By: Pdt. Dr. Hanny Layantara, MA & Pdm. Dr. Agnes Maria Layantara, MA | Konseling | 09 Maret 2010, 15:52:44 | Dibaca: 549 kali
Saya seorang istri yang sudah menikah hampir 20 tahun. Tetapi kondisi keluarga kami jauh dari suasana harmonis. Suami sering berkata-kata kasar dan tidak pernah memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga secara layak. Anak-anak pun cukup menjauh dari. Saya bingung, haruskah saya mengajukan cerai? Terkadang saya sudah lelah menghadapi semua ini. Terima kasih.(D-Semarang)
Menjalani hidup pernikahan hampir 20 tahun dalam suasana tidak harmonis, pastilah tidak mudah dan melelahkan. Namun, sesukar apa pun Ibu harus menjalaninya dengan penuh ketabahan. Seringnya suami berkata-kata kasar bukan saja disebabkan faktor temperamen, tapi juga ada kaitannya dengan faktor ekonomi. Kebutuhan seorang suami adalah dihargai: “Hai istri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan” (Efesus 5:22), bahkan kepada yang tidak rohani sekalipun (1 Petrus 3:1). Perubahan harus dari Ibu sendiri sebagai istri. Tetaplah hargai suami walaupun tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga secara layak. Kalau Ibu masih bisa membantu mencari nafkah, bersyukurlah. Kejengkelan bahkan sakit hati terhadap suami dan keadaan, tidak mengubah apa-apa. Tuhan menjanjikan berkat di tengah kesatuan, kerukunan. Binalah hubungan yang baik dengan anak-anak. Apalagi anak-anak Ibu sudah remaja menjelang dewasa, sangat membutuhkan komunikasi yang sehat. Untuk dapat mencapai semua itu, mulailah dari Ibu. Dekatkanlah diri Ibu kepada Tuhan. Bergabunglah dengan gereja dan persekutuan doa yang memberi pengajaran yang menguatkan, dan menolong Ibu mengalami pemulihan dalam keluarga. Ajaklah juga suami dan anak-anak untuk mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tuhan Yesus adalah Juruselamat dan sumber pengharapan.
Perceraian sama sekali bukan jalan keluar yang sesuai Firman Tuhan. Mal. 2:16a berkata “Sebab Aku membenci perceraian, firman Tuhan, Allah Israel” dan di Mat.19:6 “Apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” Doa kami menyertai. Tuhan memberkati!
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN