07 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Misi PenggantianBy: ari | Bible World | 10 April 2010, 08:33:34 | Dibaca: 861 kali Kemanusian Kristus dapat dilihat dari Logos Prophorikos (firman dalam diri-Nya setelah firman menjadi manusia [Yoh. 1:14]) dan Theotokos (kelahiran jasmani (tokos) yang diberikan Maria dalam penjelmaan firman menjadi manusia). Perpaduan keduanya membuat-Nya menjadi surga-bumi, tak tercipta-tercipta, ilahi-manusiawi, baka-fana. Salah satu tujuan firman menjadi manusia adalah penggantian. Maksudnya, karena dosa, manusia harus dihukum tetapi bukan manusia yang dihukum melainkan Kristus. Pada sisi kemanusiaan Dia dibunuh dengan cara disalib (1. Ptr. 3:18). Karena dosa, ada banyak masalah yang menimpa manusia. Manusia dikutuk, ditimpa sakit-penyakit, dan dikuasai maut sehingga sesak dan derita membuatnya semakin terpuruk. Namun, melalui penggantian itu, Kristus menanggung semua masalah itu. Itulah sebabnya ketika disalib, Eli, Eli Lama Sabkhtani? Dia ucapkan (Mart. 27:46). Ucapan itu menggambarkan akumulasi kesesakan, penderitaan, dan hukuman sehingga derita yang Dia rasakan tak terlukiskan. Sesungguhnya, ucapan itu diucapkan manusia. Namun karena penggantian, ucapan itu diucapkan-Nya. Akibatnya, banyak orang, yang tidak tahu, menyangkal monoteisme kristiani. Maksudnya, kalau Yesus itu Tuhan, mengapa Allah Dia panggil? Sekali lagi, ucapan itu semata-mata karena Dia sedang menggantikan manusia berdosa yang seharusnya disalib. Monoteisme kristiani hanya dapat ditemukan pada firman meski firman dapat dibedakan antara firman yang menjadi manusia (Kristus) dengan firman yang tetap ada dalam Bapa (Logos Endiathetos [Mat. 3:17, 17:5, Yoh. 12:28-29]). Keduanya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Perbedaan itu tidak mencederai monoteisme. Tidak mungkin, Allah mencederai eksistensi-Nya. Namun, perbedaan itu sengaja dibuat demi misi keselamatan (Yoh. 3:16). Setelah penyaliban, semua masalah manusia dapat Dia selesaikan sekaligus. Kutuk manusia sudah ditanggung-Nya di kayu salib (Gal. 3:13). Sakit-penyakitnya sudah Dia sembuhkan melalui bilur-bilur-Nya (1 Ptr. 2:24). Kuasa maut sudah Dia patahkan (Rm. 6:33; 1 Kor. 15:53-57). Dengan penyaliban itu, kelegaan dapat manusia rasakan karena semua masalah sudah Dia tanggung. Semua itu terjadi karena misi penggantian. Sumber: Renungan Malam, April 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||