08 Februari 2012,
Flash News: Line service BB: 21416FCB • Info pemasangan iklan pada eBahana.com: klik here   Wisdom today: "Apa yang kita tabur, suatu saat pasti kita tuai."
 

Aktivasi Otak Tengah Tak Ada Dasar Ilmiah

By: Manati I. Zega/Daniel | Hot News | 23 Juli 2010, 09:29:42 | Dibaca: 5116 kali

Aktivasi otak tengah (midbrain) makin marak. Beragam aksi spektakuler dipertontonkan. Katanya, midbrain yang telah diaktivasi menjadikan anak berusia 5-15 tahun jadi jenius. Benarkah demikian? Atau, ada faktor X yang perlu dicermati?

Aktivasi otak tengah menjadi sebuah fenemena dalam dunia pendidikan. Fenomena ini mengundang keingintahuan, penasaran, sekaligus kegelisahan. Keingintahuan dipicu oleh testimoni para pelatih dan peserta. Konon ceritanya, setelah otak tengah diaktivasi, prestasi di sekolah melejit. Bahkan, sering pula dipertontonkan kemampuan tertentu. Misalnya: dapat membaca dengan mata tertutup (blindfold reading method). Dalam aksinya, anak yang telah diaktivasi tersebut dapat melakukan kegiatan tertentu pula. Sebutlah, bisa melewati penghalang dengan mata tertutup tanpa menabraknya. Bahkan dapat melihat isi suatu kotak tanpa membuka tutupnya. Masih banyak hal lain yang dapat mengundang decak kagum siapa pun. Kata para aktivisnya, ini adalah efek samping otak tengah yang telah diaktivasi.

Selain blindfold reading method, ada pula yang dapat membaca dengan meraba (skin vission). Melalui skin vission ini, anak dapat membaca dengan mata tertutup hanya dengan meraba, terkadang membau, atau meletakkan barang tertentu di bawah hidung. Secara rasional, hal ini sukar dimengerti. Namun, para mentor selalu berdalih bahwa itu terjadi akibat otak tengah yang telah diaktivasi. Wow....keren! Hebat! Luar biasa! Namun, jangan berhenti di situ dulu. Ternyatatidak hanya senang. Kekhawatiran pun merebak. Apa pasal? Orangtua yang menggunakan logika sehat, menengarai ada faktor X di balik semua itu. Namun, lagi-lagi para aktivis selalu membantahnya. Tengoklah tulisan Hartono Sangkanparan dalam karyanya, Dahsyatnya Otak Tengah (Visimedia, 2010). Dalam tulisan itu, Hartono menyiratkan bahwa ada hal-hal yang sukar dilogika. Sukar dilogika ini bukan berarti suatu penipuan.

MENGALIR SAMPAI JAUH
Sejenak menelusur sejarah. Sebenarnya, aktivasi otak tengah yang dikenal dengan istilah midbrain atau mesencephalon telah dipraktikkan sekitar 40 tahun silam, khususnya di Jepang. Waktu itu, praktik ini hanya di seputar Negara Matahari Terbit tersebut. Entah bagaimana, ceritanya lima tahun lalu mulai meluas ke Malaysia. Dari Malaysia, seperti lagu Bengawan Solo, mengalir sampai jauh. Akhirnya ke Indonesia. Mr. David Ting dari GMC International, Malaysia mengenalkan konsep itu. Lantas, sekitar September 2009 mulai diselenggarakan seminar. Sayap Midbrain makin luas setelah karya Hartono Sangkanparan dipublikasikan Februari 2010.

Sejarah mutlak diperlukan. Melalui sejarah kita dapat menganalisa sesuatu. Saking pentingnya sejarah, maka ada nasihat yang mengatakan jangan melupakan sejarah. Aktivasi otak tengah pun punya sejarah. Setelah berdiskusi dengan hamba Tuhan keturunan Jepang, dr. Venny Pungus, SpKJ menjelaskan demikian. “Dahulu banyak orang China yang ke Jepang. Di sana mereka berjuang untuk hidup,” kata dokter Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta itu. Kemudian, karena tak mampu bertahan, mereka mengembangkan kemampuan berpikir. Kemampuan berpikir yang menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

RESPONS
Praktik aktivasi otak tengah di negeri ini menuai beragam respons. Ada yang cuek. Tak mau ambil pusing. Namun, ada pula yang bereaksi keras. Lha, ada apa? Klaim-klaim penelitian ilmiah yang digemakan para aktivis, mengusik para dokter. Nurani mereka tergugah. Setelah diteliti, ternyata tidak ada satu pun rekomendasi jurnal ilmiah kedokteran internasional, tentang penelitian dimaksud. Padahal, katanya sudah 40 tahun. Bagaimana mungkin telah berusia 40 tahun, namun tidak ada referensi peneliti internasional? Maka, dr. Yossy Agustanti Indradjaja, SpKJ menyebut praktik ini tak ilmiah. “Aktivasi otak tengah tidak memiliki dasar ilmiah sama sekali,” terang dokter di Rumah Sakit Siloam dan Cikini Jakarta tersebut. Pemahaman aktivasi otak tengah dapat mengaktifkan sekaligus otak kiri dan kanan adalah pemahaman yang keliru. Alasannya mudah. Masing-masing otak berkembang dengan stimulus atau rangsangan yang berbeda. “Tidak bisa dengan cara instan,” tandasnya dengan nada tinggi. Pendiri yang mengadakan pelajaran itu adalah ahli komputer yang menggunakan teknologi komputer untuk membangkitkan fungsi potensial otak manusia. Di sini masalahnya. Perlu dipahami, otak manusia lebih rumit dari komputer. Otak manusia memiliki fungsi luhur yang tidak dimiliki oleh komputer.

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita mengenal apakah otak tengah itu? Teori yang dibangun para aktivis midbrain mengatakan otak tengah adalah jembatan antara otak kanan dan otak kiri. Dalam tulisan-tulisan dan pelatihan selalu dikatakan demikian. Benarkah begitu? Rupanya, literatur kedokteran membantahnya. Lagi-lagi menurut dr. Venny, otak tengah berada di antara otak depan dan otak belakang. Sementara yang membagi dua otak kanan dan kiri namanya corpus callosum. Maka, dapatlah dipastikan, otak tengah tidak berfungsi menghubungkan otak kiri dan kanan seperti diajarkan selama ini. Menurut dr. Venny hal itu terjadi karena para aktivis bukanlah dokter yang memahami anatomi tubuh manusia. Karena itu, saran Pst. Ir. Timotius Arifin, DPM, membicarakan masalah otak serahkan ahlinya. Dicontohkan Gembala Senior GBI Rock Denpasar ini, kalau seseorang tubuhnya sakit, tanyalah kepada dokter, bukan kepada sarjana teknik atau ahli bahasa.

Kalau demikian, bagaimana struktur otak tengah itu? Kepada Zega dan Luci dari Bahana, dr. Venny kembali menguraikan. Struktur otak tengah (midbrain) berisi antara lain corpora quadrigemina yang terdiri dari colliculus superior dan inferior. Fungsinya untuk visual dan auditori (pendengaran). Di samping itu, dalam midbrain sendiri terdapat jalur-jalur motorik untuk otot dan jalur-jalur sensori, untuk perabaan. Juga ada syaraf ketiga dan keempat untuk dilatasi (melebar/membesar, red) pupil dan mengatur gerakan bola mata. Midbrain juga berfungsi mengontrol respons kita. Ya, respons tatkala melihat/mendengar sesuatu. Perhatikanlah ini. Ketika pupil terkena cahaya, ia membesar atau mengecil. Lho, kok bisa? Hal ini terjadi karena fungsi syaraf yang ada di midbrain.

Sekarang, kalau orang mengatakan melatih midbrain membuat anak jadi cerdas. Apa dasar ilmiahnya? Kalau dilatih seperti itu, kecerdasannya di mana? Pasalnya, fungsi midbrain bukan untuk kecerdasan. Fungsi memori ada di otak depan di sana ada sistem limbik, di situ pusat emosi dan memori. Misalkan, Anda mengingat sesuatu, fungsinya ada di otak depan. Bukan pada midbrain.

Memang, saat aktivasi otak tengah, katanya anak-anak bisa punya kelebihan. Bisa melakukan ini dan itu. Kabarnya pula kalau terus dilatih, akan mempunyai kemampuan memprediksi. Bagaimana itu terjadi? “Bagi saya, ada faktor X yang dimanfaatkan,” urai jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu. Secara logika berdasarkan anatomi dan fungsi tubuh, jika midbrain diaktifkan untuk menjadikan jenius, jelas tidak logis. Dengan skin vision misalnya, seorang yang dilatih bisa membaca/melihat suatu tulisan, ini tidak nalar. Apa alasannya? Karena ketika Tuhan menciptakan, fungsi kulit adalah sebagai alat peraba. Bukan untuk yang lain-lain. Maka, bila dalam midbrain terjadi hal di atas, diduga ada trik khusus.

ALAT UKUR HARUS JELAS
Bila prestasi anak di sekolah sungguh-sungguh melejit, bukankah membuktikan kecerdasannya meningkat? Rupanya, dr. Yossy punya alasan sendiri. Hati-hati dengan pernyataan tersebut! Bila ingin mengadakan penelitian terhadap efektifnya suatu metode, harus jelas alat ukur yang digunakan. Alat untuk mengukur kecerdasan sebelum dan sesudah ikut pelatihan, kemudian metode pelatihan tersebut harus berdiri sendiri, tidak boleh disertai dengan metode lain seperti speed reading, atau mind mapping. Keberhasilan pelatihan tersebut harus memenuhi syarat populasi tertentu dan prosentase angka keberhasilannya.

Setelah mengikuti pelatihan aktivasi otak tengah, seorang anak dapat mengurutkan kartu remi sesuai angka, warna dan bentuk kartu dengan mata tertutup.

So what gitu lho? Apakah Anda ingin anak Anda main kartu dengan mata tertutup? Apakah Anda ingin ia dapat membaca jawaban di buku ketika sedang ulangan? Atau, Anda rindu anak bertumbuh dan berkembang normal serta cerdas sesuai kemampuannya? Tidak ada kurikulum pelajaran dan tidak ada pekerjaan yang mensyaratkan seseorang harus bisa melihat sesuatu secara tembus pandang. “Ini kiranya menjadi bahan pertimbangan kita,” pinta jebolan kedokteran spesialis kesehatan jiwa Universitas Indonesia (UI) itu.

TAK ADA JALUR INSTAN
Pelatihan aktivasi midbrain yang biasanya berlangsung dua hari selalu meniupkan “angin surga”. Tiupan itu berupa janji anak akan jadi jenius. Apakah arti jenius itu dalam dunia pendidikan? Dr. Ir. Bob Foster, MM menjelaskan demikian. Sebenarnya pengertian jenius belum punya standar baku. Namun, secara umum jenius adalah istilah untuk menyebut seseorang dengan kapasitas mental di atas rata-rata. Di bidang intelektual terutama ditunjukkan dalam hasil kerja yang kreatif dan orisinil. Karena itu, seorang yang jenius selalu menunjukkan individualitas dan imajinasi yang kuat, tidak hanya cerdas, tetapi juga unik dan inovatif.

Secara kuantitatif, orang yang dikategorikan jenius punya IQ (Intelligence Quotient) di atas 130. Namun, definisi ini pun dipertanyakan. Mengapa? Karena penskoran IQ lebih banyak menggunakan metode tes bidang logika. Padahal, kecerdasan bukan hanya masalah logika matematika. Namun, bisa juga kecerdasan dalam bidang lain. Albert Einstein jenius dalam fisika, namun tidak dalam bidang lain, misalnya seni.

Aktivasi midbrain kerap dikaitkan dengan proses belajar mengajar. Disebutkan anak punya konsentrasi tinggi. Benarkah demikian? Bagi Dr. Bob, proses belajar mengajar membutuhkan situasi yang kondusif terhadap emosi, yaitu limbic brain (otak limbik). Kemudian dalam metode belajar (how to learn), kita libatkan kedua belahan otak, baik otak kiri maupun otak kanan. Ini bukan aktivasi otak tengah yang seperti menyalakan listrik dengan saklar. Optimalisasi penggunaan otak dengan menyeimbangkan otak kiri dan kanan dapat dilakukan bila telah mengetahui kekhasan fungsi keduanya.

Ditambahkan oleh Rektor Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) Bandung ini, belahan otak kiri punya fungsi tersendiri. Fungsinya meliputi berpikir: analisis, logika, urutan, detail, angka/tulisan, kata-kata, dll. Sementara belahan otak kanan meliputi fungsi berpikir: kreatif/imajinatif, emosi/perasaan, acak, menyeluruh, gambar, irama/musik, dll. Contoh penggunaan kedua belahan otak itu secara bersamaan adalah ketika seorang ibu mengajarkan nama-nama hari kepada anaknya. Sang ibu tidak hanya menyebut Senin, Selasa, …, Minggu secara datar dengan kata-kata (otak kiri saja) namun sekaligus menyanyikannya dengan irama (otak kanan). Akibatnya, kedua belahan otak digunakan seimbang. Hasilnya, proses belajar menjadi lebih mudah.

Berdasarkan pengalaman sebagai pembicara seminar mengoptimalkan kinerja otak, Dr. Bob mengurai metode lain. Metode lain misalnya, metode asosiasi yang membuat visualisasi (otak kanan) terhadap pelajaran yang akan diingat atau belajar dengan menggunakan mind map.

Kiranya jangan terkecoh dengan midbrain yang disamarkan sebagai jambatan penghubung antara otak kiri dan otak kanan. Aktivasi otak tengah tidak ada hubungannya dengan proses mengajar.

Mohon dipahami. Pembelajaran (kecerdasan) bukan hanya melibatkan bagian otak tertentu saja. Pembelajaran sejati melibatkan sebagian besar otak. “Istilah aktivasi otak tengah, boleh dikatakan menyesatkan makna,” cetus Dirut Bimbingan Belajar Ganesha Operation tersebut.

Sumber: Majalah Bahana, Juli 2010


Nama
Email
Komentar Anda *) Tekan "Shift+Enter" untuk turun 1 baris.
 23984
Masukkan code unik di atas

By: hai hai | 02 Agustus 2010 | 03:09:46

BLINFOLD READING adalah SULAP TANPA TRIK. Semua orang bermata normal bisa melakukannya tanpa perlu AKTIVASI otak tengah apalagi kekuatan GAIB. Tutup kedua mata dengan telapak tangan anda. Apa yang terjadi? Anda BISA melihat dari bagian BAWAH telapak tangan. Turunkan telapak tangan anda hingga ujung hidung.Apa yang terjadi? Anda TETAP BISA melihat dari bagian BAWAH telapak tangan. itulah yang TERJADI ketika anda MENUTUP mata dengan KAIN, LAKBAN bahkan TOPENG BESI; Anda SELALU bisa MELIHAT dari bagian bawah PENUTUP mata. ITulah yang disebut BLINDFOLD READINg, melihat dari bagian BAWAH penutup mata, BUKAN melihat dengan gelombang OTAK TENGAH apalagi dengan kekutan GAIB.

 
By: edith edlyn | 18 Agustus 2010 | 21:45:30

tolong bantuan saudara2 semua di forum2 ini...biar bs membuka mata saudara2 kita dr pembodohan masal..

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4804278&page=122

http://www.facebook.com/pages/Menggugat-GMC-Genius-Mind-Consultancy-Indonesia/136540899711671

bantuan dan dukunga dr pr ahli yg kami butuhkan unt menguak kebenaran....

 

 
By: mamet | 19 Agustus 2010 | 11:35:17

manusia itu berusaha dan terus berusaha, penemu teori bumi itu bulat dulu juga hampir mati dibunuh rekan sesama pelaut saat mengarungi lautan,

ketika datang dan menyaksikan rahasia aktivasi otak tengah bagaimana prosenya mungkin mereka yang hanya memandang dari luar baru percaya dengan aktivai otak tengah. Selama ini memamng dari para aktivator tidak mengupas lebih dalam tentang pross aktivasi karena itu merupakan rahasia dari lembaga penyelenggara. yang jelas percaya nggak percaya proses aktivasi otak tengah tidak saja sia sia karena kana da perubahan yang positif. 

Terkait dengan penelitian silahkan bagi para peneliti yang mengaku sering meneliti secaa ilmiah bia bergabung ke lembaga kami jika ingin melakukan penlitian ilmiah terkait proses aktivasi, Namun sebelumnya tentunya harus melalui tanda tangan perjanjian dengan lembaga kami karena para peneliti otomatis akan mengetahui detail proses dari lembga kami.

salam

kunjungi www.ybaindonesia.wordpress.com

 
By: irfan | 07 Oktober 2010 | 01:53:41

Adakah diantara para Alumni yang telah mengikuti Pelatihan BFR GMC ini bisa mengingat lebih cepat ato membaca lebih cepat ato menghitung lebih cepat... , kalo yang namanya hanya bisa melihat dengan mata tertutupmah itumah bukan kejeniusan sejati dong.... kejeniusan sejati mah apabila seorang anak bisa mengingat dengan cepat... membaca dan memahami dengan cepat ...dan berhitung ato bermatematika dengan cepat..... dan sejenisnya....: kalo hanya sekedar hanya bisa melihat dengan mata tertutup tapi anaknya masih tidak bisa bagus belajarnya mah... UNTUK APA.... , Jujur saja saya memang masih menguasai cara Mengingat cepat hasil pelatihan di PENA EMAS dahulu tapi untuk soal berhitung cepat dan membaca cepat saya tidak menguasai......... dan bagi Anda yang penasaran dengan metode menghapal cepat yang saya pelajari... Bisa saya demonstrasikan langsung di hadapan Anda....kalo mau.....[metode yang saya pelajari adalah metode mnemonic "mungkin Anda pernah ingat ada film Jhonny Mnemonic" kurang lebihnya seperti di film2 itulah gambarannya tapi gak mirip2 amat... Metode mnemonic adalah metode menghapal dengan mengasosiakan suatu hal dengan sesuatu hal yang menarik/konyol/aneh/jijik/dsb. jadi pada intinya metode mnemonic itu adalah cara menghapal dengan melibatkan seluruh indra tubuh kita dan juga dengan melibatkan perasaan serta imajinasi kita.... (pelatihan seperti ini baru masuk akal bagi saya)... tapi tentunya ada cara dan teknik untuk melatih metode ini...yaitu anak lebih diarahkan untuk lebih bisa merasakan seluruh indra dan menggunakan perasaan serta mengembangkan imajinasi....ketika menghapal suatu benda.... dan metode ini menurut saya adalah hal yang mudah untuk dipelajari semua orang......bahkan saya pun bisa menguasai tehnik berpikir cepat ini ... Andapun bisa seperti itu...... dan saya belajar tehnik ini bukan ketika usia saya 5 ato 15 taun.... tetapi saya mempelajari pelatihan ini pada saat saya berusia 24 taun... dan menurut saya metode ini bisa dipelajari oleh usia berapapun dan oleh siapapun sepanjang dia sudah bisa berimajinasi dan belum pikun.... itu saja peraturannyamah... hehe...... Ayo... Reply yah... Ada yang mo menguasai metode ini? bisa sih saya bagi ilmunya....

 
By: bayu | 01 Januari 2011 | 18:00:06

masya allah saya sebagai mahasiswa psikologi sangat terpukau dengan pembahasan yang satu ini.karena saya juga bukan pihak yang senang apabila sesuatu yang tidak ilmiah masuk dan mencemari budaya ilmiah yang ada di indonesia pada khususnya.

memang masyarakat harus diberi pemahaman pada sesuatu yang nyleneh secara keilmuan ini.....

aktivasi otak tengah adalah hal yang mustahil

 
By: otak manusia itu terbatas | 17 Maret 2011 | 04:10:12

Aq ga setuju dengan penulisan2 sebelumnya.

Tidak semua hal, bisa ditelusuri dg kapasitas logika manusia untuk menyingkap semua hal yang Tuhan ciptakan.

Aq salah satu orang Indonesia yang berpikiran terbuka terhadap kemungkinan fungsi otak tengah. Aq bukan orang yg mudah terpengaruh, orang bilang ini, semua ikut ini, orang bilang itu, semua ikut itu, seperti orang yg tidak punya nilai diri yang tegas, justru aq yang akan mempengaruhi orang-orang dg analisa ku sendiri yg benar.

Menggapi komentar Bayu dan pendapat sejenis:

Bagaimana Indonesia mau maju, jika selalu menutup segala kemungkinan yg lainnya yg sebenarnya memiliki nilai positif tapi dianggap buruk. Jangan langsung menilai buruk, tanpa menganalisa kejelasan yg pasti secara keseluruhan.

Itu bukan sikap yang kritis..

Seperti orang yang dapat melihat hantu, sementara yg lain tidak dapat melihat hantu, sampai saat ini belum bisa dijelaskan secara ilmiah secara akurat, hanya sebatas teori dugaan saja dari orang yg merasa dirinya sok pintar.

contoh lain seperti ilmu mengeluarkan roh dari Tubuh, efek plasebo, telepati, meramal, kehebatan dari keberadaan anak-anak Indigo yang jumlahnya hanya beberapa persen saja, mukzizat kesembuhan yg benar terjadi dianggap bualan oleh sekelompok orang, kedatangan UFO di Indonesia yg memiliki ciri yang sama seperti yg pernah terjadi di Amerika dulu dianggap rekayasa oleh orang yg sok pintar.

tidak heran Tuhan justru lebih senang memilih orang-orang yg memiliki latar belakang yg bodoh daripada yg pintar yg justru memimpin dunia,

semua teknelogi yg kalian pake saat ini justru berada

karena orang yg memiliki latar belakang yg bodoh melihat semua kemungkinan yg ada dan tidak langsung menghakimi buruk seperti yang dilakukan banyak orang, karena yg dianggap buruk banyak orang, belum tentu buruk justru itu bisa menjadi yg terbaik,

yg kedua orang yg memiliki latar belakang yg bodoh memiliki sifat yg sama keras kepalanya dengan orang yg merasa dirinya sok pintar sehingga orang yg merasa dirinya sok pintar bisa ditaklukan dg orang yg memiliki latar belakang yg bodoh.

sadar atau tidak semua teknelogi yang kalian pake saat ini, justru hampir semua diciptakan oleh orang yg memiliki latar belakang yg bodoh, yg dulunya dianggap tidak masuk akal, aneh, konyol, tidak mungkin dan berbagai macam pandangan buruk lainnya, seperti lampu yg diteliti ratusan kali oleh Alva Edison, yg dulu dianggap remeh, tidak ada gunanya dan mustahil oleh orang-orang sekitar.

Aku sangat memuji orang yg bisa menemukan fungsi dari keberadaan orak tengah. Tepuk tangan pemirsa kepada orang yg semestinya mendapatkan tepuk tangan..

http://psychology.about.com/od/biopsychology/ss/brainstructure_4.htm

mengenai tidak adanya jalur instan, apakah musik klasik yg didengarkan saat ibu mengandung untuk meningkatkan kecerdasan bayi, termasuk jalur yg seperti apa? apakah teknelogi brainwave yg dijual di pasaran untuk meningkatkan kecerdasan dengan cara kerja mengaktifkan bagian otak tertentu seperti otak kiri atau kanan dengan gelombang frekuensi tertentu, termasuk jalur yg seperti apa?

singkat saja, sebenarnya masih terlalu banyak yg perlu aku bahas mengenai pendapat ini..

 
By: anto | 06 September 2011 | 07:26:56

tapi kalo emang benar ada itu gimana gan?

 
 
 
 
Most Wanted
Imelda Fransisca - Host Natal Vatikan
Menjadi ibu adalah kebanggaan yang dirasakan oleh mantan Miss Indonesia 2005, Imelda Fransisca (29). Apalagi ... Selengkapnya
Lebih Suka Jadi Atlet
Pebasket Denny Sumargo rupanya tengah sibuk menyiapkan dua film terbarunya sekaligus.Sebetulnya, untuk debutnya di dunia ... Selengkapnya
Irwan Alexander Kartiko - Orangtua Asuh
Artis Irwan Alexander Kartiko merasa terbeban menolong anak-anak muda di Indonesia. Terlebih lagi ketika ia ... Selengkapnya
Iin Indriani - Rilis Single Hasratku
Penyanyi keroncong, Iin Indriani mengaku, menyanyi keroncong memang sulit. Karena dinilai sulit, banyak anak muda ... Selengkapnya
Astrid Ellena - Alami Mukjizat di Ajang Miss Indonesia 2011
Ellen terhenyak ketika terpilih sebagai Miss Indonesia. Mahkota yang diidam-idamkan para wanita Indonesia itu mendarat ... Selengkapnya
Astrid Tiar - Pesan Film dari Tuhan
Artis berdarah Batak, Astrid Tiar Panjaitan kini tengah sibuk main film. Tahun ini, ia akan ... Selengkapnya
Glenn Alinske - Investasi Saham
Artis berwajah oriental, Glenn Alinskie memilih menginvestasikan uangnya dalam bentuk saham. Hal itu dilakukannya sejak ... Selengkapnya
Nadine Chandrawinata - Jadi Produser Film
Nadine Chandrawinta baru saja memulai debutnya sebagai produser film. Film perdana yang diproduserinya adalah The ... Selengkapnya
Maria Selena - Si Tomboi yang Menjadi Putri
Walau dulu penampilannya begitu tomboi, Maria Selena sempat berpikir untuk mengikuti kontes kecantikan. Sayang, karena ... Selengkapnya
Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat Musik
Mempertahankan eksesitensi suatu usaha, lebih sulit dibandingkan ketika merintisnya sendiri. Dengan keyakinan dan kegigihan, pasti ... Selengkapnya
Menghidupi Injil dalam Keanekaragaman
Ketika remaja, Geoff berencana untuk kuliah di universitas, lalu bekerja di perusahaan ayahnya. Tapi, Tuhan ... Selengkapnya
Utojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan Sinema
Ketika industri film nasional lesu, bukan berarti mengurangi semangatnya untuk tetap berkarya di dunia sinematografi. Semangat ... Selengkapnya
Arend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi Keroncong
Banyak anak muda Indonesia yang melupakan musik keroncong. Padahal musik keroncong berasal dari Tanah Air ... Selengkapnya
Hari Raya Semua Orang Kudus
Hari Raya Semua Orang Kudus selalu diperingati oleh gereja pada 1 November. Momen ini sekaligus ... Selengkapnya
Risma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah Bangsa
Tidak banyak generasi muda yang berminat melestarikan budaya bangsa. Kondisi tersebut rupanya mengusik penyanyi Rizma ... Selengkapnya
Meninggalkan Popularitas Melayani Komunitas
Keinginan menjadi penyanyi mulai dirintis Alvin Kurniawan saat ia duduk di bangku SMA. Dengan dukungan ... Selengkapnya
Ayah dan Pekerjaan Rumah Tangga
Sulitnya mencari pekerjaan dewasa ini berimbas pada perubahan peran pria dan wanita, termasuk dalam keluarga.Teman ... Selengkapnya
Natal yang Berkesan dan Penuh Arti
Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang ... Selengkapnya
Natal yang Suram
Shalom Pak Eko di BAHANA, Mungkin email saya agak membingungkan, tapi harus saya katakan bahwa ... Selengkapnya
Membiasakan Anak dengan Utang
Pak Eko di BAHANA Saya ingin bertanya tapi mungkin pertanyaan saya agak aneh. Apakah salah ... Selengkapnya
Asuransi yang Tepat
Pak Eko di BAHANA, Saya mau tanya, sebaiknya asuransi seperti apa yang kita miliki? Saya ... Selengkapnya
Mempertahankan Kekayaan
Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan- ... Selengkapnya
Tips Praktis Melejitkan Kinerja
Manusia bukan mesin yang dapat bekerja tanpa bantuan orang lain. Namun, sehebat-hebatnya mesin, kita mengenal ... Selengkapnya
Membagi Waktu dengan Anak
Seorang teman mempunyai bayi lagi. Anak pertamanya laki-laki, sebut saja Danny, sekarang berusia 26 bulan. ... Selengkapnya
Natal Sang Firman Turun ke Bumi
Natal bukanlah perayaan, lebih tepat disebut peringatan. Kita mengingat kasih-Nya yang besar. Dia meninggalkan surga, ... Selengkapnya
Wadah bagi Anggur Baru
Jangan pernah merasa gagal ataupun menyerah, karena jika Anda tidak pernah menyerah, Anda tidak akan ... Selengkapnya
Tuhan Menampung Air Mata Kita
Menangis adalah ekpresi jiwa. Inilah ekspresi mendasar yang melekat pada setiap manusia. Sikap bawaan manusia ... Selengkapnya
Kuhidup dalam Kemenangan
Yesaya 43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau ... Selengkapnya
Ada apa di Keluargaku?
Seseorang yang memiliki roh penolakan yang kuat, secara sadar atau tidak sadar akan mengirimkan sinyal-sinyal ... Selengkapnya
Aku Punya Sahabat
Dalam hidup ini ada dua hal yang kita nikmati, yaitu ketenangan batin dengan Sang Khalik ... Selengkapnya
Manfaat Roh Kudus bagi Kita
Roh Kudus adalah oknum Allah Tri Tunggal yang sangat diperlukan orang percaya. Roh Kudus itu ... Selengkapnya
Daniel
Daniel dan ketiga sahabatnya termasuk tawanan yang dibuang ke Babel. Mereka berasal dari keturunan bangsawan ... Selengkapnya
Moses Binur (53) - Hidup Tak Seperti Dulu Lagi
Moses Binur sangat bersyukur. Ia bertemu Tuhan yang memberinya kehidupan baru. Dari kegelapan kepada terang. ... Selengkapnya
Debora Endah Yati (17) - Natal Tiba...
Setiap kali Kak Corlis Napitupulu datang ke kampungku di Indramayu, aku ikut mendengar cerita tentang ... Selengkapnya
Kisah Petani dari Temanggung
Santai, itu kesan pertama yang tertangkap dari sosok Muryanto (52), petani tembakau dari Temanggung. Sesekali ... Selengkapnya
Claradila Damayanti Putri - Kalau Aku Besar Nanti ...
Kulihat sebuah iklan di koran tentang arena bermain bernama Kidzania. Iklan itu menarik perhatianku. Iklan ... Selengkapnya
Berliana Renta Simangunsong - Pertolongan di Setiap Persimpangan Jalan
Kesulitan hidup mengajar Berliana Renta Simangunsong tak bosan berjuang. Berjalan berkilo-kilo meter, mendatangi rumah-rumah, mencari ... Selengkapnya
JOHN HARTMAN: Banyak Orang Berdoa untuk Kesembuhan Saya
Rev. John Hartman memulai pelayanannya di Placerville, California tahun 1976. Selain aktif dalam pelayanan lewat ... Selengkapnya
Enaknya Bau Ayam Goreng
Selamat datang di KFC! Dengan Sany, ada yang bisa dibantu?” Demikian sapaan selamat datang bagi ... Selengkapnya
KADIA - Terbaik untuk Andika
Kalau diserahkan, kami akan kehilangan anak kami untuk selama– lamanya. Gula darahnya sangat tinggi. Bisa ... Selengkapnya
Rezeki Mendadak
Bacaan: Matius 7:12-14 Apa yang akan Anda lakukan seandainya menemukan uang Rp 1 Miliar ketika ... Selengkapnya
Menyambut Pergantian Tahun
Bacaan: 2 Samuel 11:1-27Malam tahun baru adalah hal yang dinanti-nantikan oleh banyak orang dengan beragam ... Selengkapnya
Hadiah Terindah
Bacaan: Kolose 2:6-15 Menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan pasti terasa sangat menyenangkan. Biasanya, ada hadiah ... Selengkapnya
Posisi di Hadapan Tuhan
Bacaan: Kejadian 3:8-15Ketika menggunakan komputer, kadang kita merasa lelah, nyeri pada bagian tangan, atau mata ... Selengkapnya
Jangan Wariskan Utang
Bacaan: Amsal 13:20-22 Kepengurusan PSSI era Nurdin Halid ternyata meninggalkan utang, bukan hanya utang prestasi ... Selengkapnya
Bertobat Secepat Mungkin
Bacaan: 1 Yohanes 1:5-10 Apakah Anda sering mengalami cegukan dan bingung bagaimana mengatasinya? Cobalah salah ... Selengkapnya
Jangan Mau Dibohongi
Bacaan: Imamat 19:23-31 Meski gelombang modernisasi telah lama merambah Cina, hal-hal takhayul rupanya masih kuat ... Selengkapnya
Pemimpin yang Melayani
Bacaan: Yohanes 13:1-20 Sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama tentu selalu mendapat pelayanan kelas satu ... Selengkapnya
RUU Kerukunan Umat Beragama Harus Ditolak
Jakarta, BAHANA Rancangan Undang-Undang Kerukunan Umat beragama harus ditolak karena di dalamnya memuat berbagai hal ... Selengkapnya
Pelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri Malang
Malang, BAHANA Tulisan punya dampak yang sangat besar dalam perjalanan sejarah dunia. Seandainya tidak ada ... Selengkapnya
Penahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan Pelayanan
Yogyakarta, BAHANA Berawal dari kerinduan jemaat memiliki dua pendeta, GKJ Wirobrajan, Yogyakarta, akhirnya menyelesaikan serangkaian ... Selengkapnya
Dampak Kawin Campur
Jakarta, BAHANAKawin campur bisa menimbulkan dampak terhadap emosi dan psikologis. Hal tersebut dipaparkan Ketua Program ... Selengkapnya
Doa Bersama untuk Negeri
Bandung, BAHANASekitar 600 orang mengikuti doa dan puasa bersama di depan Istana presian di jalan ... Selengkapnya
Anak-Anak Panti Asuhan Cetak Prestasi
Jakarta, BAHANAMenurut Direktur Panti Asuhan (PA) St. Vincentius Putera, Pastor Daniel Dedie Kurniadi OFM, nama ... Selengkapnya
Album Kasih Setia Mu Teddy Andrew - Terpilih Untuk Dikasihi
Jakarta, BAHANA Impian merupakan suatu harapan yang diperjuangkan. Ketika impian Teddy Andrew membuat album menjadi ... Selengkapnya
Syafii Maarif, Konsisten Menyuarakan Kebenaran dan Keadilan
Jakarta, BAHANA “Sebagai anak bangsa sejatinya tetap konsisten untuk berteriak dan bertindak dalam menyuarakan kebenaran ... Selengkapnya
Karakter Sejati Murid Kristus
Pengarang : Brian ByrneFormat Buku : 14 x 21cmJumlah Hlm : xiii + 205Be my ... Selengkapnya
Bertumbuh dalam Kebenaran
Judul: Kebenaran yang MembebaskanPengarang : Johny TheFormat Buku: 14 x 21cmJumlah Halaman: viii + 152Ada ... Selengkapnya
Dipulihkan untuk Memulihkan
Judul: Healing MinistryPengarang : Chester dan Betsy kylstraFormat Buku : 16 x 24cmJumlah Hlm : ... Selengkapnya
Pola Pikir Melayani
Pengarang : Ev. Daniel Alexander Format Buku : 12 x 19cm Jumlah Hlm : viii ... Selengkapnya
Pengangkatan
Judul : Could The Rapture Happen Today?Tebal : VII + 199Penulis : Mark HitchcockFormat : ... Selengkapnya
Tak Kenal Maka Tak Sayang
Pengarang : Pdt. Jonar T.H. Situmorang,M.A.Format Buku : 15 x 23cmJumlah Hlm : x + ... Selengkapnya
MENELANJANGI IBLIS
Pengarang : Pdt. Jekoi Silitonga Format Buku: 14 x 21Jumlah Hlm: xvi + 216 ... Selengkapnya
Renungan Akhir Zaman
Pengarang : Haryadi BaskoroFormat Buku : 14 x 21Jumlah Hlm : xiv + 370 Kedatangan Tuhan ... Selengkapnya
 

Semua Warta »

Warta Selengkapnya

Debora Endah Yati (17) - Natal Tiba...Ministry Music Center - Melayani Jual Beli Alat MusikPelatihan Jurnalistik di Universitas Negeri MalangTomboy, tapi Feminim
Sinar Pelangi, Sinar LaserHabis Natal, Kok Jadi Pusing?Natal Sang Firman Turun ke BumiGambar Iblis Ditemukan di Lukisan Giotto
Langsing dan CerahImelda Fransisca - Host Natal VatikanPenahbisan Pendeta Diharapkan Optimalkan PelayananHadiah Terindah
Fakta Unik di Sekitar NatalHayatilah Makna Natal yang SesungguhnyaNatal yang Berkesan dan Penuh ArtiMenghidupi Injil dalam Keanekaragaman
Yesus Dasar PertobatanDampak Kawin CampurUtojo Sutjiutama - Sampaikan Kabar Sukacita dengan SinemaWadah bagi Anggur Baru
NATAL, KOK BIKIN KESAL? Mencari Makna Natal yang HilangTuhan Menampung Air Mata KitaNatal yang SuramHidup dalam Kebenaran
Arend Stevanus Michiels - Optimis Bisa Lestarikan Musi KeroncongKuhidup dalam KemenanganLebih Suka Jadi AtletDoa Bersama untuk Negeri
Anak-Anak Panti Asuhan Cetak PrestasiKisah Petani dari TemanggungPosisi di Hadapan TuhanPerceraian Politik
Jangan Wariskan UtangSegala Sesuatu Ada BaiknyaPentingnya Lagu untuk AnakLagu Dewasa Bukan untuk Anak-anak!
Hari Raya Semua Orang KudusBertobat Secepat MungkinMembiasakan Anak dengan UtangRisma Oktavia Simbolon - Lestarikan Khazanah Bangsa
Ada apa di Keluargaku?Indonesia Siapa Punya? Cara orang-orang sederhana mencintai bangsanyaBerawal dari KeluargaSebungkus Mie Instan
Karakter Sejati Murid KristusTINA TOON WORK HARD, PLAY HARDClaradila Damayanti Putri - Kalau Aku Besar Nanti ...Hubungan Sesama Jenis
Irwan Alexander Kartiko - Orangtua AsuhSpirit Keberhasilan


Cari Arsip


Warta Kita
06 Desember 2011
Berlangganan Majalah Bahana bisa diskon 20%
...Selengkapnya

03 April 2009
Mohon bantuan tentang info jadwal ibadah dan misa
...Selengkapnya

20 Maret 2009
Saran browser untuk akses website eBahana.com
...Selengkapnya

Video

Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)

Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini»
*)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB)



Top Artikel



Polling
Rubrik Inspirasi mana yang paling Anda sukai dari majalah Bahana ?
  Jumpa Bintang
  Bincang Tokoh
  Hati Gembala
  Usaha Kita
  Inspirasi



SMS Renungan
>Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Pagi
Kirim ke:
TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363
Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG
dan kirim ke 5454 (Telkomsel)
Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN



Sabda Tuhan
:
http://sabdaweb.sabda.org
 
 




Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi |