08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kemerdekaan FinansialBy: Benny Santoso, M.Com, CFP® | Tips | 05 Agustus 2010, 08:57:55 | Dibaca: 1220 kali Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. (Galatia 5:1) Bulan ini kita memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Enam puluh lima tahun yang lalu, bangsa Indonesia menyatakan dirinya sudah merdeka sehingga berhak menentukan nasibnya sendiri. Semua bentuk perbudakan dari pihak asing sudah tidak berlaku lagi untuk bangsa Indonesia. Tuhan Yesus sebenarnya juga sudah memerdekakan kita ketika kita percaya kepada Dia. Semua bentuk perbudakan juga sudah tidak bisa lagi dikenakan pada kita karena Kristus sudah memerdekakan kita. Sayangnya, banyak di antara kita yang tidak menyadari kebenaran ini. Masih banyak hal yang memperbudak kita sehingga kita tidak mengalami hidup seperti yang dijanjikan Tuhan. Salah satu perkara yang masih memperbudak umat Tuhan adalah masalah finansial. Ada banyak umat Tuhan yang masih bergumul di dalam masalah finansial. Padahal, ketika Tuhan Yesus memerdekakan kita, Dia juga memerdekakan kita dari perbudakan masalah finansial. Salah satu alasan utama seseorang masih berada di dalam masalah finansial karena ketidaktahuan bahwa Tuhan ingin semua anak-Nya menjadi kaya. Ketidaktahuan ini menyebabkan mereka menganggap masalah finansial adalah hal yang wajar. Akibatnya, mereka merasa tidak perlu melakukan apapun untuk mengubah hal ini. Apakah Tuhan ingin kita mendapatkan kekayaan? Untuk menjawab pertanyaan ini, perhatikan ayat ini. Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan- Nya. (2 Korintus 8:9) Ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa tujuan Tuhan adalah untuk membuat setiap kita menjadi kaya. Bagaimana caranya Tuhan membuat kita menjadi kaya? Cara satu-satunya adalah: “Tuhan mau menjadi miskin”. Hanya dengan menjadi miskin, Tuhan bisa membuat kita menjadi kaya. Sekarang pertanyaannya adalah: “Apakah Tuhan sudah menjadi miskin?” Tentu saja sudah! Dia benar-benar menjadi miskin bahkan menjadi terkutuk ketika Dia mati di kayu salib. Untuk menjadikan kita kaya, Tuhan sudah melakukan bagiannya dengan jalan menjadi miskin. Jika Tuhan sudah melakukan bagiannya, apakah tujuan Tuhan untuk menjadikan kita kaya akan tercapai? Tentu saja akan tercapai. Tuhan sudah merencanakan segala sesuatu dengan luar biasa, jadi rencana Tuhan tidak ada yang akan gagal. Satu-satunya hal yang bisa menggagalkan rencana Tuhan adalah dari diri kita sendiri. Jadi, satu-satunya hal yang menyebabkan “kemiskinan” Tuhan tidak bermanfaat adalah diri kita sendiri. Ketika kita merasa bahwa Tuhan tidak ingin kita mengalami berkat kekayaan yang melimpah maka rencana Tuhan untuk memberikan berkat melimpah kepada kita akan gagal. Bahkan, beberapa orang merasa bahwa hidup mereka akan menjadi semakin rohani ketika mereka tidak memiliki kekayaan. Kekayaan dan kemiskinan tidak ada hubungan dengan kerohanian yang dimiliki seseorang. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sudah mendapatkan hak istimewa untuk mendapatkan kekayaan melimpah. Sayangnya, tidak banyak umat Tuhan yang menyadari kebenaran ini. Oleh karena Rasul Paulus menulis pembuka pada ayat di atas perkataan ini, “Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus…”. Banyak orang tidak bisa mengenal kasih karunia dari Tuhan Yesus yang mau mati dalam kondisi miskin untuk bisa membuat kita menjadi kaya. Biarlah seiring dengan peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia, kita juga bisa mengenal kasih karunia dari Tuhan Yesus yang membuat kita merdeka dari masalah finansial dengan cara rela menjadi miskin untuk membuat kita menjadi kaya. Jangan pernah sisa-siakan kasih karunia Tuhan ini. Amin! Sumber: Majalah Bahana, Agustus 2010 [Kembali] By: lina | 16 Agustus 2010 | 14:56:41 Berikan tips agar bisa menjadi kaya menurut kekristenan Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||