22 Mei 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Memulai dan Mengakhiri dalam RohBy: rap | Renungan | 03 Agustus 2011, 16:04:28 | Dibaca: 794 kali Bacaan: Yohanes 4:1-11 Jika Freud dan Yung memulai hubungan dengan manis akan tetapi mengakhirinya dengan saling menghina, tidak demikian dengan ajaran yang diberikan Tuhan. Dia merindukan, kebaikan yang dilakukan oleh para orang percaya pada tahap awal akan berlangsung di pertengahan dan di akhir kehidupannya pula. Kepada orang Galatia, Paulus mengingatkan agar mereka yang telah mengawali dengan roh tidak mengakhirinya dalam daging. Aplikasi iman yang telah dilakukan orang-orang itu perlu diteruskan di kemudian waktu dalam kehidupan mereka. Secara rohani, gambaran tentang hal ini dapat kita lihat dari peristiwa Perjamuan Kawin di Kana. Tuhan selalu memulai dengan baik dan mengakhirinya dengan baik pula. Air anggur yang habis, sementara tamu masih berdatangan telah menghadapkan situasi sulit. Ada krisis yang mengancam. Keadaan ini tertolong karena berkat karya Tuhan Yesus. Keputusan mengundang Yesus menyelamatkan si pengantin dari rasa malu. Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu sudah sewajarnya jika setiap keluarga Kristiani juga memperhatikan hal ini. Pasutri berjuang menjaga api cinta berdasar kesetiaan yang dijalani terus-menerus. Marilah kita teladani kesetiaan Tuhan sebagai dasar kesetiaan kita kepada pasangan maupun anak yang dianugerahkan-Nya. Kiranya yang kita lakukan sepanjang hari ini meneguhkan kebersamaan dengan orang-orang yang kita sayangi. Sumber: Renungan Malam, Agustus 2011 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||