08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Keputihan bikin Suami Berzina?By: Draw | Konseling | 07 Juli 2010, 00:00:33 | Dibaca: 1183 kali Hubungan suami-istri adalah hal yang esensial dalam pernikahan. Gangguan yang ada, berpotensi merusak. Penyebabnya seringkali sangat sepele. Seperti kasus di bawah ini: Shalom dokter Andik, saya Anjeli. Saya sudah menikah 12 tahun. Dan dikaruniai seorang anak laki-laki. Saya mempunyai penyakit keputihan yang mengakibatkan hubungan intim kami tidak pernah memuaskan. Suami saya tidak pernah minta kalau bukan saya duluan. Saya sudah berobat ke mana-mana tapi tak kunjung sembuh. Suami saya pendiam dan baik. Tapi kalau melihat situasi, saat ini saya takut kalau-kalau suami saya selingkuh karena saya mau hamil lagi pun tidak bisa. Apa yang harus saya lakukan? Terimakasih Gbu. (Anjeli) Ibu Anjeli, secara sederhana keputihan ada dua macam, yaitu keputihan yang fisiologis, dan pathologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang bukan disebabkan oleh penyakit, tetapi lebih karena perubahan dan dinamika fungsi tubuh. Keputihan seperti ini bisa terjadi menjelang, atau sesudah menstruasi, saat wanita bergairah seksual, atau saat terjadi kehamilan. Keputihan seperti ini tidak menetap dan tidak memberi keluhan yang berarti. Keputihan pathologis, disebabkan oleh penyakit infeksi seperti jamur, kuman, virus, parasit, bahkan bisa karena keganasan. Keputihan jenis ini tidak terkait dengan perubahan fungsi-fungsi tubuh, cenderung lama, dan memberi ganguan rasa panas bahkan nyeri di daerah intim, serta bau-bau yang tidak sedap. Keluhan Ibu Anjeli yang tidak kunjung sembuh, mengarah pada kondisi keputihan pathologis. Dalam situasi ini, Ibu Anjeli bersama suami harus menjalani pemeriksaan serta pengobatan medis bersama. Sebab, seringkali penyakit keputihan menyerang sepasang suami-istri, tetapi tidak memberi manifestasi klinis pada suami, sehingga istri sakit tapi suami tampak sehat, padahal keduanya terserang penyakit tersebut. Nah, bila hanya istri yang diobati, maka suami bisa menulari istri lagi saat berhubungan seksual. Di samping diperiksa secara bersama-sama, ada pemeriksaan yang lebih intensif untuk mengetahui penyebab keputihan tersebut, misalnya dilakukan pembiakan mikroorganisme yang ada dalam cairan keputihan. Dengan pemeriksaan yang teliti dan pengobatan yang radikal, hampir tidak ada keputihan yang tidak bisa disembuhkan. Karena itu, cobalah berobat berdua di dokter ahli penyakit kulit atau dokter ahli kebidaan terbaik di kota ibu. Ada baiknya juga, Ibu Anjeli mencari waktu yang tepat untuk menyampaikan isi hati Ibu kepada suami, serta kekhawatiran ibu bahwa suami bisa mencari pasangan seksual lain, akibat penyakit ini. Pembicaraan dari hati ke hati, akan membangun keintiman hubungan, dan memiliki efek pencegahan dari perbuatan zina. Sementara itu, Ibu Anjeli dan suami tetap bisa melakukan hubungan seksual dengan pelindung kondom. Kondom jelas tidak memberi perlindungan 100% dari berbagai penyakit menular seksual, tetapi kondom yang berpelumas, menolong suami-istri untuk tetap bisa berhubungan seksual, meskipun kepuasannya tidak maksimal. Hal semacam ini, setidaknya mengurangi ketegangan seksual suami-istri yang secara berkala harus dilepaskan. Dengan cara ini sebenarnya potensi perzinaan bisa diturunkan. Saya mendorong Ibu Anjeli menghadapi situasi ini bersama suami. Jangan pernah menghadapinya sendirian, apalagi menyembunyikan seolah-olah tidak ada masalah. Berobatlah dengan baik, harapkan pertolongan Tuhan, dan ingat : I Korintus 7:4 Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Sumber: Majalah Bahana, Juli 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||