By: aw | Renungan | 08 Maret 2010, 15:46:06 | Dibaca: 540 kali
Bacaan: Filipi 1:18-26 Isaac Asimov menceritakan kisah tentang seorang lelaki bernama Jones yang mabuk laut karena melakukan perjalanan laut yang berat. Pada saat itu, seorang pelayan kapal yang baik menepuk pundak Jones dan berkata, “Saya mengerti keadaan ini sangat tidak menyenangkan bagi anda. Namun percayalah pak, tidak pernah ada orang yang meninggal karena mabuk laut.” Jones mendongakkan wajahnya yang pucat kepada pelayan yang penuh perhatian itu dan menjawab, “Oh, jangan katakan itu! Justru harapan indah tentang kematianlah yang membuatku tetap bertahan hidup.”
Kata-kata Jones itu mengungkapkan suatu makna, bukan sekadar ironi. Sebagai orang percaya, saya mendengar gema kata-kata Paulus kepada jemaat di Filipi. Ia berkata bahwa harapan indah tentang kematianlah yang membuatnya tetap bertahan (Flp. 1:21-23). Paulus tidak meminta dilepaskan dari penderitaan, karena pengharapannya berakar dalam Kristus kelak akan membawa Paulus ke hadirat-Nya di dalam kerajaan surga. Di kerajaan surga tak ada lagi penderitaan, air mata, atau sakit-penyakit. Bahkan, segala penderitaan yang pernah dikenyam Paulus selama di dunia ini seakan kehilangan kekuatannya sama sekali untuk membuat Paulus meragukan cinta sejati-Nya.
Bagaimana mungkin harapan untuk bertemu Kristus, yakni saat kematian menjemput atau saat kedatangan Kristus, dapat membuat Paulus tetap bertahan? Harapan itu memberinya makna yang mendalam untuk setiap hal yang dialami dan memberinya alasan untuk hidup bagi Kristus. Selain itu, harapan tersebut juga memberinya dorongan untuk memusatkan perhatian kepada sesama yang membutuhkan penguatan. Ia berkata, “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Satu-satunya alasan kita hidup adalah untuk menyenangkan-Nya.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN