By: poy | Renungan | 05 Juli 2010, 00:27:12 | Dibaca: 234 kali
Bacaan: Ulangan 28:1-14 Tidak ada orang menolak hidup sukses dan diberkati. Untuk mendapatkannya, ada orang-orang yang menempuh cara-cara yang baik dan benar. Namun, ada pula yang melakukan tindakan tak terpuji untuk mendapatkannya. Tidak sedikit orang yang memakai jasa dukun atau jimat supaya toko, warung atau usahanya laris. Ada yang berbuat curang terhadap saingannya supaya pekerjaannya berhasil. Ironisnya, terkadang anak-anak Tuhan juga ikut melakukan tindakan-tindakan serupa. Memang, ada banyak cara untuk sukses dan menjadi kaya ditawarkan oleh dunia ini, namun hasil akhirnya tidak baik. Bagaimana seharusnya sebagai anak-anak Tuhan kita bersikap? Apa yang Alkitab katakan mengenai hal ini?
Kebenaran firman Tuhan lebih ajaib dari jimat mana pun atau cara apa pun yang diberikan oleh dunia. Bahkan, sejak Perjanjian Lama, Allah sudah memberikan resep berkat-Nya. “Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang” (Ul. 28:2-3). Kunci ketika kita ingin segala berkat Tuhan tercurah ke dalam hidup kita adalah: mendengarkan suara Tuhan.
Ini adalah cara paling ampuh untuk membuka pintu berkat Allah tercurah dalam segala aspek kehidupan kita. Tuhan sangat rindu memberkati pekerjaan dan hidup kita, tapi masalahnya, apakah kita selama ini sudah baik-baik mendengarkan suara-Nya? Seberapa banyak waktu yang kita luangkan untuk bersekutu secara pribadi dengan-Nya, membaca Alkitab secara teratur, merenungkan, dan melakukannya? Atau jangan-jangan, selama ini kita hanya menginginkan berkatberkat-Nya, tetapi tidak mau menerima setiap firman yang disampaikan-Nya?
Sahabat ReMa, ketika kita menyediakan waktu untuk mendengarkan suara-Nya, ada banyak hal yang akan kita dapatkan selain hubungan yang lebih erat dengan Tuhan. Dia akan memberikan hikmat, strategi, bahkan ide-ide kreatif untuk kita menjalani hidup dan pekerjaan kita. Jika selama ini kita belum melakukannya, tidak ada salahnya bila kita memulainya malam ini juga.
Kemerdekaan Finansial Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Dapat Bonus Mukjizat Nama saya Ibu Lena (56). Saya sudah lama sakit Jantung. menurut dokter, jantung saya kurang ... Selengkapnya
•
Kiamat Pseudoscience Bacaan: Matius 24:37-44Masyarakat tidak perlu terpancing dengan isu kiamat 2012. Sebab, berdasarkan kajian ilmiah, isu ... Selengkapnya
•
Tetap Rendah Hati Bacaan: Mikha 6:1-8Bill Farmer, Dubes Australia untuk Indonesia ternyata memiliki prinsip hidup sederhana yang tidak ... Selengkapnya
•
Salah Jatuh Cinta Bacaan 1 Timotius 6:3-10Jatuh cinta memang menyenangkan. Tiap saat ingin bertemu dengan pujaan hatinya. Hal ... Selengkapnya
•
Jangan Lupakan Kaum Lemah Bacaan: Imamat 19:9-22Masih ingat cerita tentang Koin untuk Prita Mulyasari? Sejak mulai hingga proses pengumpulan, ... Selengkapnya
Musuh dalam Selimut Bacaan: Yosua 7:1-26Engkong atau kakek saya berasal dari daratan Cina yang datang ke Surabaya untuk ... Selengkapnya
•
Sumber Pengetahuan Sejati Bacaan: Kejadian 3:1-7Masih banyak masyarakat yang tidak tahu manfaat dan kegunaan tanaman obat keluarga (Toga) ... Selengkapnya
•
Cakap Membaca Zaman Bacaan: Markus 13:24-32Mulyono yang berprofesi sebagai nelayan memutuskan tidak melaut untuk sementara waktu. Ia memilih ... Selengkapnya
Menjadi Kesayangan Bapa Jakarta, BahanaPuisi merupakan curahan isi hati. Melalui puisi, Imelda Purnama merangkainya kembali menjadi lagu penyembahan. ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN