By: Dr. Andik Wijaya, M.Rep.Med. | Konseling | 28 Agustus 2011, 00:01:15 | Dibaca: 1578 kali
Shalom Dr.Andik Saya baru dikaruniai satu anak perempuan. Suami saya ingin punya anak laki-laki. Suami saya percaya, posisi hubungan intim tertentu menentukan jenis kelamin anak yang hendak saya lahirkan nanti. Posisi yang bagaimana yang baik supaya saya punya anak laki-laki? Apakah memercayai posisi menentukan jenis kelamin anak yang kelak akan lahir itu sesuai dengan firman Tuhan? (Ny.Wulan, Madiun)
Ibu Wulan, jenis kelamin seorang anak ditentukan oleh kromosom seks yang ada pada sperma yang membuahi sel telur. Berbeda dengan sel telur, kromosom seks pada sperma ada dua jenis, yaitu X dan Y; Sementara itu sel telur hanya memiliki satu jenis kromosom seks yaitu X. Dalam suatu hubungan seksual seorang suami akan mengeluarkan sekitar 400 juta sel sperma pada saat terjadi ejakulasi. Jutaan sel sperma ini akan berjuang menuju tempat sel telur menunggu yaitu di tuba folopii. Dari sekitar 400 juta sel sperma yang mengawali perjuangan, hanya ada sekitar 100 yang berhasil mencapai tempat di mana sel telur menunggu, dan dari 100 yang tersisa hanya ada satu yang bisa bersatu dengan sel telur. Peristiwa ini disebut fertilisasi. Bukankah fakta ini menunjukkan semua, kita mengawali hidup sebagai pemenang? Ya, kita diciptakan sebagai pemenang. Nah, jenis kromosom seks yang ada pada sperma pemenang inilah yang menentukan jenis kelamin anak yang dihasilkan; Jika sperma tersebut memiliki kromosom seks X maka bayi yang dilahirkan akan memiliki kromosom seks XX, dia akan tumbuh dan berkembang menjadi wanita; Jika sperma tersebut memiliki kromosom seks Y maka bayi yang dilahirkan akan memiliki kromosom seks XY, dia akan tumbuh dan berkembang menjadi laki-laki.
Posisi hubungan seksual, tidak memiliki pengaruh apapun dalam penentuan jenis kelamin bayi. Pada pria tertentu, ada masalah medis dalam proses spermatogenesis di mana sperma dengan jenis kromosom tertentu tidak baik kualitasnya. Bila sperma dengan kromosom seks X lemah maka pria yang bersangkutan akan cenderung memiiki anak laki-laki, sementara kalau yang lemah adalah kromosom Y, pria tersebut akan cenderung punya anak perempuan.
Di bidang reproductive medicine, jenis kelamin anak bisa dipilih. Metode untuk pemilihan jenis kelamin anak cukup beragam yang paling sederhana adalah sperm shortening. Metode ini dilakukan dengan pemilihan jenis kromosom sperma. Jika menginginkan anak dengan jenis kelamin perempuan, maka dicari sperma dengan kromosom X, lalu di inseminasikan ke dalam rahim. Jika anak yang dikehendaki laki-laki, maka sperma yang dipilih adalah sperma Y.
Metode lain adalah PGD (Pre Implantation Genetic Diganosis). Metode ini dijalankan bersama dengan program IVF (In Vitro Fertilization = Bayi Tabung). Embrio yang terbentuk melalui proses bayi tabung diperiksa kromosom seks nya. Jika anak yang dikehendaki laki-laki, maka dicari embrio XY lalu ditransfer ke dalam rahim. Jika anak yang dikehendaki perempuan maka dicari embrio yang berkromosom XX, lalu ditransfer kedalam rahim. Embrio dengan kromosom yang tidak sesuai biasanya akan dibuang. Ini adalah aborsi, ini adalah pembunuhan.
Jika Ibu Wulan ingin belajar lebih mendalam, silakan mengikuti Konferensi Nasional Ke-1 Pendidikan Seksual dengan Nilai-Nilai Kristen, di Bali, 25-28 Oktober 2011.
Bagi saya anak adalah anugerah, karena itu apapun jenis kelaminnya, mereka adalah pemberian yang baik dari Tuhan. Semua anak dilahirkan sebagai pemenang, Kristus mati bagi kita menjadikan kita lebih dari pemenang (Roma 8 : 37).
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)