By: ido | Renungan | 09 Agustus 2011, 15:47:37 | Dibaca: 702 kali
Bacaan: 1 Samuel 17:40-51 Pep Guardiola, pelatih klub Barcelona, senang ketika anak asuhnya dipastikan lolos ke final Liga Champions Eropa. Apalagi, kemenangan itu diraih setelah mereka menyisihkan Real Madrid, seteru abadinya dengan selisih gol 3-1 dalam dua pertandingan yang banyak diwarnai dengan kontroversi dan ketidakpuasan. Namun, Pep tidak mau anak asuhnya terlena dengan kemenangan karena mereka harus segera fokus pada empat laga terakhir di La Liga yang masih harus dijalani. Dari empat laga yang akan dimainkan, Barcelona hanya membutuhkan 4 poin untuk menjadi juara La Liga.
Terlena dengan kemenangan. Hal itu tidak boleh terjadi dalam sebuah tim olahraga. Tim yang terlalu senang dalam kemenangan, sementara perjuangan belum benar-benar selesai, cenderung mengurangi fokus dan konsentrasi yang bisa berakibat kekalahan. Hal ini bukan berarti larangan untuk merayakan kemenangan, sebab hal itu juga sangat penting, tetapi harap diingat bahwa kemenangan yang diraih akan segera menjadi masa lalu. Masih ada tantangan di depan yang harus dihadapi dengan perjuangan sungguh-sungguh. Hal inilah yang dialami oleh Goliat, raksasa andalan Filistin. Sampai hari itu, Goliat jadi orang yang tidak terkalahkan dan tidak ada seorang pun berani melawannya. Kemenangan demi kemenangan yang pernah diraihnya membuat Goliat terlena. Ia tidak menyadari bahwa musuh sejatinya bukan Daud dengan senjata umban berisi batu kali. Allah semesta alam ada di pihak lawannya kali itu. Namun kesadaran Goliat terlambat. Lesatan batu kali itu menghantam dahinya, merobohkannya, dan kepalanya dipancung oleh Daud dengan menggunakan pedangnya sendiri.
Malam ini, jika Anda baru saja mengalami kemenangan baik dalam pekerjaan, pergumulan hidup, maupun menang atas dosa tertentu, rayakanlah dengan sewajarnya saja. Jangan sampai terlena atau terlalu senang. Ingatlah bahwa di depan Anda masih banyak “Goliat-Goliat” lain yang perlu dirobohkan. Selama Allah semesta alam ada di pihak Anda, jangan khawatir, sebab Dia sendiri yang akan membawa Anda dari kemenangan pada kemenangan.
Syalom puji Tuhan,saya bersyukur hari ini dgn senang hati dapat membaca renungan ini sehingga dapat mengingatkan saya agar tidak terlena dan sombong dgn apa yg sudah Tuhan berikan pada hidup saya dan keluarga.Mari saudara2 yang dikasihi Tuhan kita jangan terlena dgn apa yg sudah kita dapat karena semuanya itu datangnya dari Tuhan bukan karena kekuatan kita atau kepintaran kita.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)