06 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Didera CambukBy: ryu | Bible World | 06 April 2010, 08:53:39 | Dibaca: 1577 kali Penyaliban merupakan sebuah cara penghukuman kuno yang kejam dan menyakitkan. Karena orang yang dijatuhi hukuman salib akan mengalami kengerian menjelang kematiannya. Di masa kekaisaran Romawi, setiap orang yang akan disalib akan menjalani hukuman dera menggunakan cambuk. Cambuk Romawi merupakan salah satu alat penyiksaan paling menyakitkan yang pernah dikenal manusia. Cambuk ini merupakan cambuk pendek yang terbuat dari kulit binatang atau pilinan tali. Pada bagian ujungnya diikatkan sejumlah paku, pecahan kaca, atau logam kecil. Akibatnya orang yang dicambuk akan mengalami luka yang sangat parah. Bukan hanya kulit, tetapi dagingnya akan turut tercabik-cabik. Setiap bekas cambukan akan meninggalkan setidaknya dua puluh lima luka. Beberapa pakar mengatakan bahwa luka-luka cabikan tersebut sangat dalam sehingga tulang iga orang yang dicambuk tersebut dapat terlihat. Dalam salah satu suratnya, rasul Paulus pernah menulis, “Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan” (2 Kor. 11:14). Artinya, bagi orang Yahudi ada batasan sampai berapa banyak seseorang harus dicambuk. Namun tidak demikian dengan orang-orang Romawi, sehingga sang terhukum kerap dalam keadaan setengah mati usai didera. Banyaknya darah yang keluar selama pencambukan kerap membuat sang terhukum meninggal karena kehabisan darah. Namun tak jarang kematian datang karena infeksi. Pasalnya sebelum digunakan, cambuk direndam dalam darah kambing. Dalam buku Medical Aspects of the Crucifixion of Jesus Christ, Dr. Joe Clements mengatakan bahwa menurut kriteria medis modern, jika pada waktu itu sudah ada rumah sakit, Yesus pasti akan langsung dimasukkan ke dalam perawatan intensif atau kritis (ICU) karena luka-luka-Nya. Dan dilihat dari tingkat keparahan luka cambukan dan ditambah siksaan salib, dapat dipahami kalau kematian akan datang dalam waktu yang singkat. Sumber: Renungan Pagi, April 2010 [Kembali] By: Alberth | 06 April 2010 | 10:01:18 terima kasih Tuhan Yesus..... untuk penderitaan yang Engkau alami semuanya itu untuk umatMu yang penuh dengan Dosa ini. Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||