08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Fransiskus Jainal Hasibuan - Si Pengantar JenazahBy: Grollus Daniel Sitanggang | Inspirasi | 14 Juli 2010, 15:34:08 | Dibaca: 1002 kali Kenal atau tidak, jauh atau dekat, Fransiskus Jainal Hasibuan (52) selalu memberikan hati dan tenaganya untuk menyiapkan penguburan bagi keluarga yang berduka. Entah apa pun sebab kematian orang tersebut, pria berwajah misterius ini tetap peduli. Peristiwa kerusuhan antar kelompok warga di Pulo Mas, Jakarta tahun 1975, menewaskan Sondang yang merupakan kawan karib Jainal. Di Jakarta Sondang tidak memiliki sanak famili, janazahnya pun dibiarkan membeku di RSCM. Tahu akan hal itu, Jainal pun tergerak untuk memakamkannya. Ditemani beberapa kawan, ia mengambil jenazah Sondang dan memakamkannya. Hatinya Tergerak Apapun sedia ia lakukan di rumah keluarga yang berduka. Mempersiapkan rumah untuk persemayaman sampai memasang tenda, ia siap. Bahkan memesan peti mati, mobil jenazah dan liang lahat bukan sesuatu yang merepotkan. Yang meninggal, baginya perlu mendapat perhatian khusus, terutama keluarga yang berduka. Berbagai macam cara manusia meninggal sudah pernah ia bantu jenazahnya, dari yang wajar sampai yang tidak wajar, seperti bunuh diri, kecelakaan, pembunuhan. Rasa menjijikkan dan takut terhadap mayat, tidak ada di benaknya. “Sudah gila kali si Jainal ini urusin mayat orang,” respons awal dan terkadang masih ia dengar hingga saat ini. Anggapan bahwa yang meninggal karena sakit menular membahayakan itulah yang membantu penyebaran “kabar kegilaanya” itu. Kelebihan Lain Kadang ia heran ketika menjumpai keluarga yang belum memakaikan baju bagi jenazah. Bisa karena takut akan penyakit, bisa juga karena jenazah sudah lebih dulu kaku. “Biasanya saya doa, lalu pelan-pelan saya memakaikan bajunya. Saya selalu berhasil memakaikan baju untuk jenazah tanpa harus memotong baju dan merusak jenazah,” jelas jemaat Paroki St. Maria Vianny, Cilangkap ini. Kelebihan lainnya, kalau ada orang yang sudah dalam kondisi kritis. Memprihatinkan. Antara hidup dan mati, dan ia mendoakannya, tak lama kemudian penderitanya segera “pergi”. Mengantar Jenazah Pendeknya untuk kepentingan jenazah, ia mau melakukannya. Termasuk juga menempuh perjalanan berhari-hari dengan mengendarai mobil menghantar jenazah ke Sumatera yang rutenya sulit dilalui. Berbagai pengalaman ketika mengantar jenazah pun tak jarang dijumpai. Dari adanya penampakan sampai dengan situasi dalam perjalanan yang tidak mengenakan. “Tapi rasa gentar, takut tidak penah muncul sedikit pun. Yang saya pikir adalah bagaimana jenazah ini tiba tanpa ada masalah,” tuturnya. Kini ia sadar, inilah anugerah Tuhan untuknya. Anugerah yang berbeda dari orang kebanyakan. Seperti yang dialami Fransiskus de Borgai yang mengantar jenazah ratu cantik. Jenazah itu kemudian rusak dalam perjalanan. “Saya hanya membantu supaya tubuh tanpa roh itu kembali ke tanah,” tandasnya... Sumber: Majalah Bahana, Juli 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||