08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
HENDAK DICERAI SUAMIBy: Pengky Andu | Konseling | 11 Juni 2010, 16:21:59 | Dibaca: 718 kali Bahana, saya Desi. Saat ini saya sedang menghadapi masalah rumah tangga. Suami saya ingin menceraikan saya karena masalah sepele. Masalahnya adalah tentang anak kami, orangtuanya ikut campur sampai saya dicekik. Saya sekarang tinggal bersama ibu saya hampir ½ bulan. Suami saya pun tidak melihat anaknya. Mohon nasihatnya. Terima kasih.(Desi, HP: 08585615XXXX) Memang jadi Opa-Oma itu, terkadang kelewatan. Buat saya saat ini, cucu itu jadi segalanya. Namun, saya bisa menjaga batasannya, karena ia milik orangtuanya. Paling tidak, saya hanya bisa membantu mengasuh, menasihati dan menyenangkan cucu. Jangan sampai mertua mengambil urusan anak. Tidak boleh! Cucu adalah urusan orangtuanya sendiri. Opa-Oma hanya membantu saja. Jujur saja, keberadaan cucu merupakan hiburan luar biasa yang Tuhan buat untuk saya. Tentu saja hal yang sama terjadi pada Opa-Oma yang adalah mertua Anda sendiri. Yang ingin saya tekankan adalah bicarakan pada suami tentang anak. Karena anak ini merupakan hak kalian berdua. Kecintaan itu mengalahkan segalanya. Jadi jangan keraskan hati dan datangilah suami. Lalu tugas suamilah yang nantinya memberikan pengertian kepada orangtuanya. Maka, selesaikan dahulu urusan anak dengan suami. Lalu suami menyelesaikan dengan orangtuanya. Dengan demikian akan terjadi konsolidasi dan pemulihan. Jauhkanlah gengsi yang berlebihan. Ingat anak adalah milik Anda yang tidak ternilai harganya. Ia adalah buah cinta Anda dengan suami. Sumber: Majalah Bahana, Juni 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||