08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Luar dan dalam berbedaBy: Indayati Oetomo | Konseling | 09 Juli 2010, 15:56:08 | Dibaca: 546 kali Salam sejahtera, terkadang saya heran dengan sikap para hamba Tuhan yang di depan jemaat dan di dunia luar berbeda. Saya seorang pekerja di suatu gereja dan cukup dilemma dengan suasana dan situsi tersebut. Kesabaran, kasih, dan kelemahlembutan pelan-pelan terkikis seiring waktu. Saya tidak mau menghakimi, tetapi saya tidak berani menegur karena mereka senior di atas saya, tetapi saya harus bersikap bagaimana? Apakah saya biarkan saja dan biarlah keadilan Tuhan yang bekerja? Tuhan memberkati. (Suhadi, Batam) Suhadi yang baik, apapun profesi yang ditekuni oleh seseorang persyaratan sikap yang mutlak harus dipunyai adalah integritas. Karena memiliki integritas, maka sikap kita dapat dipertanggung jawabkan dan tidak berbeda baik saat sendiri maupun di depan publik.Artinya, melalui integritas yang dimiliki, seseorang lebih tulus apa adanya dalam bersosialisasi, tidak berperan sebagai pribadi ganda dan juga tidak memakai topeng dalam bersikap. Contoh yang Anda ungkapkan adalah masalah yang sering terjadi di sekeliling kita, sesuai dengan kata bijak yang mengatakan, “Semakin seseorang sering memberi nasehat, maka di situlah dia akan lebih sering melanggarnya.” Mengenai contoh sikap negatif dari hamba Tuhan yang Anda amati selama ini janganlah membuat Anda ikut menghakimi Profesinya, tetapi itu bagian dari komitmen serta motivasi dari hamba Tuhan tersebut yang salah. Sehingga dalam menjalankan profesinya, hamba Tuhan seperti ini bukannya mengangkat nama Tuhan, namun justru membuat jiwa-jiwa sulit diselamatkan. Saran saya untuk Anda, pengalaman serta pemandangan sikap semacam ini hendaknya dijadikan pembelajaran, bahwa dalam menjalankan profesi faktor terpenting yang harus kita miliki adalah: integritas, sedangkan faktor kepemimpinan yang menghasilkan transformasi adalah : keteladanan (selaras antara ucapan dan kelakuan). Sumber: Majalah Bahana, Juli 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||