By: Andrias Harefa | Konseling | 18 Agustus 2011, 08:37:53 | Dibaca: 692 kali
Salam Pak Andrias, Dalam setiap seminar Bapak selalu mengungkapkan “masa depan kita perlu kita perjelas sendiri. Salah satu caranya adalah dengan Entrepreneur” Saya sangat setuju dengan hal itu. Tetapi doktrin yang ada pada lingkungan kita adalah belajarlah, sekolah yang tinggi dan bekerja pada suatu institusi atau perusahaan. Bagaimana caranya menerapkan pada diri sendiri? Dan kapan waktu yang tepat untuk memulainya? Makasih. Edu- NTT
Bung Edu yang baik, Sudah jelas bahwa masa depan kita merupakan tanggung jawab kita sendiri sebagai insan yang mandiri. Dan sudah terang pula bahwa mayoritas orang berpikir linier: habis sekolah, cari kerja di perusahaan yang mapan. Semua berlomba jadi pegawai saja. Padahal, lapangan kerja formal makin terbatas. Akibatnya, banyak penganggur.
Nah, soalnya sekarang, apakah Anda ingin ikut arus mayoritas semacam itu? Jika tidak, maka Anda perlu belajar merintis jalan lain, yang mungkin lebih sulit awalnya, tetapi menjanjikan sesuatu yang lebih baik. Mulai saja dari SEKARANG dan mulailah dari yang KECIL. Amati, cari dan simak berbagai peluang di sekitar Anda, dan BERTINDAKLAH.
Orang bijak sering mengatakan: ikan yang hidup adalah ikan yang melawan arus; pemimpin adalah orang minoritas yang mengarahkan mayoritas; peluang usaha itu dicari dan diciptakan, bukan ditunggu. Setuju? Salam proaktif.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)