08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Reh Sempana, Pendidikan Pra-sekolah untuk Anak NiasBy: Toni | Misi Gereja | 28 April 2010, 08:23:19 | Dibaca: 1470 kali Nyiur melambai meliuk gemulai menari menyambut para pendatang seiring alunan gelombang samudera biru. Menara-menara lonceng gereja mengintip dari baliknya. Kali ini kita sudah mendarat di dermaga Gunungsitoli, Pulau Nias, Sumatera Utara. Terik matahari pagi itu semakin menyemangati, untuk terus berjalan menyusuri eksotisme Pulau Nias. Terus berkendara di antara tebing dan pepohonan kelapa di jalan, yang mengular sepanjang pantai hingga berbelok untuk memasuki pedalaman ke arah Selatan. Kini semua sudah jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu, ketika gempa besar mengguncang seantero pulau. Semua bangunan sudah kembali tegak seperti sedia kala, aspal mulus melintasi perkampungan tradisional, rumah-rumah panggung khas Nias dan deretan gereja-gereja bergaya protestan, dan Nias tetap saja indah... Melintasi jalan di pedesaan, saya kembali teringat akan sebuah desa bernama Dahana, di Kecamatan Bawolato, 45 KM Selatan Gunungsitoli. Di sana saya menemui seorang ibu guru muda, yang termenung sedih di atas reruntuhan bangunan TK-nya. Sedih memikirkan nasib anak-anak TK-nya yang tidak lagi punya gedung sekolah, tempat tinggal, dan makanan. Ibu guru Reh Sempana memasuki sembilan tahun usia pelayanannya mengajar TK ketika gempa mengguncang. Taman Kanak-kanak itu bernama Immanuel Terpadu, satu-satunya TK yang berdiri di sini sejak 1996, di antara 61 gedung gereja, 14 SD dan 2 SMP. Bawolato adalah satu kecamatan besar dengan 17 desa, dan dihuni 30 ribuan jiwa. Saat gempa 8,7 SR pada 28 Maret 2005 sedikitnya 30 - 40 anak belajar di TK tiap hari dengan 98% tingkat kehadiran. Kecerian anak-anak itu menjadi panorama pagi tersendiri, di antara kesibukan para orang tua mereka yang bertani. “Kesadaran orang tua akan pendidikan pra sekolah sudah lumayan baik di sini, meski sebagian besar masih kecil partisipasinya untuk turut mendidik anak di rumah,” ujar Ibu Guru Reh Sempana. Kondisi ini sulit dihindari karena memang kesibukan bertani orang tua, anak-anak datang ke TK diantar kakaknya yang paling-paling berusia lebih tua dua atau tiga tahun. “Tak jarang kami harus pergi ke ladang untuk menjumpai para orangtua,” terang Sempana. Butuh Banyak TK dan PAUD Saya mengakhiri perjalanan di Nias Selatan. beristirahat di Pantai Sorake, pantai surfing terkenal di dunia, setelah menengok sebuah TK yang dibuka oleh seorang peserta pelatihan guru TK. Letaknya tak jauh dari Bawomatalouo, desa tradisional yang terkenal dengan lompat batunya. TK ini berdiri di tengah desa yang masih asli, dan antusiasme anak-anak serta warga desa sungguh luar biasa, mereka begitu terpukau.. Sumber: Majalah Bahana, April 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||