22 Mei 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jalan Menjadi Pribadi yang BerartiBy: had | Renungan | 15 Agustus 2011, 15:43:49 | Dibaca: 722 kali Bacaan: Kejadian 45:1-14 Untuk menjadi pribadi yang berarti bagi sesama pasti tidak mudah. Jauh lebih mudah untuk tampil sebagai pribadi yang hanya berarti bagi diri sendiri. Namun demikian, dua hal tersebut kiranya dapat kita renungkan berdasar pada kebenaran firman Tuhan. Saat berbicara tentang kasih kepada Allah dan sesama, Tuhan Yesus mengaitkan hal itu dengan kasih yang ditujukan kepada Tuhan sekaligus sesama sebagaimana kita mengasihi diri sendiri. Saat seseorang mampu mengasihi Tuhan dengan segenap kekuatan dan akal budinya, maka pintu untuk mengasihi diri sendiri telah terbuka. Apakah orang itu mau melakukan atau tidak? Hal yang terpenting adalah mengasihi Tuhan terlebih dahulu. Dengan demikian orang itu mampu mengasihi diri sendiri dengan menerima keberadaan diri apa adanya. Bahwa akhirnya harus melakukan pembenahan di sana-sini, sumbernya tetap kasih kepada Tuhan. Yusuf berhasil melampaui saat-saat berat dalam hidupnya karena pemahaman bahwa dirinya dikasihi Allah yang tercemin dalam kasih ayahnya. Oleh sebab itu, ia juga mempraktikkan kasih itu untuk Tuhan, sesama maupun dirinya sendiri. Inilah yang membuatnya jadi pribadi berarti. Sejauh mana aplikasi kasih kepada Allah dan sesama terjadi di kehidupan kita? Mari kita kerjakan, agar olehnya kita mampu memenuhi harapan Tuhan untuk jadi pribadi dengan kehadiran yang berarti. Selamat beristirahat. Sumber: Renugan Malam, Agustus 2011 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||