Keadaan Manusia di Akhir Zaman

By: Pdt.DR.Ir. Niko Njotorahardjo | Inspirasi | 06 Apr 2010, 08:58:52 | Dibaca: 4388 kali

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! (2 Tim. 3:1-5)

Bila saudara menyaksikan kondisi seperti di atas, berarti keadaan itu menunjukkan bahwa kita sudah berada di akhir zaman. Setiap hari, kalau saya sedang menonton berita, kadang-kadang saya berpikir kenapa orang-orang Indonesia sekarang berubah? Namun, ternyata di luar negeri pun sama. Maka, saya berkesimpulan, apa yang tertulis dalam Alkitab sedang digenapi.

Saudara akan melihat semua orientasi manusia adalah dirinya sendiri dan uang. Terjadilah, janji tinggal janji, dan pasti tidak akan ditepati selama janji itu tidak menguntungkan diri sendiri. Dunia kita akan mengalami keadaan yang sulit. Saya mencatat apa yang terjadi hari-hari ini adalah pasar yang ambruk, ketidakpastian, ketatnya kompetisi, tekanan resesi, keletihan, skandal keuangan para CEO dan korporasi, tuntutan kreativitas, tuntutan inovasi, dan lain sebagainya. Semua kondisi ini sangat menekan sehingga keadaan begitu sukar.

MENURUT PARA FUTURIS
Di sini saya mencatat tiga orang futuris yang sangat dikenal. Mereka adalah:
1.Alvin Toffler
2.John Naisbitt
3.Patricia Barton

Ketiga futuris di atas pernah mengatakan dunia ini akan masuk ke era informasi. Dan, ternyata mereka benar, meskipun yang mereka katakan itu jauh sebelum dunia mengalami era informasi. Patricia Barton menulis buku yang berjudul Megatrends 2010. Dalam buku itu, ia menulis bahwa dunia akan memasuki era yang baru, yaitu era spiritualitas. Ternyata, kalau kita lihat di-marketplace, era spiritualitas itu sudah terjadi.

Bukan rahasia lagi, yang namanya perusahaan besar, yang hightech perusahaan-perusahaan mainstream telah mensponsori meditasi, seperti yoga, hypnoteraphy, dan sebagainya.

Sekarang di era informasi sudah mengalami kesulitan, karena jika dahulu informasi yang diperoleh untuk mendapatkan data, data lalu disusun dengan berbagai rumus kemudian dapat ditarik suatu kesimpulan. Misalkan: 1+1=2. Namun, sekarang tidak bisa lagi seperti itu. Mengapa? Karena harus ada lagi satu metode baru untuk menganalisa keadaan dan ternyata itu perlu diterawang! Itulah keadaan dunia kita sekarang. Semuanya sudah mulai memakai supranatural.

Kalau kita anak-anak Tuhan tidak intim dengan Tuhan, sehingga kita tidak tahu tuntunan Tuhan, maka akan ada dua hal yang akan terjadi. Kemungkinan pertama, Saudara akan digilas. Kemungkinan kedua, Saudara harus kompromi.

BERSIKAP HATI-HATI
Untuk menghadapi kondisi demikian, Tuhan berkata, “Intimlah dengan Aku. Engkau intimlah dengan Aku!.” Mengapa harus demikian? Tentu, supaya saudara mampu menjawab dan hidup pada keadaan yang sukar ini.

Pada zaman Daniel, Nebukadnezar, Raja Babel, tiba-tiba mendapat mimpi dan ia sangat gelisah akan mimpi itu. Dipanggilnya semua tukang terawang dan ahli nujum yang luar biasa. Ia, lalu berkata, “Aku ini bermimpi, aku mau kalian menerjemahkan mimpiku itu. Akan tetapi, kalau aku ceritakan mimpiku kepadamu dan kamu menjelaskannya kepadaku, dari mana aku tahu bahwa itu benar artinya. Karena itu, aku tidak mau menceritakan apa mimpiku itu, tetapi kamu harus memberitahuku apa mimpiku dan menjelaskan artinya!”

Jelaslah, hanya mereka yang dekat dengan Tuhan yang mampu memahami pemikiran Allah. Bila manusia memilih jauh dari Tuhan, mustahil baginya untuk mengerti pikiran Tuhan yang dalam dan tak terselami itu.

Sumber: Majalah Bahana, April 2010

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!


Warta Populer


Layanan SMS

Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REMA
Untuk Renungan Pagi
Ketik REG <spasi> REPA
Untuk Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG

Kirim ke:
Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363
XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363

Untuk berhenti:
UNREG PAGI / SIANG / MALAM
& kirim ke nomor yang sama diatas

Khusus untuk TELKOMSEL
Ketik REG MALAM (atau SIANG, PAGI, MUDA)
Kirim ke 5454.
Untuk berhenti berlangganan, ketik UNREG MALAM (atau SIANG, PAGI, MUDA) ke 5454
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN


Pengumuman

RALAT BAHANA cetak edisi November 2012
24 Okt 2012
Lowongan Penerbit Andi
15 Jun 2012
© Copyrigth @ CV. Andi Offset 2014
Contact: Online Devision
Jl. Beo 38-40
Yogyakarta, 55281
Indonesia
Tlp: 0274 545 465 ext. 204
ebahana.com v. 3.0.12.13