By: Luciana | Artikel | 04 Juni 2011, 13:51:30 | Dibaca: 814 kali
Ah, seandainya aku langsing, cantik, dan menarik tentu semua mata cowok akan tertuju padaku. Bak seorang Angelina Jolie. Namun, apa mau dikata sejak kecil badanku tak pernah langsing. Gemuk dan menggemaskan kata orang-orang di saat aku kecil. Kenang teman saya sambil tersenyum kala ia berkisah.
Tentu beda dengan sekarang saat dewasa menjelang. Cibiran dan pandangan sinis kerap diterima mereka yang berbadan gemuk. Urusan pakaian, makan, pasangan hidup bisa menjadi bahan sindiran. Makan dikurangi, senam aerobik, diet ketat, sauna, jamu pelangsing, teh pelangsing hingga cream pengencang kulit menjadi sasaran utama sehari-hari demi mendapatkan tubuh ideal. “Tapi ini ‘kan untuk masa depan,” ujarnya mantap. “Ini berapa kalori? Ini lemaknya banyak ga? Aduh terlalu malam sudah tidak waktunya makan.” Ribeeet banget, dan menyiksa memang. Di lain pihak segala keluhan teman saya ini sedikit mengganggu teman-temannya. Biasanya makan tiga kali sekarang sehari satu kali yang lain buah dan juice buah. Semua terfokus ke pikiran andai aku kurus dan cantik.
SI KURUS Beda halnya dengan teman saya yang lain. Sejak kecil tubuhnya kurus. Kecil. Di usia dua puluh tahunan ia masih tampak seperti anak SMP. Sehingga sering menjadi bulan-bulanan temen cowok di kantornya. “Pertumbuhanmu udah mentok ya? Badan kok ga ada isinya. Bentuk badan aja ga ada,” seloroh teman prianya suatu kali. Untuk membuktikan temen saya ini adalah cewek tulen dengan pertumbuhan normal, ia mulai bertanya-tanya tentang susu yang bisa membuat badan lebih isi, makan banyak setiap hari, mencari info jamu penambah nafsu makan, mengkonsumsi berbagai macam vitamin dan melakukan terapi psikologi agar membuatnya lebih percaya diri. Berbagai cara ia tempuh untuk membuktikan bahwa ia cewek normal yang bertubuh ideal di hadapan teman pria di kantornya.
SI CUEK “Wuuaa.. hidungnya emank tajam, tiap kali ada makanan pasti ia datang ke ruang,” canda teman kantor pada saya. Dengan tinggi badan 160 cm dan berat 58 kg tubuh saya tidak bisa dibilang ideal. Termasuk gemuk. Namun entah mengapa saya cuek dengan berat badan. Ada acara makan-makan ya ayook, ada acara nongkrong di café coklat.. yak berangkat… sebelum malam menjelang lapar, ya makan lagi. Diajak olah raga senam aerobik hanya setengah hati, sudah menjadi member suatu fitness center tapi yang saya lakukan hanya bermain bola fitness yang besar dan melihat dengan santai teman-teman yang berolahraga dengan semangat. Hingga diteriakin, diawasi bahkan diancam untuk olahraga dengan benar namun saya hanya memasang muka polos menghindar. Padahal saya tahu olahraga itu penting untuk kesehatan. Terkadang teman berujar “Itu rasa percaya diri atau sudah pasrah.” Hehehehe…
KARYA ISTIMEWA DAN LUARBIASA Ya, dari berbagai share menurut saya semua itu baik selama dilakukan secara sadar dari dalam hati. Tulus dan rela melakukannya tanpa terpaksa. Namun di balik semua itu, kita hidup hanya sekali kawan, kehidupan yang Tuhan anugerahkan rasanya sayang sekali kita lewatkan dengan berbagai macam keegoisan pribadi. Kesenangan pribadi. Bukalah mata dan hati kita selebar-lebarnya sahabat. Sadarilah diri pribadi baik kita kurus, gemuk, pendek, tinggi, pesek, mancung, atau mereka dengan cacat fisik bahwa diri kita diciptakan istimewa. Special. Sejak dalam kandungan Tuhan sudah mengetahui keistimewaan kita. Tuhan hanya ciptakan satu dengan pribadi seperti kita dan menjadi diri sendiri menjadi kerinduan- Nya. Just be you and be happy. Menjadi pribadi yang mau berguna bagi sesama, pribadi yang menyenangkan, pribadi yang mau menerima seorang yang satu dengan yang lain apa adanya dan pribadi yang mau memaafkan lebih menyenangkan diri kita sendiri dan orang lain di sekitar kita. Daripada memusingkan segala kekurangan fisik, just be you be goodnes and God will smile.
Lebih Suka Jadi Atlet Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
•
Mempertahankan Kekayaan Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
•
Ada apa di Keluargaku? Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
•
Aku Punya Sahabat Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Hadiah Terindah Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
•
Posisi di Hadapan Tuhan Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
•
Jangan Wariskan Utang Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
•
Bertobat Secepat Mungkin Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
•
Jangan Mau Dibohongi Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
•
Pemimpin yang Melayani Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)