08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Igo Indonesian Idol – Perjalanan Panjang Berbuah ManisBy: Maretta | Artis dan Tokoh | 02 September 2010, 11:44:03 | Dibaca: 1437 kali “Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yesus. Karena tanpa Dia saya bukan apa-apa. Arti nama saya kalau dibalik menjadi go to Christ, di mana saya ada untuk menceritakan Kristus” Begitu kira-kira kata Elicohen Christellgo Pentury atau Igo ketika namanya disebut sebagai pemenang Indonesian Idol 2010. Bakat menyanyi Igo sudah terlihat sejak kecil, namun hal ini tidak diketahui betul oleh orangtuanya. Henny Tamoson, guru Kesenian Igo yang menemukan bakat terpendam tersebut. Saat diberi tugas Kesenian, Henny melihat Igo memiliki bakat menyanyi yang bagus. “Ibu Henny yang mendidik saya menyanyi,” cerita Igo. Sejak itu, Igo mengembangkan bakat menyanyinya. Ia kerap menyanyi di gereja. Sampai sekarang ia aktif di pelayanan Gereja. “Saya suka nyanyi di gereja. Sebulan dua kali setidaknya saya menyanyi di gereja,” tukas jemaat Gereja Sinar, Kudamati, Lorong PMI, Ambon. Igo juga pernah diajak Papa Tuanya, Michael Pentury, menyanyi di Belanda. “Di sana saya menyanyi untuk menghibur masyarakat Maluku. Saya nyanyi Hujan Sore-Sore. Lagu itu yang mungkin membuat saya bisa sampai ke sana,” imbuh pria yang sejak SD sudah bisa bermain alat musik ini. Igo terus mengembangkan talenta menyanyinya dengan mengikuti berbagai lomba. Sudah banyak kejuaraan menyanyi yang berhasil digondolnya. Bersama teman-temannya, ia juga membentuk grup band yang dinamainya PARC (baca: parsi), yang artinya untuk kamu. Bersama teman-teman bandnya, Igo sempat manggung sana sini. Bersama mereka juga, Igo unjuk gigi di pentas Gong Perdamaian Dunia di Ambon. GAGAL KARENA USIA Lagi-lagi masalah usia menghalangi Igo. Igo dan teman-teman bandnya gagal ikut audisi band di Jaya Pura karena umur Igo yang tidak memenuhi syarat. Walau gagal berkali-kali, Igo sama sekali tak patah arang. Buatnya, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Menginjak 2010, usia Igo memasuki 17 tahun. Itu artinya, dari segi usia ia sudah memenuhi syarat untuk ikut ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2010. Ia pun kembali mencoba. Akhirnya setelah melewati tahapan-tahapan audisi yang panjang, ia berhasil masuk babak Spektakuler. “Saya tidak menduga bisa sampai di sini. Ini sudah jalan Tuhan. Kalau Tuhan bilang tutup jalan ini, maka Ia akan menutupnya sekarang. Kalau masih ada jalan, bukalah jalan yang tepat,” ujarnya ketika ia berada pada posisi enam besar. MENGOLAH TEKANAN Rupanya, tidak selalu hal menyenangkan yang didapat Igo selama mengikuti ajang pencarian bakat tersebut. Igo mengaku dirinya sempat down. Ia mengalami berbagai tekanan, seperti tuntutan untuk selalu tampil dengan baik di setiap malam Spektakuler dan rasa rindu pada keluarga. Untunglah ia bisa mengolah berbagai tekanan tersebut. “Cara mengatasinya saya bawa enjoy saja. Ketika lagunya enjoy, ya dibikin enjoy. Enggak usah diambil pusing,” tuturnya santai. Usaha lainnya, Igo selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Setiap aksi panggungnya ia persembahkan untuk masyarakat. “Prinsip saya, saya menyanyi untuk menghibur masyarakat. Dari awal saya enggak pernah ngotot untuk menang. Saya nothing to lose.” Usaha Igo tidak sia-sia. Setelah melewati perjalanan panjang yang tidak mudah, akhirnya, Sabtu (7/8) Igo dinyatakan sebagai juara Indonesian Idol 2010. Begitu namanya disebut sebagai pemenang, ucapan terima kasih kepada Tuhan Yesus menjadi kalimat pertama yang meluncur dari bibirnya. “Saya berkata demikian karena semua ini bukan karena kekuatan saya. Saya tidak ada apa-apanya tanpa campur tangan Tuhan,” ungkapnya tegas. HUMBLE Untuk menjaga kepercayaan yang sudah Tuhan berikan kepadanya, Igo berjanji akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan musik Indonesia. “Saya akan menjadi diri sendiri dan menjaga apa yang telah orangtua berikan kepada saya. Saya selalu berdoa, jika seandainya saya menjadi seorang idola, saya bisa tetap humble kepada masyarakat,” kata putra dari pasangan Marcus Pentury dan Rosano C. Pentury. Igo ingin menjaga teguh didikan orangtuanya. Sang Papa yang seorang anggota DPRD Maluku, selalu mengajarkannya untuk menolong orang lain. “Papa selalu baik. Ia selalu memberi dari kekurangannya. Kalau ada orang yang bersalah sama Papa, malah Papa yang minta maaf.” Sikap itulah yang ingin diteladani Igo. Ia ingin selalu berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Ia sama sekali tidak khawatir dirinya akan jatuh miskin jika rajin membantu orang lain. “Kalau kita memberi, maka kita juga dikasih berkat oleh Tuhan. Jadi tidak perlu khawatir.” Rupanya, tak hanya sikap sang papa yang ingin diteladaninya. Igo juga ingin meneladani sikap mamanya, yang peduli pada anak-anak. “Saya juga seperti Mama, suka dengan anak-anak,” imbuhnya. Ke depannya, selain menekuni dunia musik, Igo ingin menyelesaikan kuliahnya yang tahun ini baru dijajakinya. “Yang pertama buat saya itu pendidikan, sementara dunia entertain nomor dua.” Igo mengambil jurusan Hukum, Universitas Trisakti. Itu berarti ia harus tinggal jauh dari orangtuanya yang menetap di Ambon, Maluku. Tinggal jauh dari orangtua tentunya menuntut Igo untuk bisa hidup mandiri dan mengatur diri dengan baik. “Saya harus bisa mengatur waktu antara kuliah dan pekerjaan,” harap anak pertama dari empat bersaudara ini. Dengan pandai membagi waktu, Igo berharap kuliahnya tidak putus di tengah jalan. “Jangan sampai musik yang sekadar hobi malah membuat saya gagal meraih gelar Sarjana Hukum.” Sumber: Majalah Bahana, September 2010 [Kembali] By: Elizabeth | 05 September 2010 | 15:07:22 aku bangga ketika igo menjadi pemenang Indonesian Idol 2010, dia gx sombong,,karna waktu aku ngmng ma igo, dia menyapa dengan sangat ramah, dan aku rasa igo gx akan lupa diri,, aku yakin, dimana pun Igo berada dia pasti akan selalu memuliakan Tuhan. God Bless Igo.. terimakasih majalah bahana.. By: Nicholas | 19 September 2010 | 16:58:41 Terima kasih Bahana sudah menjadikan Igo cover untuk bulan ini, dan sekali lagi menulis artikel tentang Igo Igo adalah remaja yang diberikan talenta luar biasa oleh Tuhan dan ia sungguh memaksimalkan itu, terus mengasahnya agar bisa menjadi saksi bagi Tuhan Yesus lebih dan lebih lagi Ditambah dengan sikapnya yang begitu humble dan ramah, saya yakin Igo dapat menjadi bintang besar dan semakin memuliakan nama Kristus, seperti makna namanya! GB! By: wulan | 04 Oktober 2010 | 11:53:59 .igo gue g' nyngka tryta umur kamue mzieh 17 tahuen sma kxk gue dongggggggggggg. .bntr lgeye lho umur 18 tahuen.hehehe .mcieh muda bget sichhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!11 By: Heri Kristanto | 06 November 2010 | 10:26:33 Jalan Tuhan Indah Pada Waktunya.. Sukses Selalu Buatmu Igo,Agar selalu Bersandar dan Berserah Kepada Tuhan Yesus. By: rutliza hasibuan | 22 November 2010 | 10:46:55 saya ngfans sekali dg de IGO..anak nya ramah.. dan say bersyukur IGO tak pernah melupakan TUHAN YESUS... mklanya stiap hri mggu sllu dikasih waktu tuk bribadah.. IGO sukses sllu.. sperti nama u GO TELL CHRIST Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||