By: Eko Endarto, RFA | Tips | 08 September 2011, 09:31:34 | Dibaca: 940 kali
Pak Eko di BAHANA, Saya Igor, 28 tahun dan sudah menikah. Saat ini istri saya sedang hamil. Saya cukup was-was karena kami menyadari ternyata kami bukanlah pasangan yang bisa mengelola uang dengan baik. Kami berdua bekerja, tapi entah mengapa kami tidak pernah bisa menabung. Menurut Pak Eko apa yang salah? Kami sudah coba menyisihkan tiap bulan, tapi entah mengapa selalu terpakai. Nah, karena sebentar lagi kami akan menerima anggota keluarga baru (anak), kami bertekad akan lebih baik lagi mengelola keuangan karena anak adalah titipan Tuhan yang harus kami jaga bukan hanya fisik tapi juga masa depannya (pendidikan).(Igor & Fam, 0817667xxxx)
Shalom Igor dan keluarga, Wah, gembira sekali mendapatkan kabar dari Anda. Saya begitu terharu dengan tekad Anda untuk berubah. Saya sangat mendukung dan ingatkan bahwa langkah Anda untuk memulai sudah sangat tepat. Seperti kata pepatah, 1 juta langkah selalu dimulai dengan langkah pertama kan?
Harus diakui mengelola keuangan tidak selalu mudah, bahkan saya harus katakan itu sulit. Saat semua godaan datang, kita harus menahan semua godaan itu sekaligus tidak membuatnya berkembang. Wah, itu bukan hal yang mudah untuk dilakukan.
Untuk itu kita akan memulai dari hal yang paling sederhana, yaitu bagaimana Igor dan keluarga mengeluarkan uang. Sebenarnya pengeluaran kita hanya terbagi atas dua bagian besar yaitu kebutuhan dan keinginan. Menurut Igor, apakah semua pengeluaran Igor sudah mencakup semua kebutuhan? Atau malah semuanya keinginan? Jika keinginan, maka ini akan menjadi masalah. Banyak orang yang tidak bisa membedakan mana keinginan dan mana kebutuhan.
Saran saya, cobalah melakukan langkah ini. Buatlah catatan pengeluaran setiap bulan minimal selama 3 bulan. Setelah itu, perhatikan. Pengeluaran yang selalu ada setiap bulan adalah pengeluaran untuk kebutuhan. Tapi jika tidak selalu ada, kemungkinan itu adalah keinginan. Periksa, apakah pengeluaran Igor sebagian besar adalah kebutuhan atau keinginan? Bagaimana bila ternyata semuanya kebutuhan? Nah, Igor harus membuat komitmen untuk dapat berhemat dengan pengeluaran tadi. Hemat bukan berarti pelit ya, hemat adalah ketika Igor bisa mendapatkan manfaat yang sama dengan harga yang lebih ekonomis.
Harapan saya, dengan demikian Igor sudah dapat mengetahui berapa kebutuhan bulanannya dan bisa menyisihkan untuk diinvestasikan guna kebutuhan masa depan baik Igor maupun si anggota baru (anak).
Investasi sebenarnya mudah, kuncinya: Disisihkan bukan disisakan. Artinya untuk investasi, diambil dari penghasilan Igor diawal bukan diakhir. Kalau takut sering terpakai jangan menyimpannya di produk yang mudah diambil (tabungan) tapi simpanlah di produk yang lebih susah diambil misalnya emas.
Komitmen dan rutin. Tidak harus selalu menyimpan dalam jumlah besar, yang penting komitmen dan rutin serta dilakukan secara periodik.
Lakukan segera. Jangan menunggu karena makin cepat dimulai akan makin ringan bagi Igor dan keluarga, dan makin besar kemungkinan untuk dicapai.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)