08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Memelihara KemerdekaanBy: hok | Renungan | 18 Agustus 2010, 09:02:37 | Dibaca: 614 kali Bacaan: Hakim-hakim 2:6-23 Apa yang ada dalam benak kita saat mendengar kata kebebasan atau kemerdekaan? Banyak orang mengatakan bahwa itu adalah suatu kondisi di mana kita memiliki keleluasaan untuk melakukan segala sesuatu yang diinginkan. Hal itu memang tidak salah. Namun tidak cukup sampai di situ, karena ternyata kebebasan tidak menghilangkan hak dan kewajiban kita. Sebagai orang yang telah bebas, kita berkewajiban untuk menjaga kebebasan itu dan mengisinya dengan hal-hal positif. Mengenai hal ini rasul Paulus mengingatkan, “Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah” (1 Kor. 8:9). Dan apabila kewajiban tersebut telah dipenuhi dengan baik, maka kita pun berhak untuk tetap menikmati kebebasan itu lebih lama lagi. Dalam kaitan kita sebagai orang-orang percaya, hal dan kesadaran untuk memelihara setiap kemerdekaan yang telah diberikan Tuhan haruslah menjadi prioritas. Misalnya orang yang telah ditebus dari dosa hendaklah benar-benar menjauhi dosa, atau orang yang telah dibebaskan dari kutuk janganlah mengikatkan dirinya kembali pada kutuk. Memang hal ini tidak mudah untuk dilakukan, tetapi bukankah itu juga bukan sesuatu yang mustahil? Asalkan kita benar-benar memiliki komitmen, maka kesukaran bukan lagi penghalang kita untuk maju. Hari ini, ingatlah kembali segala kebebasan yang telah Tuhan berikan dan segala keindahan di dalamnya. Jagalah itu dengan baik supaya semuanya tu tidak berlalu dari diri dan kehidupan kita. Sumber: Renungan Pagi, Agustus 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||