06 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
M a d uBy: ryu | Bible World | 10 Maret 2010, 15:18:54 | Dibaca: 890 kali Madu sering disebut sebagai salah satu makanan yang menyehatkan. Pada zaman Alkitab, madu dipergunakan untuk membuat kue (Kel. 16:31), memiliki nilai ekonomis tinggi (Yer. 41:8), dan merupakan pemberian yang berharga (2 Sam. 17:29). Di Palestina, madu banyak dihasilkan oleh lebah liar yang bersarang di lubang-lubang pohon atau lubang-lubang batu karang. Meski begitu ada juga upaya-upaya untuk memelihara lebah-lebah tersebut dalam sebuah peternakan lebah. Kelompok Eseni merupakan salah satu yang turut memopulerkan peternakan lebah untuk diambil madunya. Dalam tradisi Yahudi, awal dari pendidikan anak adalah ditandai dengan meneteskan madu pada halaman pertama buku mereka sehingga tindakan pembelajaran harus selalu bersikap manis kepada mereka. Juga, pada perayaan tahun baru Rosh Hashana, orang-orang Yahudi makan apel yang dicelupkan ke dalam madu untuk membantu memastikan tahun manis, di mana kegembiraan dan perdamaian akan memerintah. Dalam doa-doa mistik abad pertengahan, Yesus Kristus sering disebut sebagai sarang lebah. Madu pertama kali disebutkan dalam Alkitab sebagai salah satu hadiah dikirim oleh Yakub dengan anak-anaknya ketika mereka pergi ke Mesir untuk mencari makanan selama kelaparan (Kej. 43:11). Bahkan makanan terbaik yang pernah diciptakan Tuhan untuk dimakan bangsa Israel selama di padang gurun digambarkan seperti kue madu (Kel. 16:31), meski menurut Talmud pasal kelima komposisinya hanya sedikit. Namun demikian, sekalipun amat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, penggunaan madu dengan tidak bijaksana justru akan merugikan (Ams. 25:27). Penelitian medis menyatakan bahwa pada beberapa kasus, madu malah dapat memperburuk infeksi karena mengandung glukosa dan fruktosa yang mendukung pertumbuhan bakteri. Selain itu madu juga memiliki efek pencahar pada orang yang tidak dapat mencerna fruktosa dengan baik, tetapi madu konsentrasi tinggi juga dapat menyebabkan sembelit karena dapat mengurangi air di dalam usus.
Sumber: Renungan Pagi, Maret 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||