06 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
TheotokosBy: sih | Bible World | 01 Mei 2010, 08:35:29 | Dibaca: 835 kali Ketika Yesus bertanya, “Siapakah ibu-Ku...?, jawaban-Nya “ibu-Ku ialah siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku (Mat. 12:48-49). Dengan kata “siapa pun”, setidaknya ada tiga tafsiran dapat diperoleh, yaitu 1) menjadi universal karena melibatkan, khususnya, kaum ibu; 2) ibu-Nya menjadi banyak; 3) Dia menganggap Maria sebagai salah satu ibu-Nya. Demi kejelasan, harus diklarifikasi. Jika penjelasan berikutnya diikuti, “yang melakukan kehendak Bapa-Ku”, secara implisit, Yesus mengakui Maria sebagai satu-satunya ibu-Nya. Mengapa makna implisit menjadi benar? Karena, Maria telah melakukan kehendak Bapa. Ketika Gabriel melawat Maria untuk memberitahu bahwa ia akan melahirkan anak laki-laki, Maria taat (Luk. 1:38). Klarifikasi berikutnya, mengapa Yesus mengungkapkan secara implisit? Saat itu, Dia sedang berkhotbah sehingga tidak menggubris kedatangan para kerabat-Nya. Mengapa? Karena, ketika kebenaran disampaikan, tidak boleh ada interupsi sehingga perhatian para pendengar beralih. Meski beralih, pengakuan itu bermakna teologis sehingga perhatian yang sempat beralih bisa Dia kembalikan dengan tetap menyampaikan kebenaran. Kiranya dua klarifikasi itu dapat dipahami. Kembali pada klarifikasi pertama, andil Maria terhadap keselamatan besar. Meskipun Maria bukan Juruselamat dan Penebus melainkan Kristus sendiri, andil Maria adalah memberi sisi kemanusiaan Kristus. Melaluinya, firman itu telah menjadi manusia (Yoh. 1:14) sehingga Maria disebut Theotokos. Maksudnya, ia memberi kelahiran jasmani (tokos) dalam penjelmaan firman (Theos) menjadi manusia. Sekarang, Hawa dan Maria diperbandingkan. Menurut catatan kronologis Alkitab, Hawa lebih dulu makan buah pengetahuan baik dan jahat, kemudian Adam. Setelah kejatuhan manusia, sehingga manusia berdosa, Allah tidak membiarkannya. Dia bernubuat bahwa keturunan Hawa, yaitu Kristus, melalui Maria, akan meremukkan kepala ular (Iblis). Iblis akan meremukkan tumit-Nya (Kej. 3:15). Kepala Iblis diremukkan-Nya ketika melucuti pemerintah dan penguasa saat Dia disalib (Kol. 2:15). Tumit-Nya Iblis remukkan ketika kaki-Nya dipaku di kayu salib. Jadi melalui sisi kemanusiaan yang Maria berikan, Yesus disalib ( 1 Pet. 3:15) sehingga terjadi pendamaian untuk kita dan dunia (1 Yoh. 2:2). Sumber: Renungan Malam, April 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||