06 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Bayi MusaBy: ray | Bible World | 22 Juni 2010, 09:27:32 | Dibaca: 1137 kali Sumber Keluaran 1:15-2:1-10. Ada suami istri dari suku Lewi yang tinggal di Mesir. Mereka mempunyai anak laki-laki. Selama tiga bulan, anak itu disembunyikan. Akhirnya, ia diletakkan di peti pandan, kemudian “diasingkan” di Sungai Nil. Ada beban psikologis yang memberatkan. Tidak mungkin mereka berpisah dengan anak mereka. Mereka terintimidasi karena perintah Firaun tidak menguntungkan Israel. Semula para bidan disuruh membunuh bayi laki-laki. Upaya ini gagal. Sebelum bidan datang, para perempuan Israel telah bersalin. Kemudian, semua rakyatnya dilibatkan agar bayi laki-laki Israel dibuang di Sungai Nil. Begitu beratnya situasi itu sehingga mereka belum sempat menamai si bayi. Nama Musa tidak diberikan oleh orangtuanya, tetapi oleh putri Firaun setelah diangkat dari air. Barangkali, orangtua kandungnya hanya memikirkan bagaimana menyelamatkan anaknya sehingga tak sempat memberi nama kepada anaknya. Namun, mereka tidak membiarkan anaknya sendirian. Kakak perempuan bayi itu disuruh mengawasi adiknya. Dalam “pengasingan” itu, kehadiran putri Firaun di Sungai Nil mengubah nasib si bayi. Ketika dayang-dayang sang putri menemukan bayi itu, si kakak menemui sang putri dan menawarkan inang penyusu dari perempuan Ibrani. Sang putri mengizinkan. Si kakak lalu memanggil ibu kandungnya. Oleh sang putri, si ibu disuruh menyusui bayi itu dan diberi upah. Karena perintah itu, si ibu bisa berdekatan dengan anaknya tanpa kekhawatiran sedikit pun karena berada di tangan yang tepat. Di bawah lindungan sang putri, si ibu terbebas dari intimidasi karena perintah Firaun itu. Bayi Musa pun berubah status, dari anak orang biasa menjadi anak bangsawan. Meski tetap diasuh oleh ibu kandungnya, ia menjadi anak angkat putri Firaun. Hal ini menunjukkan bahwa tangan Tuhan bekerja untuk mempersiapkan pemimpin sejak dini. Sumber: Renungan Siang, Juni 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||