08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Bukan Tempe, Tapi BolaBy: Manati I. Zega | Artikel | 12 Juni 2010, 14:09:09 | Dibaca: 728 kali Kekuatan diri fragil adanya. Di Mana saja kita dapat menimbang ilmu. Tepatnya, belajar banyak hal. Kita dapat belajar dari seorang anak kecil. Atau, pribadi sederhana yang berada di sekeliling kita. Benarlah ketika Andrias Harefa, seorang penulis, mengatakan kita perlu belajar dari universitas kehidupan. Beragam hal dapat kita pelajari. Suatu pelajaran berharga yang tak mungkin didapatkan dari bangku kuliah. Kathleen, waktu itu masih Balita. Di kamar, anak ini senang membanting-banting bola kesukaannya. Setiap kali membanting bola, bola itu melambung tinggi. Makin kencang dibanting, makin tinggi pula ia melambung. Wow.... BOLA VS TEMPE Bandingkan dengan tempe. Tempe itu tatkala dibanting, hancurlah ia. Tempe tak kuat menahan bantingan yang hebat. Hanya sekali dibanting, dipastikan tempe tak berbentuk. Sangat berbeda dengan bola. Sebenarnya, inilah gambaran perjalanan iman kita. Ada orang Kristen yang ketika imannya diuji langsung hancur berkeping-keping. Namun, ada pula yang makin dibanting, makin melejit. Imannya kian kokoh. Ibarat paku yang makin dipukul, makin menancap kuat. Makin dipukul, makin merasuk ke dalam tiang yang kuat dan kokoh. Andaikan paku itu ujian kehidupan. Tiang yang kuat itu adalah Kristus. Maka, seharusnya, ujian-ujian itu makin melekatkan kita dengan Kristus, Tuhan dan Juruselamat. Bukan sebaliknya, menjauhkan kita dari-Nya. Fanny Jane Crosby meninggalkan teladan yang luar biasa. Pada permulaan abad ke-19, dengan tegas ia menyerukan pesan. Pesan itu adalah Christ is My Glory. Selama hidupnya, sekitar 8000 syair lagu rohani dikarangnya. Salah satunya adalah Blessed Assurance yang dalam Kidung Jemaat diterjemahkan Kuberbahagia Yakin Teguh. Lagu itu sungguh memberkati gereja-gereja di seluruh dunia. Berikut syair lagu itu. “Blessed Assurance Jesus is mine O what a foretaste of glory divine Heir of salvation, purchase of God Born of His Spirit, washed His Blood. this is my story this is my song Praising my Saviour all the day long This is my story this is my song Praising my Saviour all the day long” Terkadang saya bertanya, bagaimana mungkin Fanny sedemikian kokoh? Rahasia itu tersingkap tatkala mengetahui hubungan pribadinya dengan Tuhan. Fanny membangun hubungan yang pribadi dengan Allah. Setiap saat, ia selalu bersandar pada anugerah-Nya. Setidaknya, hal itu tercermin dari lagu-lagu yang dikarangnya. PENGALAMAN SANG TEOLOG “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami” (2 Kor. 4:7-10). Perjalanan iman kita pada masa yang akan datang tidaklah mudah. Zaman kian sukar. Tekanan menindih demikian kuat tanpa belas kasihan. Namun, melekat kepada Tuhan itulah kunci kekuatan iman sejati. Maka, menaklukkan diri kepada-Nya, itulah kunci kekuatan setiap umat. Selamat mencoba. Sumber: Majalah Bahana, Juni 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||