08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Foto Seksi Biar Laris, Demi Anaknya di DesaBy: yan | Hot News | 14 Agustus 2010, 08:48:05 | Dibaca: 1521 kali Di luar jam kantor pun, ia bersedia menemani tamu. Semakin sering ia unggah foto seksinya di akun jejering sosialnya, semakin laris lah ia. Katanya, biar uangnya banyak untuk anaknya di desa. Umurnya masih 26 tahun. Sebahu rambutnya dicat merah. Alisnya tebal. Pipinya sedikit tembem. Sawo matang kulitnya. Semampai tinggi tubuhnya. Saat Bahana bertemu dengannya, ia mengenakan pakaian atasan yang rapi, tapi dipadu dengan rock mini. Make up-nya pun tebal. Jika tidak, mukanya akan terlihat pucat. Sebut saja namanya Veve. Ia bekerja menjadi Sales Promotion Girl (SPG) sebuah produk minuman penguat yang mangkal di salah satu resto ternama. Pria mana yang tak tertarik dengan penampilannya? Namun siapa sangka, perempuan berwajah mirip Ayu Azhari ini adalah seorang petani buah-buahan di sebuah desa di Jawa Timur. Namun setelah beberapa waktu mereka berusaha, panen yang dihasilkan tidak sepadan dengan modal awal dan mereka mengalami kerugian. Karena itu ia pindah ke Yogyakarta. Di kota Gudeg itulah, ia pertama kali bekerja di sebuah restoran biliard. KEKASIH GELAP Bukan hanya ingar bingar dunia remang malam ia lakoni. Menjadi wanita simpanan seorang pengusaha kaya raya dari Jakarta pun juga dijalankannya. Dari hubungannya itu, ia mendapatkan pemasukan yang besar. Kesulitan uang tak pernah ia alami. Namun, bangkai yang disimpan, pasti akan tercium juga. Hubungan itu diketahui oleh istri pria hidung belang itu. Akibatnya, ia tak lagi menerima kiriman uang dari kekasih gelapnya itu. Terpaksa ia kembali bekerja di keremangan malam, di antara dugem musik, alkohol, asap rokok, dan ingar bingar pesta yang memabukkan.
Lain halnya dengan SPG salah satu dealer motor ini. Ria namanya. Dandanan tebal memang diharuskan saat bertugas. Tidak boleh kelihatan jelek dan loyo. Dara kelahiran Kalasan ini mengaku butuh uang tambahan. “Lagian enak kok. Dulu kakak saya juga sudah lama kerja jadi SPG saya merasa kok enak jadi SPG, jadi saya ikut,” cerita gadis manis ini kepada Bahana. TUNTUTAN PROFESI Artis ini mengawali karier dari model catwalk waktu masih SMP-SMA di Solo, kemudian ikut foto action Malibu, memenangkan Aneka, dan merambah dunia sinetron. “Awalnya aku drama. Dari sinetron kemudian sempat ke presenter gosip, kuis. Kemudian ke komedi.”
Pemeran dalam film Pocongan Keliling ini pun lebih milih jalur komedi. Baginya lebih enjoy bermain di film komedi. “Karena orang sudah mikir aku komedian. Dari sebelumnya aku di acara Lesehan. Itu kan acara komedi. Orang tahunya aku kan komedian. Ya udah di komedi aja. Kalau aku beralih ke drama, butuh waktu lagi, buang waktu. Jadi jalanin aja yang ada. Akting serius juga bisa sih,” katanya. UKURAN SEKSI Satu model pakaian akan menjadi tren di suatu masa. Lalu banyak yang meniru, kemudian tenggelam. Hilang. Lalu akan muncul kembali. Apakah itu juga akan terjadi pada ukuran standard seseorang. Sebut saja Veve. Dalam kotak foto di akun jejaring sosialnya tak sedikit gambar dirinya yang mengenakan pakaian seksi. Celana pendek. Bahkan ada beberapa foto terlihat ekspresi seperti berhubungan intim dengan sesama jenis. Tak ayal, beberapa foto sales alat kecantikan, dan multi level marketing ini banyak mengundang komentar dari teman-temannya. Entah apa motifnya. Perempuan yang sudah bertunangan ini selalu mengelak jika Bahana menanyai tentang motifnya memajang foto-foto syur tersebut. Gadis yang dalam akunnya lahir pada 27 November 1984 ini sepintas mengingatkan kita kepada penyanyi Aura Kasih, dengan cat merah di rambutnya. Lain halnya dengan Ria. Selain harus selalu bersemangat selama 6-9 jam kerja dengan pendapatan minimal Rp. 75 ribu hingga 250rb per shift nya, Ria tetap berusaha mempertahankan image. “Menjaga image sebagai SPG yang bersih memang sulit,” tutur Ria. “Ya, kita harus pintar-pintar milih even dan pintar-pintar jaga diri.” Meskipun suka sekali bersosialisasi lewat jejaring sosial, sampai saat ini ia sangat pilih-pilih foto untuk tampilan di muka umum. “Saya selalu menjaga image saya. Hingga tidak berkesan gimana gitu. Untuk image SPG yang “bispak” (bisa dipakai) memang sulit dihilangkan karena memang banyak SPG yang suka melakukannya. Namun saya berusaha selalu menampilkan citra positif seorang SPG. Karena tidak semua SPG mempunyai image seperti itu. Dengan bertingkah laku dan bertutur kata yang baik.” Kata Ria menjelaskan. Sumber: Majalah Bahana, Agustus 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||