08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gado-Gado Boplo Tradisional Rasa InternasionalBy: Grollus Daniel S. | Inspirasi | 04 September 2010, 14:07:15 | Dibaca: 1400 kali Empat puluh tahun menekuni gado-gado, Juliana Hartono boleh bangga. Kini makanan tradisional, khas Indonesia itu sudah bersaing-ketat dengan junk food. Berawal dari gang sempit di Jalan Wahid Hasim, Jakarta Pusat, kini Gada-Gado Boplo bisa dijumpai di berbagai food court dan restoran di Jakarta. Jauh dari perkiraan semula. Tadinya gado-gado ini hanya untuk para pekerja yang berada di kawasan Kebon Sirih, Jakarta. Cita rasa gado-gado yang disajikan ibu dua anak ini memang berbeda dengan gado-gado pada umumnya. Juliana menambahkan kacang mede sebagai bumbu sambal kacangnya. “Pelanggan terus bertambah membuat Mama mencari tempat berjualan baru. Akhirnya Mama pun memindahkan tempat jualannya ke sebuah garasi sebelah Apotik Boplo,” papar Calvin Hartono (42), anak pertama Ibu Juliana ketika ditemui di Gado-Gado Boplo Menteng, Jakarta (26/7). Dari nama apotik ini, kata Boplo kemudian melekat pada makanan khas Betawi buatan Ibu Juliana. Kini nama Gado- Gado Boplo sudah ia patenkan. Festival Makanan Ekspansi yang dilakukan Juliana ini mungkin belum terpikirkan ketika dimulai. Tapi karena cita rasa yang khas, gado-gado ini digemari banyak orang. Pelanggan pun berdatangan. Bukan hanya masyarakat bawah, masyarakat kelas atas pun menggandrunginya. “Sogo yang baru saja beroperasi menawarkan agar Gado-Gado Boplo dibuka di salah satu outlet makanan,” cerita Calvin mengurai asal mula ekspansi pasar Gado- Gado Boplo ke food court dan pusat perbelanjaan di Jakarta. Calvin sendiri baru bergabung dengan Gado-Gado Boplo pada tahun 1999. Ketika itu ia melihat usaha yang dijalankan ibunya memiliki prospek cerah. Kemudian mempelopori keikutsertaan Gado-Gado Boplo pada sejumlah festival-festival makanan tradisional. Bukan hanya pada tingkat lokal tetapi juga di atasnya. Ia juga terjun langsung menjalin kerjasama dengan investor untuk membuka restoran Gado-Gado Boplo di berbagai lokasi. “Gado-gado yang kami sajikan berasal dari sayur-sayuran yang sangat higienis. Jadi kami juga membantu para petani Indonesia,” kata Calvin lugas. Materi Gado-Gado Boplo beragam. Kombinasi toge, kacang panjang, kol, kentang, kangkung, sawi, tempe, tahu, dan kacang mede berasal dari banyak pihak. Banyak petani sayur-mayur terbantu. Hasil bumi mereka sudah ditunggu 10 restoran dan 4 food court. Harga dan Layanan Gado-Gado Boplo yang biasanya ramai setiap jam makan siang dan malam itu bisa menyerap 500-600 pembeli setiap harinya. Dengan rata-rata konsumen sebanyak itu, masih dalam sehari, Gado- Gado Boplo kurang lebih meraup omset Rp. 50 juta. Kini para penghasil makanan tradisional tidak perlu ragu. Sudah ada contoh yang bisa ditiru. Meramu makanan tradisional untuk rasa internasional. “Asal tekun dan dikemas dengan baik, saya yakin makanan Indonesia bisa bersaing dengan makanan dari mancanegara,” tandas jemaat Gareja Sungai Yordan ini. Sumber: Majalah Bahana, Sepetember 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||