaupun ujungnya kematian. Namun, ceritanya menjadi lain tatkala ikan-ikan tersebut kenyang. Ikan-ikan itu tidak tergoda pada umpan apapun.
Dalam kondisi tertentu, terjepit, terhimpit oleh keadaan berat, seringkali umpan yang mematikan ditelan. Dalam konteks sederhana, tidak sedikit orang berbuat curang, tidak jujur karena perutnya lapar. Sejatinya, tidak mau bertindak demikian tapi kondisi menuntutnya. Tidak bermaksud membenarkan tindakan itu. Namun, mari melihat fakta kehidupan ini secara nyata.
Dalam kondisi seperti ini, setiap orang harus berusaha keras untuk kenyang terlebih dahulu. Kenyang secara rohani, kenyang nilai, dan tak boleh diabaikan harus kenyang jasmani juga. Saya tidak cepat-cepat menghakimi orang yang berbuat curang. Saya tidak cepat menilai orang yang berlaku ‘tidak rohani’ dalam kondisi tertentu. Jangan-jangan ia kelaparan. Namun, kalau sudah kenyang, lalu menerima suap, KKN, dan sebagainya, tentu ini sifat serakah. Tindakan ini tidak dibenarkan dengan alasan apapun.
TAK TERGODA Ikan-ikan itu tak tergoda tatkala kebutuhan dasarnya telah terpenuhi. Seharusnya, di tengah keterpurukan ekonomi seperti sekarang, masing-masing kita berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar. Ini penting. Banyak orang hanya mengedepankan soal rohani dan mengabaikan yang jasmani. Namun, fakta hidup mengajarkan bahwa rohani dan jasmani harus berjalan beriringan. Universitas kehidupan mengajarkan, rohani dan jasmani bak dua sisi mata uang. Maka, keduanya harus dijaga keseimbangannya agar tidak melakukan tindakan yang mempermalukan Tuhan.
*) Penulis adalah rohaniwan. Penulis buku Food for Your Spiritual Life (Penerbit Buku dan Majalah Rohani ANDI).
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)