08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Memberi Batasan pada AtasanBy: Indayati Oetomo | Konseling | 05 Juni 2010, 08:50:59 | Dibaca: 1036 kali Shalom, Ibu Indayati.. Kebiasaan masyarakat Indonesia dengan masyarakat di negara maju yang paling nampak perbedaannya adalah cara mereka mengemukakan pendapatnya. Di negara maju, masyarakatnya memiliki kebiasaan mengemukakan pendapat serta perasaannya secara spontan / langsung. Berbeda dengan masyarakat kita yang cenderung menahan diri serta selalu “diliputi rasa takut” menyampaikan pendapat, apalagi kalau situasi tersebut terjadi dalam konteks hubungan antara junior dan senior. Seolah-olah sudah menjadi sebuah aturan yang baku, bahwa junior tidak sepantasnya mengemukakan sanggahan/ perasaan ketidaksetujuan kepada senior, terutama di tempat kerja. Akhirnya, kita sering menjumpai banyak staf yang demotivasi bahkan diliputi rasa kurang nyaman dalam melakukan aktivitasnya di tempat kerja, seperti yang Anda alami. Salah satu faktor yang mencerminkan sikap profesionalisme adalah “Openess serta Assertiveness” atau adanya keterbukaan, namun kita tetap mengedepankan “Empati”. Rasa keberatan dalam menerima perintah atasan merupakan hak kita sebagai manusia yang punya otoritas serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Agar produktivitas serta rasa nyaman Anda tetap terjaga di tempat kerja, maka berlatihlah untuk ”berani mempraktikkan kemampuan komunikasi”. Pahami bagaimana cara komunikasi yang disukai atasan Anda, agar penolakan Anda tidak menimbulkan kesan negatif. Untuk menunjukkan profesionalisme Anda, maka berikan alasan yang berhubungan dengan job-desc Anda di kantor saat menolak perintah atasan yang sifatnya pribadi. Namun tetaplah memiliki pemikiran yang bijak, bahwa salah satu indikator peningkatan karier juUntuk menunjukkan profesionalisme Anda, maka berikan alasan yang berhubungan dengan job-desc Anda di kantor saat menolak perintah atasan yang sifatnya pribadi.ga ditentukan seberapa baiknya hubungan kita dengan atasan baik secara pribadi maupun di tempat kerja. Jadi janganlah terlalu sering menolak perintah atasan yang sifatnya pribadi. Sumber: Majalah Bahana, Juni 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||