06 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Yudas Iskariot (2)By: aya | Bible World | 28 Agustus 2010, 09:40:31 | Dibaca: 885 kali Pada edisi sebelumnya, kita telah mengetahui sepak terjang Yudas Iskariot sebelum Perjamuan Kudus (PK). Kiprah dan reputasinya buruk. Ia tidak mempunyai integritas, menyalahgunakan kesempatan demi keuntungan pribadi, membiarkan Iblis menguasainya meski diberi kuasa untuk mengusir Iblis dan melenyapkan penyakit dan kelemahan tubuh (Mat. 10:1). Kali ini, sepak terjangnya akan diungkapkan setelah PK. Saat PK, Iblis merasukinya sehingga meneguhkan niat Yudas untuk mengkhianati Yesus (Yoh. 13:27-28). Buktinya, ia meninggalkan Yesus dan para murid lain sebelum PK usai. Barangkali, Yudas mendatangi lagi para imam kepala dan kepala pengawal bait Allah karena sebelum PK ia pernah mendatangi mereka. Saat itu, ketika menemui mereka, ia sedang mencari cara agar dapat menyerahkan-Nya (Luk. 22:3-4). Setelah PK ditinggalkan, Yudas sudah mempunyai cara untuk dapat menyerahkan-Nya. Cara pertama adalah mendatangi Taman Getsemani karena Yesus dan para murid sering berkumpul di situ (Yoh. 18:2). Cara kedua adalah mencium Yesus sebagai tanda untuk orang yang harus ditangkap. Akhirnya, Yesus pun ditangkap (Mat. 26:48-49). Setelah itu, selalu penyesalan datang belakangan. Ketika Yesus dijatuhi hukuman, Yudas menyesal karena telah berkhianat. Kemudian, 30 uang perak yang pernah diterimanya dikembalikan kepada imam kepala dan tua-tua (Mat. 27:3-4). Karena pemberian uang merupakan bagian dari kesepakatan, jika uang dikembalikan, kesepakatan batal. Yudas berharap bahwa tindakannya mengembalikan uang dapat membatalkan hukuman mati (bdk. Luk. 22:3-4). Namun mereka tidak peduli. Karena itu, di Hakal-Dama (Tanah Darah) Yudas menggantung diri meski hukuman mati yang dijatuhkan kepada Yesus masih dalam proses atau Dia belum disalib. Ketika menggantung, ia jatuh tertelungkup, perutnya terbelah sehingga semua isi perut terumpah keluar (Mat. 5:6, Kis. 1:18). Suatu akhir kisah hidup yang tragis bagi anak manusia yang menghancurkan dirinya sendiri. Sumber: Renungan Siang, Agustus 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||