08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Maria Shandi - Si Penyentuh HatiBy: Len | Inspirasi | 22 Juli 2010, 11:57:36 | Dibaca: 1320 kali Sentuh Hatiku, sebuah lagu yang cukup fenomenal di dunia hiburan kristiani. Maria Shandi, pelantun hits ini, menuai sukses. Siapa yang tidak kenal Maria Shandi. Gadis berusia 21 tahun ini memulai kariernya di dunia entertainment musik kristen melalui soundtrack film Mukjizat Itu Nyata. Sebelumnya, ia mengaku bukan siapa-siapa. Sejak hits bertajuk sama dengan judul sinetronnya itu sering diperdengarkan di televisi, nama Maria Shandi mulai meroket. Setelah itu, Sentuh Hatiku, lagu yang lahir dari kisah suram seorang gadis yang diperkosa oleh ayahnya sendiri, menjadi satu dari anak tangga Shandi menuju kesuksesan. Maria Shandi dikenal ramah. Kesan itu terbaca dari facebook gadis berkulit putih ini. Ia tampak antusias meladeni setiap pertanyaan yang dilontarkan para fans-nya di jejaring sosial tersebut. Begitu pula ketika ditemui usai penampilannya di sebuah acara, di Yogyakarta, pertengahan April lalu. “Di sini menyenangkan, ya…” kata Maria mengawali pembicaraan. Busana panggung yang dikenakannya saat itu tampak pas dengan sosoknya yang energik. Ia kelihatan percaya diri. Hm, kesan kedua yang apik. “Menyenangkan? Kenapa?” “Mereka ramah-ramah dan baik-baik…hahaha…” ujarnya sambil tertawa lepas. Tidak kaku. Beberapa teman, termasuk Suwandi, Papa sekaligus manager-nya ikut tertawa. Covering Tapi selain itu, ia menambahkan, hal yang paling penting dalam setiap penampilannya adalah covering. Sang Papa, yang selalu ikut Maria ke kota-kota, baik untuk melayani bersama (khotbah) maupun hanya sekadar menemani, juga berfungsi sebagai pendoa untuk meng-cover ketika gadis itu manggung. “Butuh banget yang namanya covering, ya. Apalagi kalo kita ke tempat-tempat terpencil. Pernah suatu ketika ada orang yang cerita, waktu saya lagi tampil di Kalimantan, ada bola-bola api di atas beterbangan. Dengan covering, itu semua bisa lewat,” kisahnya. Selain itu, covering membuat pelayanan tidak hampa. Ada impact-nya. Bukan hanya bernyanyi. “Mimpi saya, kelak saya menjadi penyanyi yang bisa membawa dignity, hadirat Tuhan.” Satu Untuk Selamanya “Satu untuk selamanya,” katanya. Ia melihat Mama dan Papanya menjalani hidup bahagia dengan konsep tersebut. Itu pula yang hendak dicontoh Maria. Bagaimana, udah punya calon? “Ah, belum,” katanya tersipu. “Untuk sekarang, berteman aja dulu. Sebanyak-banyaknya. Lagipula, saya nggak kuat patah hati, hahaha…” Tawanya menggema. Meski demikian, Maria percaya bahwa pasangan hidup yang berasal dari Tuhan akan langgeng selamanya. Merambah Jazz “Ya, untuk ke depan memang kepikiran akan membuat album semi jazz.” Penyanyi yang berkolaborasi dengan Mike Idol, Angel Idola Cilik dan Jason (pencipta lagu Sentuh Hatiku, red), di album keempatnya yang bertajuk Masih Ada Tuhan ini, memang ingin berkiprah di dunia nyanyi sejak kecil. “Puji Tuhan, feedback-nya hingga saat ini baik.” Baiklah, Maria. Makasih ya sudah berbagi. Ngomong-ngomong, apa pesanmu untuk pembaca Bahana? “Kita harus pray hard, berdoa sungguh-sungguh, work hard, bekerja sungguh-sungguh, dan God favour, minta perkenanan Tuhan. Itu yang akan membuka kesempatan kita. Dan membantu kita meraih setiap kesempatan itu.” Hmm. Ada lagi? Cukup. Selamat berkarya, Maria…. Sumber: Majalah Bahana, Juli 2010 [Kembali] By: scherpenzeel | 07 Januari 2011 | 21:26:09 I ♥ maria :D Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||