08 Februari 2012, |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Main Kotor Demi ProyekBy: A. Afriadi | Hot News | 06 Maret 2010, 13:10:02 | Dibaca: 474 kali Tak hanya dihina, keutuhan rumahtangganya pun terkena getahnya. Semua demi proyek yang harus goal. Semua demi bisnisnya. Tujuh tahun lamanya keterpurukan merajam hanya lantaran sering main kotor. Di zaman angkatan bengkok, suap-menyuap, lobi sana-sini, menjadi hal biasa dalam memutar roda bisnis. Tak ketinggalan pula pengusaha muda yang bergerak dalam dunia property, Enos Justin (43). “Biasanya kita diharuskan membayar dengan jumlah tertentu untuk memenangkan sebuah proyek,” terangnya kepada Bahana. Enos mengaku, bukan semata-mata melihat atau mendengar dari cerita orang, melainkan karena pria berkacamata ini melakukannya. Lukisan buram pernah menggambarkan kehidupannya ketika pikiran, dan hatinya belum mencapai titik kematangan. Demi meng-goal-kan proyek besar untuk perusahaannya, ia rela menjerumuskan dirinya dalam permainan kotor. Semua berjalan mulus-lus bak pengemudi yang melaju kencang di jalan tol. Tanpa hambatan. Sejumlah uang yang telah disetorkan itu membuahkan hasil. Proyek itu pun berhasil dimenangkannya. Meskipun “ikan-ikan lezat” memperlicin usahanya, bukan berarti kehidupannya kian baik. Mungkin hanya tampak di mata saja, tapi siapa tahu apa yang terjadi di balik tembok rumah mewahnya? Seperti yang diakuinya, penghinaan akan kenekatannya main kotor selalu mengintimidasi. Bahkan, keutuhan rumahtangganya mengalami goncangan. Bukan dalam waktu yang singkat ia terjerembab dalam kubangan kehancuran. Tujuh tahun lamanya, bapak tiga anak ini harus merangkak untuk kemudian bangkit kembali. Dan…….
Sumber: Majalah Bahana, Maret 2010 [Kembali] Top Gallery Most Wanted
Semua Warta »Warta Selengkapnya |
Cari Arsip
Warta Kita
Video
Beranda Chat
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
Online Counseling
Butuh konseling segera
«Klik di sini» *)Konseling ini bersifat gratis dan dibuka selama jam kerja (08.00 - 15.00 WIB) Top Artikel
Polling
SMS Renungan
Untuk Renungan Malam Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke: TELKOMSEL (Simpati, HALO, Kartu As): 5454 Telkom (Flexi Classy, Trendy, Combo): 7363 XL (Jempol, Bebas, Explor): 7363 Khusus Renungan Siang Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti: UNREG <spasi> REMA atau REPA atau SIANG *) Rp. 1000,- per SMS + PPN Sabda Tuhan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hot News | Misi Gereja | Bible World | Inspirasi | Vitamin | Konseling | Kesaksian | Tips | Renungan | Jadwal | Buku | Musik | Book Store |Profil | Artikel | Artis dan Tokoh | Apresiasi | |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Moderator: Admin: |
Copyright © Andi Offset - 2012 - All Rights Reserved Jl. Beo 38 - 40, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 545465 Fax (0274) 545465 Email: info@ebahana.com Kontak Redaksi Majalah Bahana: redaksi@bahana-magazine.com |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||