08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kasih di Tanah Air BetaBy: Luciana Secitra Pawulan | Apresiasi | 14 Agustus 2010, 09:48:40 | Dibaca: 1102 kali “Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa….” Lagu yang sudah lama sekali tidak terdengar di tengah maraknya lagu pop. Kenapa harus memilih lagu itu? Kenapa bukan lagu yang lain? Ending cerita pun ditutup dengan sentuhan lagu tersebut. Mungkin karena film ini memang ditujukan untuk keluarga. Penggambaran saat itu adalah orang tua tunggal, ibu seorang. Selain pemilihan musik dan lagu yang sarat dengan emosi, pemilihan pengambilan gambar juga sangat menarik. Seperti keindahan tanah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang selama ini mungkin tidak pernah kita perhatikan, poster Bunda Maria dan simbol-simbol kristiani, baik dalam iring-iringan pengungsian, maupun di rumah pemeran utama Tantiana (Alexandra Gottardo). Apalagi dalam rumah Tatiana perlengkapan ibadah secara Katolik ditata dengan cermat di tengah kesederhanaan rumah mereka. Rumah yang mereka tempati pun sangat unik, memadukan rumah asli NTT murni dari alam dan penambahan bahan tambahan. Seperti seng sebagai sekat. Pengunaan lampu dian pun sangat unik. Tanpa menggunakan kaca di sekelilingnya lampu minyak tersebut, dimodifikasi aman untuk digunakan dalam rumah. Cahaya yang dihasilkan pun kuning keemasan. Kontras dengan kulit asli penduduk. Kefasihan bahasa Timor terlihat betapa para aktor dan aktris berlatih ekstra keras selain mendalami akting. Kisah-kisah yang menggelitik dan konyol banyak kita jumpai. Ada rasa kekeluargaan, persahabatan dan cinta kasih. Cinta kasih ibu dan anak. Cinta kasih antara para pengungsi itu sendiri dan cinta kasih antar suku. Semua dikemas dalam tatanan yang sederhana dan menggemaskan. Tidak muluk-muluk dan tidak perlu berpikir terlalu serius. Saya sangat tertarik dengan tokoh Carlo (Yahuda Rumbindi). Carlo memiliki pribadi yang sangat menarik. Apa yang ada dalam hatinya sangat berbeda dengan tingkah laku luarnya. Walau dalam keseharian selalu jahil dan bersikap jahat pada Merry (Griffit Patricia), namun saat genting dan tiada satu pun orang dewasa yang bisa diharapkan membantu, maka Carlo sangat bisa diandalkan. Mulai mencarikan makanan, minuman, dan memberikan semangat pada Merry supaya tidak putus asa. Semangat Carlo dan kepolosannya bisa menginspirasi banyak orang akan semangat tolong menolong kepada sesama yang selama ini sudah terhilang. Berusaha tanpa kenal menyerah menjadi akhir yang membahagiakan. Kakak Merry, Maoru (Marcel Raymond) sangat membenci ibunya karena merasa ditinggalkan. Keluarga yang terhilang ini berkumpul kembali berkat bantuan Carlo. Dilansir dari Viva News, Senin, (12/ 6), Syuting film garapan producer Ari Sihasale tersebut dilakukan di Atambua, Nusa Tenggara Timur. Ale, begitu ia akrab disapa sengaja menampilkan film ini secara apa adanya dan sesuai dengan kondisi pada saat itu untuk menguatkan setting cerita. Apakah Anda juga memiliki kerinduan untuk dapat menjadi berkat seperti Carlo? Sumber: Majalah Bahana, Agustus 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||