By: sly | Bible World | 15 Mei 2010, 09:15:24 | Dibaca: 334 kali
Seperti namanya, kitab Ratapan berisi ratapan tentang kepahitan hidup yang dialami bangsa Israel. Judul kitab ini diambil dari judul tambahannya dalam naskah PL terjemahan Yunani dan Latin, yaitu Ratapan Yeremia. Secara tradisional kitab ini dibacakan pada hari kesembilan dari bulan Ab (sekitar pertengahan Juli), ketika orang Yahudi memperingati penghancuran kota Yerusalem. Namun pertanyaannya, apakah gunanya membaca kitab yang hanya berisi ratapan atau tangisan orang? Apakah kitab ini tidak “salah kamar” untuk masuk di Alkitab?
Jika ditelusuri, kitab Ratapan tersusun dengan kode-kode tertentu yang nampak dalam pembagian ayat-ayatnya. Kitab Ratapan ditulis dengan gaya sastra yang disebut akrostik. Dalam teks aslinya, susunan kitab ini identik dengan angka 22. Perhatikan penjelasan berikut ini:
- Pasal 1 dan 2 terdiri dari 22 ayat (masing-masing ayat terdiri dari 3 baris), urut abjad.
- Pasal 3 terdiri dari 22 kelompok –setiap kelompok terdiri dari tiga ayat– dengan setiap ayatnya dimulai dari huruf yang sama.
- Pasal 4 terdiri dari 22 ayat –dalam teks asli masing-masing ayat terdiri dari dua baris– urut abjad.
- Pasal 5 terdiri dari 22 ayat – dalam teks asli masing-masing ayat terdiri dari satu baris – tetapi tidak urut abjad.
Para pakar berpendapat bahwa bentuk pengulangan jumlah ayat yang sama jumlahnya dengan jumlah seluruh huruf Ibrani ini ada maksudnya. Dalam hal ini setidaknya ada dua pilihan pandangan besar. Pertama, untuk menunjukkan “lengkapnya” penderitaan. Kedua, untuk menyatakan bahwa perasaan menderita itu justru terkendali.
Kalau kita hanya melihat kitab ini sebagai kitab yang berdiri sendiri, maka pilihan kedua lebih dapat menggambarkan maksud Tuhan. Namun mengingat bahwa kitab ratapan juga berkaitan dengan kitab lain, maksud Tuhan selengkapnya dapat dilihat dengan mengaitkan kitab ini dnegan kitab lain yang lebih memberi jawaban. Dengan demikian, pilihan pertama pun masih dapat dipakai.
*) Disadur dari 100 Bible Faq/ Hananto Kusumo/ Penerbit ANDI
Kemerdekaan Finansial Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Dapat Bonus Mukjizat Nama saya Ibu Lena (56). Saya sudah lama sakit Jantung. menurut dokter, jantung saya kurang ... Selengkapnya
•
Kiamat Pseudoscience Bacaan: Matius 24:37-44Masyarakat tidak perlu terpancing dengan isu kiamat 2012. Sebab, berdasarkan kajian ilmiah, isu ... Selengkapnya
•
Tetap Rendah Hati Bacaan: Mikha 6:1-8Bill Farmer, Dubes Australia untuk Indonesia ternyata memiliki prinsip hidup sederhana yang tidak ... Selengkapnya
•
Salah Jatuh Cinta Bacaan 1 Timotius 6:3-10Jatuh cinta memang menyenangkan. Tiap saat ingin bertemu dengan pujaan hatinya. Hal ... Selengkapnya
•
Jangan Lupakan Kaum Lemah Bacaan: Imamat 19:9-22Masih ingat cerita tentang Koin untuk Prita Mulyasari? Sejak mulai hingga proses pengumpulan, ... Selengkapnya
Musuh dalam Selimut Bacaan: Yosua 7:1-26Engkong atau kakek saya berasal dari daratan Cina yang datang ke Surabaya untuk ... Selengkapnya
•
Sumber Pengetahuan Sejati Bacaan: Kejadian 3:1-7Masih banyak masyarakat yang tidak tahu manfaat dan kegunaan tanaman obat keluarga (Toga) ... Selengkapnya
•
Cakap Membaca Zaman Bacaan: Markus 13:24-32Mulyono yang berprofesi sebagai nelayan memutuskan tidak melaut untuk sementara waktu. Ia memilih ... Selengkapnya
Menjadi Kesayangan Bapa Jakarta, BahanaPuisi merupakan curahan isi hati. Melalui puisi, Imelda Purnama merangkainya kembali menjadi lagu penyembahan. ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN