08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Christian Hadinata – Perjalanan Panjang Legenda Bulutangkis IndonesiaBy: Grollus Daniel Sitanggang | Inspirasi | 11 Agustus 2010, 08:24:35 | Dibaca: 1139 kali Menyaksikan anak didiknya bertanding, minim sekali senyum di wajahnya. Wajah dinginnya tampak ketika poin didapat. Berbeda halnya ketika kesalahan dilakukan oleh anak didiknya, ia lantas mengomentari kesalahan anak didiknya. Komentar itu menjadi bahan evaluasi untuk anak didiknya ketika kembali berlatih di Pelatnas Cipayung. Christian Hadinata (60) layak menjadi simbol kekuatan bulutangkis Indonesia. Dia adalah legenda hidup yang berhasil mengukir prestasi internasional baik ketika menjadi pemain, pelatih, maupun sebagai pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Bakat Alami Sebagai olahraga yang sudah baik prestasinya di mata publik saat itu, bulutangkis menjadi olahraga yang sangat mahal. “Raket, sepatu dan satelkok itu harus diganti kalau sudah rusak. Pada saat itu keluarga saya lebih mengutamakan pendidikan. Kebetulan saya lebih banyak diajak oleh teman yang lebih mampu menyediakan kok,” kenangnya. Garis nasibnya memang menuntunya untuk hidup dari bulutangkis. Kakaknya yang berdomisili di Bandung dan sudah bekerja, membiayainya untuk menekuni bulutangkis dan kuliah. Ia akhirnya masuk dalam Klub Mutiara dan memilih bulutangkis sebagai jalan hidup. Di usianya ke-21, tepat 3 tahun sejak intensif berlatih, Koh Chris, biasa ia disapa langsung mencatatkan prestasi. Di ganda putra berpasangan dengan Atik Jauhari, ia menjadi juara nasional. Sedangkan di ganda campuran menjadi juara Asia berpasangan dengan Retno Kustijah. Tahun 1970-an, bulutangkis merupakan warisan yang sudah baik. Sebagai atlit muda, ia pastinya mengalami tekanan ketika tampil di hadapan pendukung sendiri. “Dukungan para penonton sangat luar biasa. Tapi dukungan penonton menjadi teror jika permainan saya jelek. Ketika saya bisa mengatasi tekanan dan menjadi juara. Kebanggaan buat saya dan seluruh negeri ini,” tuturnya. Perasaan senang dan bahagia terpancar dari wajah sang juara. Ketika Merah Putih diapit oleh bendera lain, itu sepertinya negara lain tunduk sama negara kita. Begitu juga sebaliknya, apabila merah putih mengapit bendera lain itu sangat menyedihkan buatnya. Juara All England, Juara Dunia dan juara di negara berbeda dengan pasangan yang berbeda pula sudah ia rasakan. SEMANGAT SANG JUARA Pengabdian, totalitas, prestasi dan semangat mencatatkan namanya sebagai penerima penghargaan Hall of Fame, penghargaan tertinggi di dunia bulutangkis dalam perhelatan Piala Thomas di Guangzhou tahun 2002. Jemaat GKI Pondok Indah ini bersyukur pada Tuhan karena diberi berkat dan anugerah bisa bermain bulu tangkis. “Ini proses yang panjang, mulai dari menjadi atlet, pelatih, dan sekarang menjadi pengurus. Saya berterima kasih kepada PBSI yang sudah memberikan fasilitas untuk menjadi atlet, pelatih, lalu menjadi pengurus. Semua itu tambahan motivasi yang mendorong karir saya,” pungkasnya. Sumber: Majalah Bahana, Agustus 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||