06 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Ular BeludakBy: ryu | Bible World | 20 Juli 2010, 09:04:58 | Dibaca: 1295 kali Sejak manusia masih hidup di Taman Eden hingga pada akhir zaman, ular merupakan salah satu binatang yang kerap disebutkan keberadaannya. Hingga hari ini para ilmuwan telah mengidentifikasi ribuan jenis ular dari seluruh dunia, salah satunya adalah ular beludak. Namun tahukah Anda apa yang disebut ular beludak itu? Nats pertama dalam Alkitab yang menyebut ular ini adalah Kejadian 49:17, “Semoga Dan menjadi seperti ular di jalan, seperti ular beludak (Ibr.: shephiphon) di denai yang memagut tumit kuda, sehingga penunggangnya jatuh ke belakang.” Dalam nats yang lain, kata “ular beludak” merupakan terjemahan dari kata Ibrani ‘eph’eh. Pemakaian kata ini di Perjanjian Lama tidak terlalu jelas dan mengacu kepada beberapa jenis ular (bdg. Ay. 20:16; Yes. 30:6). Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini mungkin mengacu kepada ular gurun yang bertanduk dari Arabia dan Mesir. Kepalanya berbentuk segitiga dan berkulit kasar. Ular jenis ini sering bergelung dan menunggu di pasir sampai seekor binatang kecil lewat di tempat itu. Jika mangsanya lewat, maka ia menyerang dengan pagutan yang amat beracun. Kebanyakan binatang dewasa dapat mencium bau ular beludak dan sangat takut terhadapnya. Rasul Paulus pernah bersinggungan dengan ular ini sewaktu terdampar di Malta karena kapalnya yang ditumpanginya karam (Kis. 28:1-6). Kata ular beludak (Yun.: echidna) dalam nats ini memang mengacu pada ular berbisa secara umum. Namun terutama pada sejenis ular yang sering ditemukan di pesisir Laut Tengah. Ular beludak ini berbeda dari ular-ular lain karena tidak bertelur, melainkan beranak. Dalam Perjanjian Baru, istilah ular beludak kerap digunakan Yohanes Pembaptis dan Tuhan Yesus sebagai sindiran kepada orang-orang Farisi dan Saduki (mis. Mat. 3:7; 12:34; 23:33). Istilah ini melambangkan orang yang memiliki sifat licik, munafik, suka menjilat, mementingkan diri sendiri, dan suka berkonflik dengan sesamanya. Sumber: Renungan Pagi, Juli 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||