By: Pdt.DR.Ir. Niko Njotorahardjo | Inspirasi | 05 Maret 2010, 13:26:07 | Dibaca: 424 kali
Bila seseorang bertanya, apakah tujuan Tuhan menciptakan saudara? Apakah jawaban saudara? Firman Tuhan mengatakan kita diciptakan bagi kemuliaan-Nya.
Untuk alasan memuliakan Tuhan, maka segala sesuatu yang kita lakukan, sebaiknya dipastikan hanya untuk kebesaran-Nya. Bukan untuk tujuan yang lain. Bila saudara melakukan itu, maka saudara akan berbahagia.
Saya senang dengan seorang tokoh dalam Alkitab. Namanya Yabes. Yabes adalah keturunan Yehuda yang artinya pujian. Nama Yabes berbicara tentang kesakitan, penderitaan dan kesengsaraan. Pokoknya, semua yang tidak enak. Itulah keadaan Yabes. Namun, Yabes tidak mau diam dalam kesengsaraan dan penderitaan.
Apa yang ia lakukan? Ia datang dan berseru kepada Tuhan sebagaimana tertulis dalam 1 Tawarikh 4:10.“Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: “1Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.”
Dari ayat di atas ada tiga pokok doa Yabes: 1. Kiranya Tuhan memberkatinya berlimpah-limpah. 2. Kiranya Tuhan memperluas daerahnya. 3. Kiranya tangan Tuhan menyertai dan melindunginya dari malapetaka sehingga kesakitan tidak menimpanya. Dari ketiga pokok doa itu, luar biasanya ketiganya dikabulkan Tuhan. Apa rahasianya?
RAHASIA DOA YABES 1 Tawarikh 4:9 mengatakan, Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya...... Mengapa Yabes lebih dimuliakan? Karena Yabes memuliakan Tuhan!
1 Samuel 2:30b mengatakan, “Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah.....” Kalau kita memuliakan Tuhan, maka kita pasti dimuliakan. Doa kita pun dijawab-Nya.
Apa pun yang saudara lakukan. Apa pun yang saudara kerjakan, apakah untuk memuliakan Tuhan atau tidak? Kalau memuliakan Tuhan, lakukanlah itu! Kalau tidak, sebaiknya jangan lakukan! Itulah artinya memuliakan Tuhan.
Kalau kita taat kepada firman, karena kesukaan kita adalah firman Tuhan dan merenungkannya siang dan malam, maka kita ibarat pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang berbuah pada musimnya. Daunnya tidak pernah layu dan apa saja. Apa saja yang diperbuatnya berhasil! (Mzm. 1: 1–3).
KEBERHASILAN & BAHAYA Kalau saudara melakukan apa saja dan semua rasanya mulus-mulus saja, itu berbahaya buat saudara. Mengapa berbahaya? Sebab kita akan menjadi sombong dan Tuhan menentang orang-orang sombong.
Maka, semua itu proses supaya kita selamat, tetapi yang jelas pada akhirnya pasti berhasil.
Apa menjadi kunci keberhasilan itu? Ketaatan! Artinya, percaya dan lakukan.
Amsal 3 : 9 – 10: “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.”
Saya percaya, ini adalah hari di mana kita akan mempersembahkan buah sulung untuk Tuhan. Buah sulung itu artinya, persembahan dari apa yang kita dapatkan dari awal tahun ini. Maka, muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu. Memang ayat ini sering diterjemahkan sebagai persepuluhan, tetapi adalah minimalnya. Karena kadang-kadang ada orang yang menyerahkan 100%, 30%, 20%, dan seterusnya. Yang penting saudara memuliakan Tuhan dengan harta saudara dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu. Tuhan berjanji, maka lumbung-lumbungmu akan diisi melimpah dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya. Amin!
Tak semua kisah kehidupan setiap orang akan seperti Yabes. Ambil contoh mereka yang hidup dikitab Perjanjian Baru; banyak dari mereka yang mengikut Tuhan dan memang miskin dan direndahkan dikehidupan masyarakat...seperti para rasul yang hidupnya sangat sederhana apa yang ada...bahkan mereka mati mengenaskan. Mengikut Tuhan ada salib yang harus dipikul. Walupun benar ada mereka yang mengikut Tuhan diberkati melimpah dalam hal kedudukan atau keuangan. Tetapi bukan itu yang dicari seseorang yang mengikut Tuhan Yesus. Entah sakit, sehat, kaya, miskin, disiksa, bahagia...semuanya dipanggil untuk BERSUKACITA. Semua anak-anak Tuhan dipanggil bukan memberikan sepersepuluh / perpuluhan seperti kehidupan di Perjanjian Lama. Kita hidup dalam Perjanjian Baru dimana 100% dari semua hidup kita HARUS dipersembahkan kepad Tuhan. Baik yang sakit, yang sehat, yang kaya, yang miskin, yang sengsara disiksa, yang senang dan berkecukupan...semua yang menjadi anak Tuhan adalah milik Tuhan. Silahkan Anda minta kekayaan, kesehatan, kemakmuran, dan apa saja...tetapi Tuhan punya rencana.
Menginformasikan menjadi orang Kristen adalah hidup kaya, enak, sehat adalah ajaran sesat. Mengikut Tuhan adalah memikul salib.
Kisah Kasih di Wonogiri Jejak-jejak Kesembuhan di Hari Jadi Wonogiri ke-269
Langit di Kabupaten Wonogiri sedang tak bersahabat. Mendung, hujan, ... Selengkapnya
Remaja & Pacaran Wajarkah jika remaja Anda mulai melirik lawan jenisnya? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini. Sebagian orangtua ... Selengkapnya
•
Mempersulit Tuhan? “Tetapi kata Musa: “Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan ... Selengkapnya
•
Jangan Terperdaya Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya (Ams. 12:5)
Seorang teman dengan penuh semangat ... Selengkapnya
•
Menghargai Kemampuan Diri Orang yang puas dengan dirinya akan menghargai kapasitasnya. Dia membangun motivasi internal untuk mendisiplin diri, ... Selengkapnya
Berjalan dalam Waktu Tuhan Ester Setiawan (43), adalah seorang staf administrasi keuangan di salah satu perusahan kontraktor di Jakarta. ... Selengkapnya
Kristen Popeye Mazmur 119:97-105Popeye The Sailor Man adalah nama serial kartun yang cukup terkenal di kalangan anak-anak. ... Selengkapnya
•
Bejana yang Diremukkan Yeremia 18:1-7Setelah berkhotbah di hadapan ratusan orang, Hokkie diminta berkhotbah di hadapan tidak lebih dari ... Selengkapnya
•
Awasilah Pikiranmu Bacaan: Filipi 4:2-9 Sebuah sistem elektronik baru untuk fungsi sensor bernama ClearPlay kini mulai diterapkan ... Selengkapnya
•
Dua Kunci Sukses Bacaan: Amsal 24:1-7Hoka-Hoka Bento, J.CO Donuts & Coffe, Lea, dan Byon adalah beberapa merk asli ... Selengkapnya
•
Everything Is Possible Bacaan: Matius 19:16-26Percayakah Anda bahwa suatu saat kelak manusia akan dapat terbang? Inilah pertanyaan yang ... Selengkapnya
•
Menghadapi Jalan Buntu Bacaan: Mazmur 25:14-22Sewaktu kecil saya sering bersepeda mengelilingi kompleks tempat tinggal saya. Meski terkadang melelahkan, ... Selengkapnya
•
Adakah Tuhan? Bacaan: Keluaran 17:1-7Sebuah situs radio internasional menyebutkan, menurut hasil penelitian yang melibatkan Vrije Universiteit di ... Selengkapnya
•
Gagal Itu Biasa Bacaan: Hakim-hakim 16:23-31Berbicara mengenai kegagalan, kita pasti tidak mau mengalaminya, tetapi harus mengalaminya jika ingin ... Selengkapnya
Ateisme Masih Menjadi Masalah Jakarta, BahanaAteisme masih merupakan masalah. Sebagai cabang aliran ini masih terus bertumbuh dan mengambangkan sayap. ... Selengkapnya
•
Yulia dan Kawan-kawannya Jakarta, Bahana
“Di akhir 2009, saya sedang mendengarkan lagu-lagu rohani. Saat itulah muncul kerinduan saya untuk ... Selengkapnya
Sampaikan uneg-uneg Anda dalam Beranda Chat ini, seperti ujud doa, salam-salam, usul, saran, dll. Mohon tidak berbau SARA. (Jam kerja admin: 08.00 - 15.00 WIB)
>Ketik REG <spasi> REMA Untuk Renungan Malam
Ketik REG <spasi> REPA Untuk Renungan Pagi Kirim ke:
5454 (Telkomsel),
7363 (Flexi dan XL) Khusus Renungan Siang
Ketik REG <spasi> SIANG dan kirim ke 5454 (Telkomsel) Untuk berhenti:
UNREG <spasi> REMA atau REPA
atau SIANG
*) Rp. 1000,- per SMS + PPN