By: Jonathan Prawira | Vitamin | 03 September 2011, 00:23:32 | Dibaca: 850 kali
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu” Kejadian 1:26,28a.
Pernah merasa orang lain kelihatannya lebih hebat, lebih beruntung, bahkan lebih sempurna hidupnya? Alkisah, suatu hari dengan wajah murung Daud mendatangi Nabi Samuel yang sedang membaca kitab suci dan mengeluh: “Guru, sebenarnya siapa aku ini? Jika aku ini benar-benar dipilih TUHAN sebagai raja, mengapa aku masih menggembalakan domba, sementara kakak-kakakku sedang mengabdi di istana?” Berkali-kali Daud bertanya, Nabi Samuel terus membaca seperti mengacuhkannya. Akhirnya, Daud pun pergi dengan lesu.
Namun saat sedang melangkah pergi, suara lembut memanggilnya, “Daud, Anakku.” Daud segera berbalik dan menjawab, “Ya Guru, ada apa?” Dengan tersenyum Nabi Samuel menjawab, “Nah, sekarang pertanyaanmu tentang siapakah dirimu sudah terjawab bukan?” Lalu Sang Nabi menjelaskan, “Jika engkau menerima dirimu apa-adanya, tanpa membanding-bandingkan dengan orang lain, maka entah kelak engkau akan menjadi raja atau gembala atau siapapun, engkau pasti akan menjadi yang terbaik yang engkau bisa, itulah yang terpenting.”
Kau menciptakanku menurut gambaran-Mu dengan maksud yang besar dan mulia. Saya terinspirasi, bahwa TUHAN tidak menciptakan -- bahkan mengorbankan diri-Nya bagi -- kita hanya untuk rencana biasa-biasa saja. Seseoranglah yang menjadikan dirinya biasa-biasa saat ia memutuskan lebih mendengar penilaian orang lain tentang dirinya ketimbang penilaian TUHAN. Saat ia memutuskan mengikuti arus dunia ketimbang rencana ilahi TUHAN. TUHAN menciptakan kita menurut gambaran-Nya: TUHAN yang maha besar! TUHAN menciptakan kita untuk menguasai bumi!
Kau pun membentukku menjadi serupa-Mu agar hidupku luar biasa. Untuk menjadi yang terbaik, untuk bisa melakukan sesuatu yang luar biasa, tidak terjadi serta-merta. Perlu pelatihan, perlu pembentukan, perlu perubahan. Orang yang mengerti, bahwa takdir hidupnya adalah untuk menjadi yang terbaik bagi TUHAN akan memandang setiap pencobaan sebagai bagian dari program ilahi agar dirinya menjadi yang terbaik di bidangnya. Saya perhatikan setiap orang sukses memiliki ciri-ciri sama, mereka diproses melalui hal-hal menyakitkan dalam hidup mereka. Perhatikan Yesus. Bagi saya, Ia adalah role model Pemimpin terbaik. Pemimpin terbaik tidak hanya memberi instruksi tapi juga bisa memberikan contoh. Ia pun diproses untuk keluar dari zona nyaman-Nya bahkan sejak sebelum lahir (menjelajahi puluhan kilometer dalam cuaca dingin hanya untuk lahir di palungan, pastinya bukan pilihan cara lahir yang populer).
Kusiap untuk menjadi yang terbaik bagi-Mu, di dalam segala hal yang ada padaku. Seorang yang menjadi yang terbaik di bidangnya pasti mempersiapkan diri. Seorang juara pasti telah mempersiapkan dirinya dengan latihan yang cukup. Seorang penakluk gunung, pasti telah mempersiapkan dirinya dengan peralatan yang cukup. Tuhan Yesus menjadi Juruselamat terbaik – bisa menghapuskan dosa manusia dan menjamin hidup kekal bagi kita -- dengan mempersiapkan diri-Nya untuk menghadapi penganiayaan bahkan kematian. TUHAN sedang mempersiapkan diri kita untuk menjadi perabot-Nya bagi pekerjaan mulia. Soal bagaimana cara-Nya, IA yang paling tahu. Tapi bagian kita hanyalah mempersiapkan iman, hati, pikiran, dan tindakan kita.
Kupercaya Kaulah TUHAN yang terbaik bagiku, pada akhirnya pasti Kau berikan yang terbaik untukku. Apa ukuran “yang terbaik” itu? Bukan soal menjadi paling kaya, paling terkenal, paling berkuasa. Sederhana saja. Mulai sekarang ketika melakukan sesuatu, lakukanlah dengan kualitas seperti Abraham pedagang terbaik, Daud pemazmur terbaik, Daniel karyawan terbaik, Yusuf politisi terbaik, Maria ibu rumah tangga terbaik, Timotius anak muda terbaik, Salomo filsuf terbaik, Samuel hamba TUHAN terbaik. Maka, seperti mereka hanyalah orang biasa yang mengembangkan potensi mereka dengan spirit yang luar biasa untuk memuliakan TUHAN dan menjadi berkat bagi sesama, kita pasti juga mengalami janji TUHAN untuk memperoleh yang terbaik di hidup ini, maupun di hidup yang akan datang. Salam inspirasi dari worship partner Anda.
By: esterina supriatin | 31 Oktober 2011 | 00:12:25
kecintaan sy dgn TUHAN jd lebih lagi.TUHAN jdkan aq perabot sesuai dgn keinginanMU.Rasa syukur atas anugrah yg ENGKAU berikan padaku,jadikan aq penyembah yg kudus dan berkenan
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)