Melanjutkan Kehidupan

By: dut | Renungan | 29 Apr 2010, 16:26:09 | Dibaca: 1013 kali

Bacaan: Roma 6:15-23
Mbok Karyo adalah wanita tua yang masih harus berjuang. Suaminya yang dulu bekerja sebagai petani kini tak berdaya karena tubuh yang dimakan usia serta akibat jatuh dari pohon kelapa saat hendak mengambil air nira. Belum lagi tanggungan hidup sang cucu yang dititipkan kepadanya oleh sang anak yang bekerja di Jakarta. Demi menghidupi diri, suami serta cucunya, mbok Karyo harus menembus hawa dingin tiap menjelang subuh, berdiri di tepi jalan menunggu kendaraan yang akan membawanya ke Pasar Beringharjo dari desanya di Sentolo, Kulonprogo. ¨Saya jalani dengan ikhlas, asalkan dapat rejeki halal untuk kehidupan kami bertiga,¨ katanya.

Paulus mengajar agar orang percaya dapat menerima keadaan hidup dan mampu bersyukur atas segala pemberian Tuhan. Ini penting karena kita sering melihat ada orang yang keadaan hidupnya lebih sulit dan berat. Namun, bukan berarti kita hanya meratapi nasib dan putus asa, melainkan harus melakukan sesuatu yang baik. Sebuah ungkapan berkata, ”Orang- orang yang hanya bisa mengasihani dirinya tak akan menghasilkan apa-apa dalam hidupnya.” Sebenarnya, keberadaan setiap orang sangat berarti bagi orang-orang di sekitarnya. Dan ini memberi makna mendalam bagi masing-masing orang. Orang bijak mengatakan, ”Jika kita ingin bahagia atau sehat, fokuslah pada apa yang sudah kita punyai, bukan pada apa yang tidak kita punyai.” Atau, renungkan juga ungkapan yang mengatakan, ”Lebih hebat orang yang berani hidup daripada yang berani mati.” Artinya, kita perlu mengucap syukur atas semua yang kita peroleh: ijazah pendidikan, pengalaman kerja, kasih sayang, peninggalan orangtua yang bisa menghasilkan pemasukan, dan lain sebagainya. Dengan begitu, kita akan tetap bersemangat melanjutkan kehidupan di dalam Tuhan.

Sebagaimana Paulus dan mbok Karyo, apa pun keadaan kita sekarang, mari kobarkan semangat untuk melanjutkan hidup. Kesempatan dan peluang yang baik masih menanti di depan kita untuk diraih, lengkap dengan segala tantangan dan risikonya. Namun ingatlah bahwa Tuhan beserta kita, untuk kita dapat terus menjalani roda kehidupan yang akan membawa kita pada keadaan lebih baik.

Sumber: Renungan Malam, April 2010

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer


Layanan SMS

Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Pagi
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG

Kirim ke:
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363

Untuk berhenti:
UNREG PAGI / SIANG / MALAM
& kirim ke nomor yang sama diatas

Khusus untuk TELKOMSEL
Ketik REG MALAM (atau SIANG, PAGI, MUDA)
Kirim ke 5454.
Untuk berhenti berlangganan, ketik UNREG MALAM (atau SIANG, PAGI, MUDA) ke 5454
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN


Pengumuman

RALAT BAHANA cetak edisi November 2012
24 Okt 2012
Lowongan Penerbit Andi
15 Jun 2012
© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2014
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13